Cegah Konflik Tapal Batas, Pemkab Mimika Wacanakan Pemekaran Distrik

Wakil Bupati Mimika, Emanuel Kemong

MIMIKA, BM

Wakil Bupati Mimika, Emanuel Kemong, mengungkapkan bahwa proses pembentukan distrik baru, yakni Distrik Mimika Gunung, masih terus berjalan dan dalam tahap persiapan.

Distrik ini dibentuk sebagai tindak lanjut dari adanya konflik tapal batas di wilayah tersebut. 

"Hingga saat ini, proses administrasi untuk pembentukan distrik ini masih terus dipersiapkan. Kami telah menempatkan dua orang perwakilan di wilayah tersebut karena kebetulan terdapat warga setempat di sana," kata Wabup Kemong saat ditemui di Kantor Pusat Pemerintahan, Senin (28/9/2026).

Wabup Kemong mengatakan, fokus dan langkah pemerintah ke depan adalah melakukan percepatan wilayah. Pihaknya berupaya semaksimal mungkin agar wilayah yang sedang bersengketa ini dapat segera tertata dengan baik, mengingat kawasan tersebut merupakan bagian dari wilayah Mimika. 

Untuk itulah, pemerintah menempatan perwakilan lokal bertujuan untuk mempererat jarak komunikasi antara pemerintah daerah dengan masyarakat di wilayah-wilayah tersebut agar terpantau dengan baik. 

“Perwakilan yang ditempatkan merupakan warga asli setempat yang memahami betul batas-batas wilayah, mulai dari daerah gunung hingga pantai, serta merupakan suku penengah antara suku Amungme dan Moni,” jelas Wabup Kemong.

Meskipun pembentukan distrik masih dalam tahap persiapan, ia memastikan bahwa program pembangunan dari pemerintah tetap berjalan. Sebelumnya, pemerintah telah melakukan peletakan batu pertama yang berkaitan dengan persiapan kantor distrik. 

"Tahapan pembangunan selanjutnya akan difokuskan pada pembentukan kampung-kampung terlebih dahulu, yang kemudian dilanjutkan dengan pembangunan perumahan masyarakat serta fasilitas pendukung lainnya," ungkapnya. (Shanty Sang)

Top