Mimika Pesan 45 Ton Gula Dari Makassar Namun Yang Disetujui 42 Ton
Gula pasir yang sudah diedarkan di 11 outlet binaan disperindag
MIMIKA, BM
Guna menjaga stok gula di Mimika, Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Mimika memesan 45 ton gula dari Makassar. Namun hanya 42 ton yang disetujui.
Walau demikian, Sekretaris Disperindag, Inosensius Yoga kepada BeritaMimika mengatakan stok ini masih memenuhi kebutuhan di Mimika.
42 ton gula tersebut juga telah didistribusikan ke 11 outlet penjualan gula yang selama ini bekerjasama dan menjadi mitra disperindag.
11 outlet yang dimaksud adalah Toko HS di Jalan Cenderawasih, Ria Jaya di Jalan Trikora, Kelapa Gading di SP3, Margomulyo di Nawaripi, Utikini di Jalan Ahmad Yani, Senja Indah Mart di Jalan Hasanudin, Ibu Yanti di Kompi D, Jaya Sentosa di SP2, H Darwis di SP3, Aleya Jaya di Pondok Amor dan Sinar Maros di Jalan Yos Sudarso.
"Jadi bagi warga yang ingin mendapatkan harga gula yang murah maka dapat langsung ke 11 outlet ini. Kondisi yang ada ini kami juga sudah konsultasikan ke distrik-distrik supaya harga gula tetap stabil hingga ke distrik," ujarnya melalui telepon.
Tambahnya, untuk harga gula 1 kilo diratakan Rp14 ribu. Warga juga tidak diperbolehkan membeli dalam juga banyak, terbatas hanya hingga 2 karung atau 100 kilo saja.
"Tetapi itupun juga tergantung stok di outlet. Khusus gulaku itu memang dari sananya sudah mahal karena import sedangkan ijin importnya baru keluar saat covid-19. Memang harga gula di pasaran sekarang masih mahal makanya kami juga adakan pasar murah supaya membantu stabilkan harga untuk bantu masyarakat," ungkapnya. (Shanty)



