Masuk Semi Final Askab Christmas Soccer, Manager Meepa Star : Ini Kado Natal Terindah

Tim Meepa Star FC

MIMIKA, BM

Turnamen sepakbola anak 'Askab Christmas Soccer Competition 2021' Usia 15 tahun kini telah memasuki babak semifinal.

Semifinal yang akan dilangsungkan di Stadion Wania SP1, Jumat (17/12) sore ini, akan diikuti oleh emat tim yakni Meepa Star FC, SSB Konica A, SSB Mimika United dan SSB Timika Putra.

Diantara keempat tim ini, Meepa Star FC awalnya menjadi salah satu tim yang tidak terlalu diunggulkan.

Namun berkat kerja keras manajer, para pelatih dan pemain, tim ini berhasil lolos hingga ke babak semi final.

Manager Meepa Star FC Paulus Maiseni mengaku bangga dengan pencapaian anak asuhnya.

Ia juga mengaku bahwa timnya tidak diunggulkan dari tiga tim lainnya mengingat tiga tim ini selalu rutin melakukan pelatihan, namun baginya, sepakbola itu bulat. Segala sesuatu bisa terjadi dalam sepakbola.

"Saya senang dan bangga sekali dengan tim saya Meepa Star karena keadaan dan selama ini ada covid jadi mereka tidak latihan secara baik tapi mereka berhasil buktikan bahwa mereka bisa main dengan bagus dan masuk semi final," ujarnya.

Di partai semifinal sore nanti, sesuai jadwal panitia, Meepa Star FC dijadwalkan bertemu dengan SSB Konica A sementara SSB Mimika United akan bertemu dengan SSB Timika Putra.

"Di jadwal seperti itu tapi katanya ada perubahan kami lawan SSB Mimika United. Intihnya, siapapun yang jadi lawan, kami siap menghadapi dan siap untuk menang," ujarnya.

"Kalau Tuhan Yesus Kristus izinkan kami menang dan juara, siapa yang mau lawan? Karena semuanya kami sudah lewati, mulai dari proses berkas hingga tahapan sampai semi final. Kita juga siap terima juara 1, 2, 3 atau 4 karena semua adalah juara," lanjut Paulus Maiseni.

Manager mengatakan, di momen menuju perayaan Natal ini, lolosnya Meepa Star merupakan kado natal terindah yang mereka dapatkan dan dipersembahkan bagi para pendukung.

"Kami mau buat ini jadi kado natal terindah. Saya bilang anak-anak, kita sudah di semifinal, tinggal selangkah lagi sehingga semua harus bermain dengan kemampuan terbaik untuk menang dan juara, selebihnya biar Tuhan yang mengijinkan," terangnya.

Ia juga menyampaikan rasa syukur kepada Tuhan karena tim yang dibawanya ini tidak memiliki sponsor atau mendapat dukungan secara pendanaan dari pengusaha atau siappaun.

"Pemain kami semua Orang Papua Asli, tidak ada campuran. Saya bangun tim ini untuk anak-anak saya juga bisa berprestasi. Meepa Star ini ada tim junior putera puteri dan tim senior putera puteri. Tim junior yang lolos semi final U-15 ini dilatih oleh senior-senior mereka sendiri. Kami sampai sekarang belum punya pelatih tetap," ungkapnya.

Ia mengakui bahwa sebagai manager, membawa dan membangun tim bukanlah sebuah hal yang mudah. Butuh banyak pengorbanan.

Namun semua itu harus dilakukan demi untuk prestasi anak-anak dan penunjang masa depan mereka di bidang olahraga khususnya sepakbola.

"Kalau selama ini saya jalan tidak ada bantuan siapa-siapa, tidak ada sponsor, saya sendiri jalan untuk belikan perlengkapan mereka seperti sepatu, kostum, kaos kaki dan lainnya. Ada juga yang anak-anak cari sendiri, kalau ada kurang kami tambahkan jadi ini usaha kami sendiri saja," ujarnya.

"Keinginan anak-anak sangat tinggi tapi kami tidak ada dukungan sehingga ke depan kami berharap ada bantuan untuk pembinaan club sepakbola di Mimika, karena keadaan ini sebenarnya bukan hanya kami yang alami namun yang lain pasti juga," ungkapnya

Pada kesempatan ini, Paulus Maiseni juga menyampaikan terimakasih kepada Askab Mimika yang telah mengadakan Askab Christmas Soccer 2021. 

Ia berharap kompetisi seperti ini tiap tahun digelar sebagai bentuk pembinaan dan pembibitan pemain untuk menunjang keberadaan Persemi Mimika di masa depan.

"Saya berterimakasih kepada semua panitia yang sudah bekerja luar biasa dan kompak dengan waktu yang ada. Semua pertandingan juga berjalan dengan baik. Hanya saja saya berharap ke depan dilakukan di awal sehingga tidak bertabrakan dengan jadwal ujian dan hari libur karena momen sekarang ini sudah sebagian anak bersama orangtua mereka ke luar daerah. Tapi secara keseluruhan, semua berjalan dengan baik dan luar biasa," ungkapnya.

Kepada masyarakat, ia juga meminta dukungan semuanya dalam membangun sepakbola di bumi Mimika.

"Kita berharap Persemi tidak kekurangan pemain dan tidak ambil pemain lagi dari luar. Kompetisi seperti ini adalah pembinaan usia dini sehingga mereka harus di sponsor. Orang-orang yang ada di sekitar tim sepakbola kalau bisa ikut kasih sponsor. Pengusaha, karyawan atau pegawai negeri yang ada berkat mungkin bisa ikut bantu supaya bisa meringankan beban tim karena semua ini adalah kebanggan kita bersama," harapnya. (Ronald)

Top