Makna Sumpah Pemuda, Sekolah Harus Memperingatinya : SMAN 1 Mimika Memaknainya Dalam Berbagai Kegiatan

Foto bersama Pelajar SMAN 1 Negeri Mimika usai menperingati perayaan momen HUT Sumpah Pemuda Tahun 2022
MIMIKA, BM
94 tahun silam, Sumpah Pemuda adalah tonggak sejarah kebangkitan para pemuda pemudi untuk bersatu menyerukan satu tanah air, satu bangsa dan satu bahasa yakni Indonesia.
Sejarah yang begitu lama tertorehkan, apakah generasi milenial mengetahui tentang Sumpah Pemuda?
BeritaMimika berkesempatan menemui beberapa anak muda yang ada di Kabupaten Mimika, diantaranya ada yang mengetahui ikrar Sumpah Pemuda namun ada juga yang telah lupa menyebutkannya dengan baik dan benar.
Inilah mengapa di lingkungan sekolah, peringatan sumpah pemuda harus memiliki ruang tersendiri untuk dirayakan. Karena pada dasarnya, ada banyak kisah sejarah yang lahir bagi negeri ini karena momentum tersebut.
Memaknai Sumpah Pemuda pada 28 Oktober tahun ini yang tak pernah lekang oleh jaman, sekolah harus memperingati momen ini dan salah satu sekolah yang memperingatinya adalah SMAN 1 Mimika.
SMAN 1 Mimika memaknainya dengan menggelar sejumlah kegiatan seperti debat bahasa Inggris, debat bahasa Indonesia, vocal grup dan tarian nusantara.
“Semangat Sumpah Pemuda yang dapat direalisasikan itu bahasa Indonesia, jadi kami adakan debat bahasa Indonesia, juga dalam bentuk lomba tarian dari seluruh suku yang ada di Indonesia,” kata Kepala Sekolah SMAN 1 Mimika Matheus Mamo kepada BeritaMimika Selasa (25/10/2022) di sela kegiatan.
Menurutnya, hal ini sangat baik dilakukan guna mengembangkan minat dan bakat siswa di seni dan bahasa, begitupun dalam debat para siswa diharapkan memiliki kemampuan kritis.
“Ini juga merupakan program peningkatan kompetensi siswa terutama di bidang seni dan bahasa. Semua siswa diwajibkan mengikuti lomba,” imbuhnya.
Terkait dengan tantangan masa kini, Kepsek Matheus Mamo yang juga merupakan Ketua Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) SMA Mimika sangat menyayangkan apabila ada siswa terpelajar yang terlibat kasus video porno.
“Sangat disayangkan, gadget itu penting tetapi harus bisa memaksimalkan penggunaannya untuk belajar. Peranan orang tua dan guru juga sangat penting untuk terus mengawasi anak-anak,” pungkasnya.
Bangkitlah pemuda pemudi tunas harapan bangsa, di pundakmu lah tongkat estafet perjuangan Sumpah Pemuda terpatri. Harumkan Indonesia hingga ke ujung dunia. (Elfrida Sijabat)



