STQ ke-10 Tahun 2021 di Mimika Diikuti 104 Peserta

Sekda Mimika Michael R Gomar memukul beduk tanda dimulainya STQ ke -10 di Mimika

MIMIKA, BM

Seleksi Tilawatil Quran tingkat Kabupaten Mimika ke-10 Tahun 2021 secara resmi dibuka pada Jumat (26/3) malam di Aula Serbaguna Masjid Agung Babussalam.

Pembukaan STQ oleh Sekda Mimika, Michael R Gomar disaksikan 19 dewan hakim termasuk satu koordinator, perwakilan MUI, Kantor Pengadilan Agama, perwakilan TNI-Polri serta organisasi kemasyarakatan dan Majelis Taqlim.

Kegiatan ini akan berlangsung hingga dua hari ke depan dengan jumlah peserta sebanyak 104 orang yang terbagi dalam dua cabang yakni Tilawah dan Hifdzil Quran.

Sekda Mimika, Michael R Gomar menyampaikan bahwa kegiatan STQ adalah wujud nyata keseriusan masyarakat Islam di Mimika dalam melakukan pengembangan generasi Qurani. Menurutnya STQ ini akan semakin meningkatkan kualitas Qori dan Qoriah.

Menurutnya, pemerintah daerah berharap agar ajang STQ tidak hanya menjadi lomba semata tetapi juga sebagai saluran peneguhan syiar Islam, sehingga Qori dan Qoriah dapat menjadi sumber 'cahaya' umat Islam khususnya di Mimika.

"Semua peserta harus menampilkan yang terbaik dalam lomba ini, selain itu semua juga harus berlomba untuk berbuat dan menebarkan kebaikan,"harapnya.

Ketua Panitia STQ, Ust Abdul Syakur SPdI mengatakan STQ ke-10 ini bertujuan untuk menumbuhkembangkan pemahaman isi Alquran.

"Kegiatan ini juga bertujuan untuk seleksi di tingkatan kabupaten sebelum mengikuti kegiatan serupa di tingkat Provinsi dan Nasional nanti," ungkapnya.

Apresiasi juga diberikan kepada Pemda Mimika karena telah merespon dan mendukung kegiatan keagamaan ini sehingga kegiatan boleh berjalan baik dan lancar.

"Sebelumnya digolongan kaligrafi sudah ada yang pernah mewakili provinsi Papua ke tingkat nasional. Dia disini juara satu dan di Jayapura juga juara. Maka kami harap para peserta hari ini termotivasi untuk menunjukkan penampilan terbaiknya,"ujar Wakil Ketua LPTQ Kabupaten Mimika, Ust Akhir Iribaram.

Sementara itu, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Mimika, Utler Adrianus SE berharap dewan hakim bekerja secara profesional sehingga melahirkan Qori dan Qoriah yang berkualitas.

Ia juga menjelaskan bahwa STQ mempunyai dua dimensi yakni sebagai pegangan hidup dalam berbagai sendi kehidupan umat beragama dan dimensi lainnya yakni STQ sebagai sarana dakwah.(Ignas)

Top