Lakukan Kunker, Komisi C Temukan Sejumlah Kejanggalan Pada Proyek yang Dikerjakan


Komisi C Saat berkunjung ke Bandara Moses Kilangin Sisi Selatan 

MIMIKA, BM

Komisi C DPRD Mimika, melakukan kunjungan kerja pada hari ini, Selasa (3/11) di tiga lokasi berbeda yang saat ini sedang dalam proses pengerjaan oleh pemerintah daerah.

Kunjungan kerja dilakukan ke Lorong Bela Jalan Cenderawasih SP II, Bandara Moses Kilangin sisi selatan, Jalan C Heatubun dan pembuatan bundaran taman di Jalan Cenderawasih.

Kunker ini dipimpin oleh Ketua Komisi C Elminus Mom dan anggotanya Saleh Alhamid, Amandus Gwijangge, Yulian Salosa dan Sasiel Abugau.

Saat mendatangi Lorong Bela, mereka mendapati kondisi jalan ini bergelombang padahal telah di hotmix.

Parahnya lagi, anggaran yang diberikan untuk hotmix lorong ini seharusnya menembus lorong samping BPJS Ketenagakerjaan, namun hanya setengah jalan saja yang dihotmix.

Kunker di Bandara Moses Kilangin sisi selatan, anggota Komisi C diterima oleh Agus selaku konsultan penimbunan dan pengerasan lahan parkir serta pembuatan saluran air bandara ini.

Agus menjelaskan proyek tersebut akan berakhir tanggal 31 Desember mendatang dengan progres pengerjaan tahun ini hanya dikerjakan 30 persen dan akan dilanjutkan tahun depan.

Namun sayangnya, pekerjaan ini dinilai lamban karena hingga sekarang progresnya baru capai 6 persen dari yang ditargetkan.

"Tahun ini hanya sampai 30 persen saja dan akan dilanjutkan tahun 2021. Untuk pengerjaan sudah 5 sampai 6 persen, jadi target kita sampai tanggal 31 Desember sudah harus capai 30 persen," kata Agus.

Selain itu ia juga menjelaskan untuk pengerjaan pemasangan jaringan listrik akan dilakukan tahun depan.

Kunjugan selanjutnya di Jalan C Heatubun untuk memastikan progres pengerjaan pelebaran jalan tersebut, yang mana didapati drainase tersebut sangat besar sehingga terkesan membuang-buang anggaran.

Anggota Komisi C, Saleh Al Hamis mengatakan berdasarkan hasil kunjungan ini, pihaknya akan mengagendakan pertemuan dengan OPD PU dan para kontraktor untuk meminta tanggungjawab mereka.

"Kita datang untuk melihat langsung program pembangunan yang sedang dilakukan, karena kita sudah banyak mengeluarkan anggaran namun ada oknum-oknum kontraktor yang nakal. Terkait kunjungan ini, kami akan minta mereka jelaskan dan rincikan dalam pertemuan nanti," ujarnya. (Rafael)

Top