Disperindag Pastikan Stok BBM dan Elpiji Aman, Warga Mimika Jangan Panik

Suasana pertemuan di Kantor Disperindag Mimika

MIMIKA, BM

Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Mimika menggelar pertemuan bersama Pertamina, agen minyak tanah, agen gas Elpiji serta SPBU guna membahas adanya isu kelangkaan Bahan Bakar Minyak (BBM) baik di SPBU maupun minyak juga Gas Elpiji yang bererdar di masyarakat.

Pertemuan dilaksanakan di Kantor Disperindag, Rabu (1/4/2026) dan dipimpin langsung Kepala Disperindag Mimika, drh. Sabelina Fitriani.

Kepala Disperindag Mimika, drh.Sabelina Fitriani mengatakan, berdasarkan data teknis yang dipaparkan dalam rapat, stok BBM baik subsidi maupun non subsidi, minyak tanah dan gas elpiji cukup atau aman hingga 13 hari kedepan.

"Stok kita cukup. Untuk BBM dan minyak tanah tersedia untuk 10 hingga 13 hari ke depan. Bahkan, per hari ini pasokan minyak tanah sudah mulai masuk lagi. Dan besok (hari ini) kapal BBM pun direncanakan akan masuk," Kata Sabelina.

Selain BBM, ketersediaan elpiji juga dipastikan cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat hingga dua minggu ke depan.

Namun, Disperindag mencatat adanya kelangkaan di beberapa toko yang diduga disebabkan oleh kepanikan masyarakat yang melakukan pembelian dan penimbunan.

"Kami mengimbau masyarakat untuk tidak panik dan tidak melakukan penimbunan (stok berlebihan), karena ketersediaan barang di lapangan sebenarnya aman,” ucapnya.

Ia menambahkan, pihaknya akan lakukan pengawasan distribusi untuk memastikan tidak ada praktik ilegal yang menghambat sampainya BBM dan elpiji ke tangan konsumen.

“Setelah rapat ini, kami akan mulai turun melakukan pengawasan. Sasaran kami adalah distributor elpiji, baik yang memiliki izin maupun yang tidak resmi, serta pengawasan ketat di setiap SPBU,” ungkapnya.

Sementara itu, pihak Pertamina Cabang Timika yang diwakili oleh Administrasi Niaga Chandra merincikan stok terkini BBM di wilayah Timika, Dimana Pertalite saat ini yang tersedia sebanyak 1.400 KL cukup untuk 13 hari kedepan dan kapal akan masuk tanggal 2 April sekitar dengan membawa stok sebanyak 700 KL.

Biosolar tersedia sebnayak 1.800 KL dengan ketahanan 6 hari yang terbagi untuk kebutuhan industri dan retail dan pasokan tambahan sebesar 1.000 KL dijadwalkan masuk pada 2 April 2026.

Sedangkan, untuk Minyak Tanah berada di angka 753 KL untuk 10 hari. Pasokan tambahan sekitar 300 KL dijadwalkan masuk hari ini bersamaan dengan pengiriman Avtur.

Untuk Pertamax 150 KL dengan ketahanan selama 6 hari kedepan dan yang akan masuk pada 2 April 2026 sebanyak 200 KL. Dexlite sebanyak 100 KL bertahan 8 hari kedepan.

“Saat ini Dexlite belum ada informasi masuk kapan,”sebutnya.

Chandra menambahkan, kalau untuk elpiji dengan ukuran 5,5 kilo sebnayak 2.520 tabung, untuk 12 kilo sebanyak 1,522 tabung dan 50 kilo sebanyak 615 tabung.

“Dalam waktu dekat juga elpiji akan masuk sebanyak 210 tabung,”pungkasnya. (Shanty Sang)

BERITA EKONOMI & PEMBANGUNAN

Top