Komjen Waterpauw : PON Tidak Ditunda, Masyarakat Mimika Harus Sukseskan Even Ini

Komjen Paulus Waterpauw
MIMIKA, BM
Kabaintelkam Polri, Komisaris Jenderal Paulus Waterpuaw memastikan bahwa PON XX di Mimika tidak ditunda dan tetap diselenggarakan sehingga ia meminta masyarakat Mimika untuk mensukseskan pegelaran tersebut.
Mantan Kapolda Papua mengatakan hal ini kepada media di Bandara Moses Kilangin Sisi Selatan sebelum melanjutkan perjalanannya ke Jayapura, Kamis (5/8) siang.
“PON tidak ditunda. Ini marwah negara jadi PON itu harus sukses dan terlaksana, tidak boleh tidak. Bupati sendiri besok atau Sabtu akan mengumpulkan para tokoh untuk menyatakan bahwa mari sama-sama kita dukung kebijakan ini," ungkapnya.
Komjen Waterpauw mengatakan desas-desus terkait PON akhir-akhir ini lebih disebabkan karena adanya miss komunikasi. Sehingga ia berharap Bupati Eltinus dapat meyakinkan para tokoh untuk menyukseskan PON XX.
“Itu mungkin kurang komunikasi saja dari reaksi yang timbul. Harapannya kepada masyarakat vaksin itu penting untuk imunitas diri sendiri juga menjaga lingkungan orang lain apalagi kita tuan rumah PON,” tandasnya.
Sebelumnya pada Rabu (4/8) malam di Mozza, ia melakukan pertemuan dengan Pemda Mimika yang dihadiri Bupati Eltinus Omaleng, Sekda Michael Gomar dan Forkompinda
Selain bahas PON, pertemun itu menurut Komjen Waterpauw lebih menekankan pada pelaksanaan PPKM Level 4 dan vaksinasi di Timika. Ia menyampaikan agar kasus Covid-19 yang terjadi di Mimika dapat diantisipasi dengan baik tingkat penularannya.
“Tadi malam pertemuan dengan pak Bupati dan kepala dinas, poinnya dalam rangka peningkatan antisipasi penyebaran Covid-19, saya mewakili Kapolri sampaikan kepada pemerintah terutama di daerah agar meningkatkan PPKM Mikro dengan memberdayakan pos-pos awal di tingkat kelurahan dan kampung dengan melibatkan kamtibmas, babinsa, kepala kampung, lurah dan desa untuk bersama-sama melakukan testing, tracing dan treatment (3T),” tuturnya.
Ia mengatakan bahwa PPKM Level IV adalah pembatasan untuk aktivitas kegiatan masyarakat agar lebih banyak di rumah saja tetapi untuk mengantisipasi penyebaran Covid-19 ada pada PPKM Mikro.
“Itu yang kemarin kita bahas karena kalau gagal di PPKM Mikro maka tidak ada artinya di PPKM Level IV atau pembatasan darurat,” pungkasnya. (Ronald)



