Hendak Konvoi, Pengendara Kocar- Kacir Bertemu Polisi Jadi Tertawaan Warga


Warga yang melakukan konvoi melarikan diri ketika berpapasan dengan polisi yang sedang patroli

MIMIKA, BM

Sekelompok masyarakat di Timika barusan hendak melakukan konvoi untuk merayakan kemenangan tim kesayangan mereka yang telah lolos Piala Eropa maupun Copa America.

Namun sayangnya, ratusan pengendara motor yang sempat melintasi Jalan C Heatubun ini terlihat kocar-kacir melarikan diri saat bertemu dengan polisi yang melakukan patroli keliling.

Konvoi yang dilakukan oleh sekelompok masyarakat ini dinilai bandel, pasalnya sudah ada himbauan dari Polres Mimika untuk tidak melakukan konvoi. Pasalnya akan mengganggu aktivitas pengendara lainnya.

Berdasarkan pantauan wartawan BM, Kamis (24/6) sore, ratusan kendaraan yang melintas di pertigaan Jalan C Heatubun ini hendak menuju ke arah Jalan Yos Sudarso.

Namun pada saat di pertigaan Jalan C. Heatubun mereka bertepatan dengan mobil patroli Polsek Mimika Baru yang baru kembali melakukan patroli keliling.

Melihat banyaknya pengendara yang ingin melakukan konvoi, anggota Polsek langsung bergegas keluar dari dalam mobil guna menghentikan aksi tersebut.

Kaget dengan hadirnya polisi, kekacauan dalam konvoi ini pun terjadi. Semua berlomba untuk kabur dari polisi hingga tidak ada satupun kendaraan yang berhasil diamankan. Hanya saja ada beberapa pengendara dan motor terjatuh.

Kejadian tersebut terlihat begitu kocak sehingga mengundang tawa masyarakat yang berdomisili dan berada di sekitar pertigaan C Heatubun.

Sebelumnya Kabag Ops Polres Mimika, AKP Roberth Hitipeuw, mengatakan konvoi yang dilakukan para penggemar negara peserta Euro atau Copa Amerika tidak boleh dilakukan.

Selain mengangu aktivitas pengendara lain, rataa-rata yang melakukan konvoi tidak mematuhi aturan lalu lintas yang berlaku.

"Semua melanggar, sudah makan jalan, knalpot racing, ugal-ugalan dan ada yang tidak pakai helm. Ini sangat meresahkan," katanya.

Ditegaskan Roberth, agar tidak sampai terjadinya kecelakaan di jalan raya, pihaknya tidak menolelir aksi tersebut. Polres Mimika juga telah melakukan himbauan tidak ada lagi kegiatan konvoi di jalanan.

"Silahkan merayakan itu di rumah masing-masing, kegiatan ini mengundang pemikiran yang tidak baik, kalau jatuh atau ditabrak gimana?! ini juga bisa mengakibatkan konflik antar kubu yang dibela bukan negara sendiri melainkan negara orang luar," tegas Roberth. (Ignas)

Top