Bantuan Kemanusiaan Untuk Flores dari Warga Mimika Terkumpul 200 Juta-an
Ketua IKF Mimika Gabriel Zezo
MIMIKA, BM
Pasca Gempa bumi M7,7 yang terjadi di Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT) pada Sabtu, 15 Agustus 2026, Ikatan Keluarga Flobamora (IKF) Kabupaten Mimika berhasil menggalang dana sekitar Rp200 juta selama empat hari.
Hal ini disampaikan Ketua IKF Mimika Gabriel Zezo kepada BeritaMimika ketika ditemui di Posko Penggalangan Dana, Jalan Belibis, Sabtu (22/8/2026).
“Kami diberi waktu lima hari tapi tidak menutup kemungkinan akan diperpanjang karena gempa di Flores belum berhenti. Memang banyak bantuan dari pusat tetapi belum bisa sampai ke lokasi karena sulitnya jalan putus sehingga memakai helikopter atau laut,” katanya.
“Kami akan minta ijin perpanjangan. Hari ini merupakan yang kelima, terakhir sampai hari keempat terkumpul sekitar Rp200 juta,” ungkapnya.
Ia menyampaikan berdasarkan informasi yang ia terima terdapat 80 orang korban dinyatakan meninggal.
“Bantuan dipusatkan ke Maumere dan Labuan Bajo. Namun, dari Maumere ke lokasi Nagekeo maupun dari Labuan Bajo lewat udara melalui helikopter. Mangkanya belum tersentuh,” ucapnya.
Guna memastikan bantuan yang disalurkan tepat sasaran, dikatakan Flobamora Mimika akan mengutus satu dua orang langsung ke Flores.
“Kami sangat berduka dengan gempa yang terjadi di Flores pada umumnya, karena gempa kali ini berat. Ada sekitar enam kabupaten terdampak, kami sangat turut berduka cita,” tuturnya.
Gabriel Zezo berharap agar mereka yang terdampak tetap berjuang, bertahan dan berdoa sampai bantuan datang.
“Kami juga berterimakasih kepada pemerintah yang sudah mengerahkan semua kekuatan untuk membantu saudara-saudara yang ada di Flores,” pungkasnya. (Elfrida Sijabat)




















