Komisi C DPRD Mimika Nilai Tim Gugus Tugas Sudah Optimal

Foto bersama usai RDP

MIMIKA, BM

Guna mengetahui perkembangan Covid-19 di Mimika, terutama angka kasus positif dan angka kesembuhan pasien, maka anggota Komisi C DPRD Mimika menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Tim Gugus Tugas Covid-19 di Kantor DPRD.

Pertemuan dengan Tim Gugus Tugas diwakili Juru Bicara Reynold Ubra dan Direktur RSUD Mimika, dr Antonius Pasulu.

Dalam pertemuan tersebut, Reynold Ubra memaparkan secara detail awal perkembangan kasus positif Covid-19 baik di area Tembagapura maupun Kota Timika. Selain itu ia juga memaparkan jumlah pasien sembuh dan bagaimana penanganan mereka di RSUD, RSMM dan RS Tembagapura.

Kepada wartawan, anggota Komisi C DPRD Mimika, Martinus Walilo mengatakan, tim gugus telah memaparkan perkembangan dan penanganan Covid-19 hingga saat ini.

Menurutnya, Tim Gugus Tugas Percepatan dan Penanganan Covid-19 Mimika telah bekerja maksimal dan merekapun mampu menekan peningkatan kasus.

"Ini kita lihat dari banyaknya pasien yang sudah sembuh. Menurut kami, upaya yang mereka lakukan selama ini sudah maksimal dalam menangani Covid-19 ini," ujarnya.

Martinus berharap, Tim Tugus Tugas lebih optimal lagi karena penemuan kasus virus Corona di Mimika hingga sejauh ini saja berlangsung.

"Harapan kami angka kasus posotif terus diupayakan agar jangan lagi ada penambahan kasus-kasus baru, minimal si angka normal supaya konsen kita lebih pada penyembuhan," harapnya.

Ketua Komisi C DPRD Mimika, Elminus Mom mengatakan angka kesembuhan hingga saat ini terus meningkat sesuai dengan yang dilaporkan tim gugus.

Namun di waktu bersamaan penemuan kasus positif baru masih saja meningkat. Ia berharap bukan hanya Tim Gugus Tugas namun masyarkat Mimika juga harus berkontribusi dalam menekan peningkat akan kasus positif.

"Ini tanggung jawab kita semua. Tim Gugus sudah bekerja maksimal dan harus didukung semua masyarakat. Untuk penyembuhan, Kalau obatnya tidak sesuai maka sembuhnya lama tapi kalau obatnya sesuai maka orang sembuh cepat. Prosesnya juga disesuaikan dengan penyakit bawaan yang dimiliki pasien," ungkapnya. (Shanty

Top