Ekonomi dan Pembangunan

Maskapai TransNusa Luncurkan 3 Rute Penerbangan Baru di Timur Indonesia


Para penumpang TransNusa mengikuti penerbangan perdana dari Timika menuju Sorong, Kamis (18/4/2024).

MIMIKA, BM

Setelah sukses meluncurkan rute penerbangan dari dan ke Manado, Bali, Sorong, dan Ambon pada 5 April lalu, TransNusa kembali menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan konektivitas di wilayah Indonesia Timur.

Kali ini, maskapai penerbangan domestik PT TransNusa Aviation Mandiri meluncurkan lagi rute penerbangan terjadwal pergi-pulang dari Timika (TIM) menuju Sorong (SOQ), Timika menuju Ambon (AMQ), dan Ambon menuju Sorong.

Adapun jenis pesawat COMAC ARJ 21 dengan jumlah kapasitas 95 penumpang. Penerbangan pesawat TransNusa ini dibuka setiap harinya.

General Manager Operational TransNusa, Kapten Heru Triperwiranto, mengatakan bahwa dengan dibukanya rute penerbangan ini, akan menambah potensi besar dalam pengembangan ekonomi dan infrastruktur regional.

"Koneksi yang lebih baik antara wilayah-wilayah ini akan meningkatkan aksesibilitas dan perdagangan, juga memungkinkan pertumbuhan ekonomi yang lebih merata dan berkelanjutan," ujarnya saat peluncuran rute penerbangan di ruang tunggu Gate 1, Bandara Mozes Kilangin Timika, Papua Tengah, Kamis (18/4/2024).

Selain itu, kata dia, integrasi infrastruktur transportasi pun dapat memberikan manfaat sosial seperti akses yang lebih baik terhadap layanan kesehatan, pendidikan, dan kesempatan ekonomi bagi masyarakat lokal.

"Dengan demikian, upaya untuk memperkuat konektivitas antara Sorong, Ambon, dan Timika akan menjadi langkah penting dalam memajukan pembangunan di bagian timur Indonesia," tuturnya.

"Langkah ini merupakan bagian dari strategi TransNusa untuk memberikan akses transportasi yang lebih luas bagi masyarakat Indonesia, terutama di wilayah-wilayah yang sebelumnya memiliki keterbatasan akses," imbuhnya.

Lebih lanjut Heru menjelaskan bahwa pembukaan rute penerbangan di tiga daerah ini juga tidak terlepas dari potensi wisata yang dimiliki.

"Wilayah Timika, Sorong, Ambon, dan Manado memiliki potensi pariwisata yang kaya akan keindahan alam, budaya, dan keanekaragaman hayati. Keempat wilayah ini menawarkan pengalaman wisata yang unik dan tak terlupakan bagi para pelancong yang ingin menjelajahi keajaiban alam Indonesia," ujarnya.

Meski demikian, menurut Heru, dukungan pemerintah serta kerja sama dengan pemangku kepentingan lainnya adalah kunci kesuksesan dalam mengembangkan infrastruktur transportasi di Indonesia Timur.

Untuk itu, TransNusa berkomitmen untuk terus bekerja sama dengan berbagai pihak untuk mempertuas jaringan penerbangannya serta mendukung pertumbuhan ekonomi dan kemajuan di wilayah-wilayah yang dilayaninya.

"Dengan peluncuran rute-rute baru ini, TransNusa berharap dapat memberikan alternatif transportasi yang lebih efisien dan terjangkau bagi masyarakat Indonesia Timur, sambil terus menjaga standar layanan yang tinggi," kata Heru.

TransNusa optimis bahwa dengan kerja keras dan dedikasi, mereka dapat terus berperan dalam mendorong kemajuan dan pertumbuhan di wilayah-wilayah yang mereka layani.

Sebagai informasi lebih lanjut dan pernesanan tiket, calon penumpang dapat mengunjungi situs web resmi TransNusa di www.transnuse.co.id atau hubungi agen perjalanan serta penjualan tiket resmi lainnya. Untuk layanan pelanggan (customer care) TransNusa juga bisa dihubungi nomor 021-63108888. (Endy Langobelen)

Freeport Indonesia Dorong Upaya Menjaga Keanekaragaman Hayati di Papua

VP Environmental PTFI Gesang Setyadi memberikan pemaparan penemuan spesies Anjing baru “Singing Dog” di talkshow dan diskusi dengan tema “Peran Serta Swasta dalam Konservasi Hidupan Liar di Indonesia” di acara Pekan Keanekaragaman Hayati Indonesia 2024

MIMIKA, BM

PT Freeport Indonesia (PTFI) berbagi praktik baik menjaga keanekaragaman hayati dalam talkshow Pekan Keanekaragaman Hayati Indonesia 2024 yang diselenggarakan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan dalam rangka memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia, di Auditorium Manggala Wanabakti, Jakarta, Rabu (15/5/2024) lalu.

“Sebagai salah satu perusahaan yang beroperasi di lokasi dengan mega biodiversity PTFI bertanggung jawab memberikan kontribusi terhadap keanekaragaman hayati yang ada di Papua. Ini menjadi salah satu policy kami,” kata VP Environmental PTFI Gesang Setyadi.

Gesang mengatakan salah satu kunci keberhasilan PTFI dalam menjaga keanekaragaman hayati di Papua adalah kerja sama dengan berbagai pihak di antaranya Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Papua, lembaga swadaya masyarakat bidang konservasi, dan pemerintah daerah propinsi maupun kabupaten.

“Kami tidak bisa berjalan sendiri, BBKSDA tidak bisa berjalan sendiri, tapi kalau kita bisa bekerja bersama-sama tentunya kita bisa mencapai hasil yang lebih maksimal,” ujar Gesang.

Ia mencontohkan, saat berkolaborasi dengan BBKSDA Papua melepasliarkan satwa endemic Papua hasil penyitaan, satwa dibawa ke kandang transit milik PTFI di Timika sebelum dilepas ke alam.

Hingga saat ini PTFI telah melepasliarkan 56.650 kura-kura moncong babi, 25 mamalia, 124 reptil, dan 578 burung.

Kontribusi lainnya adalah membantu penemuan spesies baru yang belum dideskripsikan secara ilmiah sebelumnya.

Antara lain penemuan 50 serangga baru, 21 spesies kepiting baru, dua spesies ikan, satu spesies katak, satu spesies kadal serta 29 tumbuhan spesies baru.

PTFI secara rutin menerbitkan Buku Biodiversity yang berisi tentang kupu- kupu, kepiting, burung dan lainnya. Total sebanyak 12 seri buku telah diterbitkan hingga saat ini.

“Kami juga bekerja sama dengan Universitas Gajah Mada dalam melakukan penelitian New Guinea Singing Dog, yang merupakan salah satu anjing tertua di dunia, yang ditemukan di kawasan pertambangan Grasberg,” tutur Gesang.

Adapun Pekan Keanekaragaman Hayati Indonesia 2024 yang diselenggarakan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan di bawah Direktorat Jenderal Konservasi dan Sumber Daya Alam dan Ekosistem berlangsung 15–17 Mei.

Kegiatan ini bersamaan dengan “World Species Congress 2024 IUCN—The World Conservation Union” dengan tema internasional “Keanekaragaman Hayati & Keamanan Air Tawar, Air, Lautan Dan Pesisir”. IUCN atau Uni Internasional untuk Konservasi Alam adalah sebuah organisasi internasional yang didedikasikan untuk konservasi sumber daya alam. 

Disperindag Sebut Wahana Pasar Malam Ilegal

Kepala Disperindag Kabupaten Mimika, Petrus Pali Amba

MIMIKA, BM

Pasar malam termasuk tempat hiburan yang bertujuan untuk membuat masyarakat merasa senang dan terhibur.

Di Timika saat ini, tepatnya di halaman eks pasar swadaya, Yos Sudarso terdapat berbagai macam wahana permainan pasar malam untuk anak-anak hingga dewasa.

Namun sayangnya wahana pasar malam tersebut di klaim pemerintah daerah melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Mimika tidak memiliki izin.

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Mimika, Petrus Pali Amba menyebutkan bahwa pasar malam di Jalan Yos Sudarso Timika ilegal dan tidak memiliki izin. Karenanya, pemerintah mengalami kerugian yang sangat besar.

"Kami tidak pernah menerbitkan izin pengoperasian pasar malam tersebut. Jadi ini ilegal karena pasar di sana tidak direkomendasikan, pasar kita itu di pasar sentral,” kata Kadisperindag Petrus Pali Amba saat ditemui, Selasa (23/4/2024).

Petrus mengaku, jika sudah dari dulu lokasi eks pasar swadaya itu dilarang atau bukan lagi lokasi pasar.

Menurutnya, tentu ada OPD terkait yang harus menertibkan pasar-pasar ilegal. Kalau ada penertiban pasti wahana pasar malam tidak akan ada.

"Tidak ada ijin sama sekali dan retribusi sama sekali. Memang sempat pihak mereka (pemilik wahana) datang meminta rekomendasi tetapi saya sampaikan sepanjang lokasi tidak kami berikan karena itu tidak diijinkan atau direkomendasikan oleh pemerintah daerah karena bukan tempat berjualan," ungkap Petrus.

Katanya, untuk sekarang jika diberikan imbauan saja tidak akan mempan sehingga harus langsung dilakukan penindakan dan penertiban. (Shanty Sang)

BERITA EKONOMI & PEMBANGUNAN

Jamin Keandalan Listrik Nataru, PLN UP3 Timika Siagakan Personel 24

Ekonomi dan Pembangunan 2025-12-23 12:06:31

Jelang Nataru Disnakkeswan Sidak Pedagang Daging di Pasar Sentral

Ekonomi dan Pembangunan 2025-12-19 13:15:56

Dukung Swasembada Pangan, Polres Mimika Panen 2 Ton Jagung

Ekonomi dan Pembangunan 2025-12-19 05:09:09

80 Peserta UMKM Diberi Pelatihan Sistem E-Katalog

Ekonomi dan Pembangunan 2025-12-12 04:04:51

BPS Mimika Catat Inflasi Mimika 1,77 Persen Pada November 2025

Ekonomi dan Pembangunan 2025-12-02 13:03:39

Top