Peringati HUT Mapurujaya ke-49, Bupati : Tahun 2026 Miktim Harus Jadi Tempat Wisata

Bupati Mimika Johannes Rettob didampingi Wakil Bupati Mimika Emanuel Kemong dan Kepala Distrik Mimika Timur Bakri Athoriq memotong kue tumpeng HUT Mapurujaya ke-49

MIMIKA, BM

Dengan berbagai keragaman budaya serta adanya UMKM di wilayah Distrik Mimika Timur menjadi suatu kekuatan utama. Oleh karena itu, Bupati Mimika Johannes Rettob mengajak di tahun 2026 mendatang Mimika Timur (Miktim) harus jadi tempat wisata.

"Mulai tahun 2026 kita akan pikirkam Miktim ini jadi satu tempat yang menjadi tempat wisata. Pemerintah distrik jadi pionernya, mulai sekarang kalian pikirkan apa yang harus dibuat, kemudian dianggarkan di tahun 2026 supaya semua orang datang di Miktim," kata Bupati John saat memberikan sambutan di HUT Mapurujaya ke-49 yang berlangsung dipelataran Kantor Distrik Miktim, Selasa (19/08/2025).

Selain ada festival budaya dan UMKM yang dinilai sudah bagus, Bupati Mimika juga berharap dibangkitkan kembali adat tradisional Wania, tradisional Kaugapu dan Miktim yang lainnya.

"Sekaligus jadi festival budaya bakau. Supaya setiap tahun kita undang orang datang kesini. Saya berharap perahu sendok harus dihidupkan kembali dan diperlombakan dengan melibatkan masyarakat Mimika Barat, Mimika tengah dan Mimika Timur Jauh," ucap Bupati John.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati menyampaikan kepada pihak Distrik segera mengusulkan untuk ditetapkan dalam Peraturan Bupati, agar setiap tanggal 19 Agustus ditetapkan dl sebagai hari jadi Mapurujaya.

"Kalau belum ditetapkan sebagai hari ulang tahun Miktim, pak Kadistrik harus usulkan untuk ditetapkan dalam Peraturan Bupati dan wajib dilaksanakan setiap tahun," kata Bupati John.

Menurut Bupati Mimika bahwa wilayah Miktim dengan begitu banyak masyarakat, sangat diharapkan peningkatan ekonomi, pertumbuhan masyarakat, angka harapan hidup, dan indeks prestasi manusia akan terus meningkat.

"Jadi ini tugas kita semua. Miktim harus sehat, harus cerdas, harus aman, damai. Dan kalau itu semua sudah kita wujudkan maka tentunya pemberdayaan peningkatan ekonomi masyarakat ini akan semakin lebih baik," ujar Bupati John.

Kata Bupati, selain memajukan ekonomi, kita perlu menjaga keberagaman budaya yang saat ini luar biasa di Miktim.

"Ini sebagai kekuatan utama dan sekarang Mimika ini kita punya take line namanya Mimika Rumah bersama. Maka semua kita dari berbagai budaya, suku, agama kita hidup sama-sama rukun disini untuk membuat Mimika ini menjadi Mimika Rumah Kita bersama," kata Bupati John.

Sementara itu, Kepala Distrik Mimika Timur Bakri Athoriq memberikan apresiasi kepada semua pihak yang sudah terlibat atas terselenggaranya semua rangkaian kegiatan peringatan HUT Mapurujaya.

"Saya ucapkan terimakasih banyak kepada semua pihak yang sudah terlibat, walaupun cuaca tidak mendukung tapi semua rangkaian kegiatan hingga hari ini semua berjalan lancar dan aman," ucapnya.

Disampaikan juga peringatan HUT Mapurujaya imi bukan sekedar seremonial, tapi momen pengharapan kita untuk mengenang kembli Distrik sebagai cikal bakal terbentuknya Kabupaten Mimika.

"Saya ajak seluruh masyarakat mari kita mewarnai dan bersama-sama memajukan Distrik Miktim," ajaknya.

Perlu diketahui dalam peringatan HUT Mapurujaya ke-49 ini ditandai dengan pemotongan tumpeng. Acara ini juga diadakan prosesi adat, pemberian hadiah melalui doorprize, dan pameran hasil kerajinan tangan.

Hadir dalam kegiatan tersebut, selain Bupati Mimika Johannes Rettob, juga hadir Wakil Bupati Mimika Emanuel Kemong, Pj Sekda Mimika, Ketua DPRD Mimika beserta dua anggota lainnya, Kapolsek Miktim, Danramil Mapurujaya serta tamu undangan lainnya. (Ignasius Istanto)

Top