200-an Rumah Warga Kokonao Siap Dialiri Listrik

Pegawai PLN UP3 Timika

MIMIKA, BM

Sebanyak 200-an rumah warga di Kokonao, Distrik Mimika Barat dalam waktu dekat ini akan dialiri aliran listrik.

PLN Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Timika sudah menyiapkan mesin dengan kapasitas 100 MW untuk menerangi wilayah Kokonao.

"Sudah ada dua mesin untuk Kokonao dan Agimuga tapi yang sudah ada titik terangnya dari Kokonao. Tapi tetap akan upayakan agar kedua kampung ini bisa sama-sama dialiri listrik dalam tahun ini,"tutur Manager PLN UP3 Timika, Martinus Pasensi saat diwawancarai, Senin (2/11).

Martinus mengatakan, untuk dua distrik ini pihaknya telah meminta pemerintah distrik baik Mimika Barat maupn Agimuga agar menyiapkan tenaga untuk di training guna menjalankan mesin tersebut.

"Harus ada operator untuk merawat dan menjalankan mesin. Makanya kami minta pihak distrik untuk siapkan tenaganya dan mereka juga yang harus siapkan insentifnya. Dari pihak Kokonao sudah siap karena mereka sudah dapat tenaganya yang juga adalah karyawan kami namun dia merupakan orang Kokonao,"kata Martinus.

Terkait dengan insentif operator, Martinus menjelaskan bahwa pihaknya tidak diperbolehkan merekrut dan memberikan gaji kepada operator karena dilarang dan telah ditetapkan melalui surat Direktur Keuangan PLN.

"PLN tidak bisa merekrut dan menggaji para pekerja yang ditraining itu. Maka jalan satu-satunya adalah meminta pihak pemerintah distrik," ujarnya.

Ia mengakui kedua distrik ini terutama Kokonao sangat intens berkoordinasi dengan PLN untuk bagaimana listrik bisa segera dipasok ke wilayah mereka.

Menurutnya, cara ini juga ditawarkan ke Kabupaten Asmat yang langsung diterima dan dilakukan serah terima operator (SLO).

"Kalau mau operasi tahun ini maka yang penting mereka siapkan orangnya terus kemudian mereka membiayai terlebih dahulu orang-orang tersebut, sampai operator kami benar-benar siap. Kasarnya begini, silakan digaji dulu,” jelasnya.

Sementara untuk BBM dan keperluan lainnya akan menjadi tanggungjawab PLN dan telah dimasukkan dalam perencanaan PLN tahun 2020.

Kepada BM, Martinus juga menjelaskan tentang rencana ran teknis pengaliran listrik nanti.

"Kita rencanakan menyala 6 jam dulu. Jadi jam 6 sore sampai jam 12 malam. Setelah itu bertahap kita naikan ke 18 jam. Ini kami lakukan untuk menyesuaikan dengan BBM dan operasional lainnya yang harus kami hitung," jelasnya.

Sementara, untuk mesin yang akan digunakan sudah tersedia dua unit dengan kapasitas 100 MW dan beban kebutuhan disana belum mencapai 100 MW.

"Listrik untuk Kokonao sudah siap, kemungkinan besar kokonao sudah fiks bisa menyala. Untuk Agimuga ini kami baru akan ketemu dan tawarkan seperti yang kita tawarkan ke Kokonao, kalau mereka mau, orang yang disiapkan di serahkan ke kita untuk ditraining kemudian siap,"ungkapnya. (Shanty)

BERITA EKONOMI & PEMBANGUNAN

Jamin Keandalan Listrik Nataru, PLN UP3 Timika Siagakan Personel 24

Ekonomi dan Pembangunan 2025-12-23 12:06:31

Jelang Nataru Disnakkeswan Sidak Pedagang Daging di Pasar Sentral

Ekonomi dan Pembangunan 2025-12-19 13:15:56

Dukung Swasembada Pangan, Polres Mimika Panen 2 Ton Jagung

Ekonomi dan Pembangunan 2025-12-19 05:09:09

80 Peserta UMKM Diberi Pelatihan Sistem E-Katalog

Ekonomi dan Pembangunan 2025-12-12 04:04:51

BPS Mimika Catat Inflasi Mimika 1,77 Persen Pada November 2025

Ekonomi dan Pembangunan 2025-12-02 13:03:39

Top