Bupati : Kalaupun Tidak Ada Pandemi Covid-19, Kita Belum Siap Selenggarakan PON Di Mimika

KONI Mimika saat menggelar konferensi pers penundaan PON

MIMIKA, BM

Ketua Umum KONI Mimika Eltinus Omaleng didampingi oleh Wakil Ketua I Anthon Bukaleng dan Sekretaris Umum, Cesar Avianto Tunya mengadakan jumpa pers terkait penundaan PON 2020 yang diundur ke Tahun 2021 akibat pandemi Covid-19 di Mozza, Jumat (22/5).

“Alasan utama pengunduran PON 2020 ke 2021 karena penularan virus corona secara nasional di Indonesia, termasuk Papua sebagai tuan rumah dan kita Mimika sebagai salah satu cluster penyelenggara. Saya percaya dengan pengunduran ini, kita akan semakin lebih siap dari segala hal, baik infrastruktur penunjang maupun secara kepanitiaan,” ungkap Eltinus Omaleng.

Ia menjelaskan, penundaan menjadi PON XX Tahun 2021 ini berdasarkan hasil rapat bersama seluruh badan pengurus KONI pusat bersama KONI daerah se-Indonesia.

Penundaan ini kemudian tertuang dalam Surat Keputusan (SK) Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Pusat Nomor 51 Tahun 2020 tentang Pengunduran Waktu Penyelenggaraan PON XX Tahun 2020 di Provinsi Papua dan Surat Keputusan Nomor 52 Tahun 2020 tentang Pokok-pokok Kebijakan Penyesuaian Tas Pengunduran Waktu Penyelenggaraan PON XX di Provinsi Papua.

“Pada Hasil Rapat Terbatas (RATAS) Kabinet RI pada 23 April 2020 lalu, Presiden Jokowi telah menyampaikan perihal pengunduran ini. Presiden menyetujui masukan surat Gubernur Papua sebagai Ketua Umum PB PON Papua karena Covid-19. Penundaan sudah diundur tapi pelaksanaanya tetap pada bulan Oktober 2021 mulai tanggal 2-13,” ujarnya.

Terkait penundaan ini, Ketua Umum KONI Mimika Eltinus Omaleng yang juga merupakan Bupati Mimika menyampaikan bahwa fokus saat ini selain pandemi Covid-19 adalah pembangunan sarana prasarana penunjang PON 2021.

“Kami juga berpikir yang sama, lebih baik mundur daripada dipaksakan. Walaupun tidak ada penularan virus corona, kita juga belum siap 100 persen. Masih banyak kekurangan karena banyak venue belum selesai dikerjakan,” ungkapnya.

Venue biliard, panjat tebing termasuk aero modelling dan terbang layang persiapanya juga masih jauh dari harapan. Walau demikian ia percaya, penundaan ini akan dimanfaatkan untuk menyelesaikan semuanya.

“Ini kesempatan bagi kita orang Papua untuk lebih siap. Sebagian pekerjaan venue sudah proses kontrak dan ada yang sudah mulai dikerjakan. Bulan desember nanti ada yang sudah selesai. Finisihing dan finalisasi nanti kita lengkapi di anggaran 2021,” terangnya.

Pada kesempatan ini Bupati Mimika meminta semua bidang dalam kepanitiaan PB PON Sub Mimika agar bekerja keras dan lebih matang dalam mempersiapkan tugas dan tanggungjawab mereka termasuk mempersiapkan partisipan masyarakat dalam perhelatan nanti.

“Kita semua saat ini sedang bersatu lawan Covid-19 tapi saya berharap panitia mempersiapkan semua dengan baik. Kita punya waktu panjang untuk siapkan semuanya termasuk libatkan masyarakat agar PON di Mimika kita tunjukan kepada semua bahwa Mimika luar biasa. Yang terpenting saat ini kita semua berdoa agar pandemi ini segera berakhir dan semua kembali normal seperti biasa,” harapnya. (Ronald)

 

 

 

 

Top