Yenny Wahid : Anak-anak Harus Disentuh Dengan Kasih Sayang

Putri Gus Dur, Yenny Wahid saat bercerita dengan anak-anak

MIMIKA, BM

Seusai membuka pertandingan di cabang olahraga (Cabor) Panjat Tebing PON XX tahun 2021, Yenny Wahid menyempatkan diri bertemu anak-anak di Yayasan Somatoa, Jalan Anggur SP2, Kelurahan Timika Jaya, Senin (27/9).

Di Yayasan Somatoa, putri Gus Dur menyampaikan agar anak-anak harus disentuh dengan memberikan kasih sayang dan fasilitas untuk berkembang.

"Saya kalau sudah ketemu anak-anak langsung tergerak hati, karena anak-anak ini adalah masa depan bangsa kita," ungkap Yenny kepada wartawan seusai mengunjungi Yayasan Somatoa.

Menurutnya, anak-anak bukan diajari teori tapi diajari tindak tanduk orangtua. Pasalnya anak-anak diibaratkan sebagai spon yang menyerap air.

"Artinya apa yang dilihat disekelilingnya itu akan dia serap. Yang paling penting diajari untuk mereka adalah pengamalan dengan memberikan kasih sayang. Mereka akan merespon baik terhadap orang yang memberikan kasih sayang,"ungkap Yenny.

Disampaikan juga bahwa nilai-nilai yang akan dipegang anak-anak hingga dewasa adalah ketika ditanamkan nilai saling berbaikan antara satu sama lain. Mereka juga harus diajarkan rasa takut kepada Tuhan jika berbuat salah

"Ini adalah nilai pengalaman Pancasila, jadi dari hal-hal semacam itulah akan menjadi nilai yang akan dipegang hingga mereka dewasa,"ungkap Yenny.

Yenny juga mengatakan, pertumbuhan anak secara optimal sangat bergantung pada lingkungan yang membesarkannya.

Ia mengibaratkan, seperti biji kalau ditanam di tanah yang gersang pasti tumbuhnya sulit, namun jika ditanam dan diberikan air serta pupuk maka akan tumbuh besar.

"Anak-anak Papua perlu diberikan fasilitas dan dibantu, seperti beberapa anak-anak Papua yang difasilitasi untuk belajar fisika dan matematika dan mereka menang olimpiade diluar negeri, artinya secara kemampuan mereka punya,"ungkapnya.

Dalam kesempatan tersebut dirinya juga memberikan apresiasi kepada pengelola Yayasan Somatoa yang sudah memberikan kesejahteraan dan bekal bagi anak-anak di Yayasan.

"Seperti kami di keluarga Gus Dur sendiri juga mengajarkan kemanusiaan, selalu mengajar kita untuk mengabdi kepada masyarakat. Jadi disinilah hati kita ditemukan," ujar Yenny. (Ignas)

Top