PT. KPI Tanggung Perlindungan Jamsostek Bagi 3.906 Pantia dan Peserta Pesparawi XIII

Ketua Umum Panitia Pesparawi XIII, Johannes Rettob menerima dukungan berupa perlindungan dari BPJS Ketenagakerjaan bagi peserta dan panitia Pesparawi XIII dari Direktur SDM PT KPI, Arony D Faruwu, Jumat (29/10/2021). Foto: PPD Pesparawi

MIMIKA, BM

Seluruh panitia dan peserta Pesta Paduan Suara Gerejawi (PESPARAWI) ke-XIII se-Tanah Papua yang jumlahnya sebanyak 3.906 orang mendapat perlindungan dari BPJS Ketenagakerjaan atau BPJAMSOSTEK.

Iuran perlindungan kepada 1.177 Panitia dan 2.726 Peserta dari21 kabupaten/kota ini diketahui, ditanggung PT Kuala Pelabuhan Indonesia (PT KPI).

Penyerahan kartu dilakukan secara simbolis oleh Direktur SDM PT KPI, Arony D Faruwu kepada Ketua Umum Panitia Pesparawi, Johannes Rettob, didampingi Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Mimika, Verry K Boekan di Sekretariat Panitia Pesparawi XIII Jalan Yos Sudarso Timika, Jumat (29/10).

Ketua Umum Panitia Pesparawi XIII, Johannes Rettob mengungkapkan, sejak awal Panitia sudah memikirkan untukmemberi jaminan kepada peserta dan panitia, namunanggarannya terbatas.

Setelah bertemu manajemen PT Kuala Pelabuhan Indonesia pada saat momen anugerah Paritrana Award, saat itu pula PT KPI menyatakan kesiapannya mendukung Pesparawi.

"Terimakasih kepada KPI yang mau jamin peserta dan panitia," katanya.

Dengan dukungan ini, maka peserta dan panitia kini terlindungijika mengalami risiko. Namun, John Rettob berharap semuapeserta dan panitia tidak mengalami risiko selama kegiatan.

Direktur SDM PT KPI, Arony D Faruwu menyatakan, keberadaan PT KPI di Mimika tidak berdiri sendiri. Keberhasilan PT KPI tidak terlepas dari dukungan stakeholder dan masyarakat.

Untuk itu sebagai bentuk kontribusi PT KPI, maka melalui momen Pesparawi ke-XIII se- Tanah Papua sebagai agenda Pemda Mimika, PT KPI ingin melakukan sesuatu dengan cara menjaminkan seluruh peserta dan panitia melalui skema CSR.

"Kali ini kita mau kolaborasikan CSR dalam bentuk pemberian jaminan bagi panitia dan peserta Pesparawi," ujarnya. 

Ia berharap, dengan keterlibatan KPI ini bisa mendukungkelancaran Pesparawi. KPI juga terus berkomitmen melakukanhal yang sama bagi masyarakat Kabupaten Mimika.

Sementara itu Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Mimika, Verry Boekan menambahkan, panitia yang dilindungi sebanyak1.177 termasuk relawan dan peserta sebanyak 2.726. Untuk dua manfaat program yaitu jaminan kematian dan jaminan kecelakaan kerja.

Masa berlaku kartu terhitung mulai 28 Oktober sampaiPesparawi selesai. "Biaya disponsori PT KPI. Jadi kami dariBPJS Ketenagakerjaan, sampaikan terima kasih kepada PT KPI yang berikan CSR untuk iuran peserta dan panitia Pesparawi," katanya.
(Selvi/Sam Nussy/ Pesparawi XIII)

 

Top