Hidupkan Seni Tari Yang Mulai Terdegradasi Oleh Zaman : Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Gelar Lomba Tari Seka

Salah satu peserta sedang memperagakan tari seka

MIMIKA, BM

Dinas Pariwisata Kebudayaan Pemuda dan Olahraga Mimika menyelenggarakan Lomba Tarian Seka Tingkat SMP, SMA/SMK usia 13-18 tahun.

Perlombaan ini diikuti oleh 15 sekolah dimana tiap tim terdiri dari 12 personel dan 1 komando yang diselenggarakan di Pasar Sentral Lokasi Kuliner, Sabtu (1/10/2022).

Mewakili pemerintah daerah, kegiatan ini dibuka oleh Staf Ahli Bidang Ekonomi dan Keuangan Maria Rettob didampingi Dinas Pariwisata Kebudayaan Pemuda dan Olahraga, Yopi Toisuta.

Tujuan kegiatan ini adalah memberikan wadah bagi siswa untuk mengembangkan kreatifitas dalam seni tari, mengembangkan imajinasi dan kepribadian siswa.

Juga untuk semakin meningkatkan pemahaman siswa terhadap nilai-nilai budaya melalui seni tari dan membina kerjasama antara siswa dan guru.

Adapun juri dalam lomba seka ini merupakan tokoh sekaigus praktisi kebudayaan suku Kamoro yakni Dominggus Kapiyau, Thomas Moutaweyau dan Ibu Elisabet.

Staf Ahli Bidang Ekonomi dan Keuangan Maria Rettob mengatakan, kegiatan peningkatan pendidikan kebudayaan dan pelatihan SDM khususnya tarian tradisional tingkat sekolah ini untuk menciptakan peserta didik yang tidak hanya cerdas namun juga memahami, mengetahui dan mencintai budaya.

"Saya harap kegiatan ni terus berlangsung karena sangat positif apalagi anak-anak muda saat ini banyak yang sudah lupa budaya tradisional dan lebih suka budaya luar. Dinas pariwisata kebudayaan harus tetap jadikan ini sebagai kegiatan berkelanjutan sehinga jadi wadah yang baik baik pengembangan mereka ke depan," ungkapnya.

Maria Rettob mengatakan, kesenian tradisional diajarkan untuk tidak punah apalagi di zaman saat ini generasi muda lebih menyukai gadget sebagai pelariaan mereka.

Ia berharap, pengembangan budaya ini harus masuk di tiap sekolah sebagai salah satu bagian dari pelajaran ekstrakurikuler dan diharapkan dapat berkembang dan semakin dicintai oleh anak didik di sekolah.

"Saya berharap anak didik lebih mencintai kesenian tradisonal dan menjadi penerusnya. Karena kalau bukan generasi muda, siapa lagi? Mari tingkatkan kesenian tradisional ini agar tarian seka semakin dikenal secara nasional dan global agar dunia tahu bahwa tarian seka milik kita orang Mimika," harapnya.

Maria Rettob juga mengingatkan semua bahwa tarian ini merupakan warisan budaya yang harus dijaga dan dilestarikan. Sehingga nilai budaya ini harus terus terpelihara dari generasi ke generasi di Mimika.

"Kami apresiasi apa yang dilakukan oleh Dinas Pariwisata Kebudayaan Pemuda dan Olahraga Mimika melaui lomba seka ini. Kepada adek-adek semua, dalam perlombaan pasti ada yang menang dan ada yang kalah namun yang paling utama dibalik itu semua adalah kalian ada generasi penerus negeri ini. Jangan lupakan adat istiadat dan kebudayaan kita, selamat berlomba," ujarnya berpesan. (Ronald Renwarin)

Top