Ny. Susy Rettob Terharu, Pengurus PKK Distrik Amar Tegak Berdiri Meski di Guyur Hujan Dalam Prosesi Pelantikan

Pengurus PKK Distrik Amar yang dilantik dalam guyuran hujan

MIMIKA , BM

Ada kesan tersendiri yang terjadi dalam prosesi pelantikan Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) di Distrik Amar terutama bagi para pengurus dan Ketua TP PKK Mimika Ny. Susana Susy Herawaty Rettob.

Meski diguyur hujan tak menyurutkan niat para pengurus Distrik Amar yang akan dilantik pagi ini untuk beranjak. Mereka tetap tegak berdiri ketika satu per satu nama mereka dipanggil kedepan dengan mengenakan seragam nasional PKK.

Seragam nasional PKK yang dalam kondisi basah tetap dikenakan dalam beberapa jam prosesi pelantikan. Kebanggan dan rasa haru ini begitu terasa.

Melihat kondisi ini, beberapa kali Ketua TP PKK Mimika Ny. Susy Rettob meminta agar mereka dipindahkan ke tempat teduh namun ibu-ibu PKK Amar tetap tegak berdiri dengan tersenyum dan bertahan ditengah guyuran hujan.

Sesekali, tepuk tangan terdengar seolah pengurus PKK Mimika dan masyarakat sekitar yang hadir memberikan apresiasi atas keteguhan hati para pengurus PKK Distrik Amar yang dilantik.

“Hujan, berarti memang ini sangat luar biasa. Saya suruh keatas tetapi ibu-ibu ini tetap bertahan. Memang perjuangan dengan ikhlas turun ke masyarakat walau badai, ombak dan cuaca. Ini sudah dibuktikan oleh PKK yang baru dilantik,” tutur Ny. Susy Rettob mengawali sambutannya.

Lanjutnya, alam secara resmi mengijinkan melantik ibu-ibu PKK Distrik Amar dengan air hujan.

“Tuhan dan leluhur itu sangat baik sehingga pagi ini kita bisa melaksanakan pelantikan TP PKK Distrik Amar. Luar biasa. Saya menangis bukan karena sedih namun bahagia,” ucapnya dengan nada haru.

Pada kesempatan itu ia memberikan ucapan selamat dan menyerahkan tanggung jawab di pundak mereka untuk memajukan keluarga dan masyarakat di wilayah Distrik Amar.

Suasana pelantikan

“Saya percaya dengan diguyur hujan ibu-ibu lebih tangguh. Saya sangat percaya dengan semangat dedikasi dan pengabdian ini, ibu-ibu TP PKK Distrik Amar mampu menjalankan amanah ini dengan penuh tanggung jawab dan ikhlas,” tandasnya.

Cuaca dan kondisi alam bisa saja menjadi tantangan dalam melaksanakan 10 Program Pokok PKK hingga ke pelosok negeri.

“Jadi, program kita bisa menyesuaikan dengan kondisi yang ada di distrik. Kami bangga dan senang kalau kami turun, sekarang sudah ada ibu-ibu distrik. Basah-basah masih semangat jadi saya juga semangat,” ungkapnya.

Ny. Susy Rettob menitipkan agar anak-anak di Distrik Amar dapat mengenyam pendidikan yang dimulai dari PAUD untuk mempersiapkan anak memasuki Sekolah Dasar (SD).

“Pendidikan itu yang utama karena program wajib belajar 13 tahun itu yang diutamakan untuk fokus pada PAUD. Kita ajarkan mereka supaya masuk SD sudah bisa membaca dan menghitung. Tolong diperhatikan anak-anak PAUD dan SD,” ucapnya.

“Untuk kesehatan, disini sudah ada dokter 24 jam. Kita utamakan anak stunting yang perlu menjadi perhatian. Kalau dari kampung, anak-anak kita tidak sehat dan tidak sekolah apa artinya, tolong perhatikan dua hal ini. Kalau mau maju, anak-anak kita harus pintar dan sehat,” imbuhnya.

Sebagai kunci keberhasilan program kerja, ia meminta agar mereka dapat membangun koordinasi yang harmonis dengan kepala distrik sebagai pembina PKK.

PKK Distrik Amar juga diharapkan dapat membantu dalam penurunan angka stunting dan penguatan ekonomi keluarga melalui kelompok-kelompok Dasa Wisma.

“Mari kita niatkan mengambil ibadah teruslah berkarya dengan hati, bekerja dengan ikhlas dan bergerak dalam kebersamaan demi mewujudkan keluarga yang sehat, berdaya dan sejahtera. Selamat bekerja,” pungkasnya. (Elfrida Sijabat)

Top