Irwan, Wajib Pajak Asal Pasar Sentral Menangkan Undian Utama Yamaha N-Max PBB-P2 2020

Bupati Mimika Eltinus Omaleng saat menarik undian utama PBB-P2 Tahun 2020 di Kantor Bapenda
MIMIKA, BM
Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Mimika pada hari ini, Selasa (3/11) melakukan penarikan undian berhadiah Pekan Panutan Pembayaran Pajak Bumi dan Bangunan Pedesaan dan Perkotaan (PBB-P2) Tahun 2020.
Acara yang dilangsungkan secara live streaming melalui youtube dan facebook Bapenda Mimika ini dihadiri Bupati Eltinus Omaleng didampingi Pjs Sekda Jenni O Usmani, staf ahli dan staf khusus serta sejumlah pimpinan OPD Pemda Mimika.
Bupati Mimika Eltinus Omaleng pada kegiatan ini melakukan penarikan undian hadiah utama dan pemilik nomor undian 04906 atas nama Irwan yang berdomisili di Kelurahan Pasar Sentral mendapatkan motor Yamaha N-Max Putih.
Sekretaris Bapenda Julianus Hamba Pabuntu dalam laporannya menjelaskan, giat ini dilakukan sebagai bentuk teladan dan panutan kepada masyarakat tentang pentingnya membayar pajak.
“Ini juga sebagai bentuk peningkatan kesadaran dan kepatuhan wajib pajak dalam membayar pajak,” ujarnya.
Ia menjelaskan, katena situasi pandemi Covid-19, giat yang dilangsungkan di Kantor Bapenda ini dilakukan melalui sistem jemput bola dan penarikan undian berhadiah secara live.
Kepala Bapenda Dwi Cholifah menjelaskan, PBB-P2 merupakan salah satu pajak daerah kabupaten kota dari 11 jenis pajak daerah yang ada.
Dalam realisasinya, pemerintah daerah Mimika terus mengoptimalkan penerimaan pajak daerah melalui intensifikasi dan ekstensifikasi sehingga penerimaan dari sektor pajak daerah senantiasa meningkat dari tahun ke tahun.
Dwi Cholifah pada momen ini melaporkan target dan tealisasi PBB-P2 selama lima tahun terakhir.
Ia menyebutkan, tahun 2016 target PBB-P2 sebesar Rp33 miliar terealisasi 32.295.451 (97,68 persen).
Tahun 2017 targetnya Rp38 miliar terealisasi Rp36 miliar (95,36), 2018 Rp41 miliar terealisasi Rp41 miliar (100,10) dan tahun 2019 Rp41 miliar terealisasi Rp42 miliar (101,88).
Sementara target tahun anggaran 2020 sebesar Rp50 miliar dan terhitung hingga 31 Oktober telah mencapai Rp49.7 miliar atau 99,41 persen.
Dwi mengatakan situasi pandemi mengharuskan kegiatan pekan panutan yang biasanya dilakukan di depan kantor, tahun ini diselenggarakan sedikit berbeda.
Layanan jemput bola dilakukan di beberapa titik yakni di terminal Kuala kencana, Balai kampung Kadun Jaya, Balai Kampung Karang Senang dan Kantor Distrik Mimika Baru
“Hari ini merupakan puncak rangkaian kegiatan berupa penarikan undian berhadiah kepada wajib pajak yang telah melakukan pembayaran sebelum jatuh tempo 31 Oktober 2020,” ungkapnya.
Lanjutnya, perkembangan Mimika yang cukup pesat dibawah pimpinan Bupati Eltinus Omaleng dan Wakil Bupati Johannes Rettob mengharuskan peningkatan NGOP PBB-P2 di kiri kanan jalan yang telah dibangun. Hal ini didasari pada Peraturan Daerah (Perda) Nomor 4 Tahun 2011 tentang PBB-P2 pasal 6 ayat 2.
“Saya menyampaikan terimakasih kepada seluruh masyarakat Mimika yang selalu berperan aktif membayar pajak bumi dan bangunan. Gambaran realisasi tahun ini per 31 Oktober 2020 menunjukan tercapai 99, 41 persen merupakan gambaran tingkat partisipasi masyarakat yang cukup tinggi apalagi dalam suasan pandemi saat ini,” ungkapnya.
Dwi Cholifah juga memberikan apresiai kepada Bank Papua Cabang Timika sebagai bank persepsi dalam pengelolaan penatausahaan PBB-P2 dan juga kepada semua pihak yang selama ini memberikan dukungan kepada Bapenda Mimika.
Bupati Eltinus Omaleng dalam sambutannya juga memberikan apresiasi kepada masyarakat Mimika terutama wajib pajak yang telah melaksanakan tanggungjawab membayar pajak sebelum batas jatuh tempo.
“Kita berada dalam situasi sulit namun semangat dan rasa tanggungjawab kita sebagai warga negara taat pajak tetap kalian laksanakan. Buktinya kita sudah capai target Rp49,7 miliar dari target Rp50 miliar di 2020. Terimakasih kepada masyarakat dan pegawai Bapenda atas capaian ini,” ungkapnya.
Ia mengatakan, kegiatan pekan panutan ini pada dasarnya bertujuan meningkatkan kesejahteraan dan kesadaran serta memberikan contoh teladan kepada masyarakat dalam membayar pajak daerah khususnya PBB-P2 sebelum jatuh tempo.
“Walau tahun ini kita tidak laksanakan secara langsung, namun saya berharap sebagai warga negara yang baik mari kita tetap patuh, peduli dan bertanggungjawab bersama dalam membayar pajak untuk membangun negeri kita Mimika” harapnya.
Bupati menjelaskan, kepatuhan pelunasan PBB-P2 ini juga merupakan aksi kemansuian dan kolaborasi bersama dalam menghadapi pandemi Covid-19. Hal ini sejalan dengan realokasi angaran belaja Pemda Mimika 2020 untuk lebih fokus pada penanganan Covid-19.
“Pajak yang kita bayar ini pada akhirnya akan kembali untuk kepentingan kita semua,” ujarnya.
Bupati juga menegaskan bahwa kepala distrik, lurah, kepala kampung dan Rt, merupakan ujung tombak pemerintah dalam mendorong masyarakat untuk membayar PBB-P2.
“Kelunasan PBB-P2 2020 merupakan salah satu indikator kalian berhasil melaksanakan tugas di wilayah masing masing untuk membangun Kabupaten Mimika,” tandasnya. (Ronald)



