Atlet Dari Lima Kabupaten Di Papua Mengikuti Open Tournament Billiard Bupati Cup 2022

 Foto bersama usai kegiatan pembukaan

MIMIKA, BM

Atlet dari lima kabupaten di Papua mengikuti Open Tournament Billiard Bupati Cup 2022 yang diselenggarakan di Kabupaten Mimika oleh Dinas Pariwisata, Kebudayaan, Pemuda dan Olahraga (Disparbudpora) melalui Persatuan Olahraga Biliar Seluruh Indonesia (POBSI) Mimika.

Lima kabupaten tersebut yakni Intan Jaya, Asmat, Jayapura, Sarmi dan tuan rumah Mimika. Adapun jumlah atlet yang akan bertarung memperebutkan trofi Bupati Mimika berjumlah 96 orang dimana tiga diantaranya merupakan atlet PON XX Papua.

Turnamen digelar dalam rangka menyambut HUT Mimika ke-26 yang diselenggarakan di Venue Billiar Mimika selama tiga hari terhitung sejak (5/10) hingga (7/10).

Staf Ahli Bidang Hukum, Politik dan Pemerintahan, Septinus Timang mengatakan turnamen merupakan kegiatan yang baik untuk mengukur kemampuan, menciptakan daya saing di kalangan para atlet billiar dan saling bertukar informasi dalam rangka meningkatkan prestasi.

“Olahraga merupakan media pendidikan yang seharusnya dan selayaknya menjadi pilar keselarasan serta keseimbangan hidup sehat dan harmonis,” katanya.

Lanjutnya, olahraga merupakan pilar penting karena jiwa fairplay, sportivitas, team work dan nasionalisme dapat dibangun melalui olahraga.

“Olahraga bukan hanya sekedar kegiatan yang berorientasi kepada faktor fisik belaka, namun juga dapat melatih sikap dan mental kita,” imbuhnya.

Ia berharap turnamen billiar ini mampu menciptakan kondisi kondusif bagi perkembangan olahraga di Mimika yang nantinya melahirkan bibit-bibit atlet muda dan meningkatkan prestasi olahraga secara optimal.

“Saya harap POBSI Mimika terus berkiprah agar Billiar semakin bergeliat di Kabupaten Mimika.” tutupnya.

Sementara itu, Sekretaris POBSI Provinsi Papua, Agus Fakaubun melihat billiar di Mimika memiliki nilai plus yakni dengan adanya sarana yang levelnya bertaraf internasional.

“Fasilitas yang satu-satunya ada di Papua artinya meja carom, meja snooker itu hanya ada di Timika dan kalau tidak dimanfaatkan dengan baik itu suatu kerugian besar,” ucapnya.

“Kita punya nomor andalan selama ini adalah carom dan snooker tetapi kita tidak punya fasilitas dan sekarang fasilitas itu sudah ada maka harus dimanfaatkan dengan baik. Dengan adanya fasilitas ini saya melihat potensi Mimika kedepan akan lebih berkembang,” katanya.

Agus menyampaikan apresiasinya kepada Pengurus Kabupaten (Pengkab) Mimika, juga kepada Bupati dan KONI Mimika yang sudah mensupport olahraga billiar.

“Untuk pra PON, kita tetap akan melakukan promosi, gradasi kemudian seleksi. Yang lolos seleksi kita akan ikutkan di pra PON, jadi tidak ada istilah saya kenal atau dekat tapi murni yang lolos seleksi dia yang ikut pra PON nanti. Kita masih menunggu instruksi KONI Papua dan kapan Pelatda akan dimulai nantinya,” pungkasnya. (Elfrida Sijabat)

Top