Opening Kombat Cup II, Exodus Mimika Dibantai King Town Jayapura

Perebutan bola antara pemain Exodus Mimika (merah-putih) dan King Town Jayapura

MIMIKA, BM

Setelah 4 tahun vakum, Turnamen Komunitas Basket Timika (Kombat) Cup kembali di gelar untuk kedua kalinya. Pembukaan dilangsungkan di halaman basket SMAN 1 Mimika Kamis (8/4).

Turnamen ini membawa angin segar bagi pecinta basket, terlebih setelah setahun lamanya akibat pandemi Corona.

Tidak tanggung-tanggung, turnamen ini diikuti 25 tim dimana 3 diantaranya dari kabupaten tetangga yakni Jayapura.

25 tim tersebut terbagi dalam dua kategori yakni junior (dibawah 19 tahun) sebanyak 14 tim dan senior (bebas umur) 11 tim. Untuk senior, 8 tim dari tuan rumah Timika dan 3 lainnya dari Jayapura.

Dalam sambutannya, Sekretaris Persatuan Basket Seluruh Indonesia (Perbasi) Kabupaten Mimika, Reddy Wijaya mengatakan giat ini bertujuan untuk mencari bibit-bibit muda terutama tingkat SMP dan SMA.

“Kalau kita lihat, di sekolah sudah ada sarana lapangan basket namun belum semua punya tim basket putra dan putri. Mari bangun komunikasi dan kerjasama untuk membuat klub dan tim basket putri dan putra,” harapnya.

Lanjutnya, saat ini Timika telah mempunyai tim kebanggaan yang berlaga di ajang nasionl yakni NSH Mountain Gold Timika.

“Saya berharap dukungannya untuk tim NSH Mountain Gold yang sedang berlaga di ajang nasional. Mudah-mudahan tahun depan tim ini bisa diperkuat oleh anak-anak asli Papua terutama dari ajang ini akan muncul generasi penerus. Selamat betanding, junjung tinggi sportifitas,” ucapnya menyemangati.

Laga pertama turnamen Kombat Cup II dibuka oleh pertandingan basket junior antara Ero Tembagapura versus Zetro Elite dengan skor akhir 28-12.

Zetro Elite harus mengakui kemenangan Ero Tembagapura yang bertanding sangat baik. Mereka terlihat kompak dan kuat secara fisik maupun mental.

Foto bersama panitia dan Badan Pengurus Perbasi Mimika

Sementara di laga kedua, pertandingan senior mempertandingkan klub asal Jayapura King Town melawan tim tuan rumah Exodus.

Pertandingan berlangsung seru karena menampilkan permainan layaknya dua tim profesional. Para penonton juga sangat terhibur menikmati pertandingan ini, apalagi sebagian besar merupakan pendukung tuan rumah, Tim Exodus.

Namun sayangnya, Exodus Mimika dibantai King Town Jayapura. Di Quarter pertama mereka bakan sudah tertinggal dengan skor 2-32.

Memasuki Quarter kedua Exodus berusaha untuk mengejar ketertinggalan namun lawan mereka terlalu tangguh.

King Town terus menekan dengan umpan-umpan dan shot yang akurat terutama dari Oki pemain nomor punggung 10 milik King Town.

Berusaha bangkit di Quarter ketiga, namun akhirnya Exodus harus mengakui kemenangan King Town dengan skor akhir 26-54.

Kepada BeritaMimika pelatih Exodus, Juventus mengatakan bahwa mendengar ajang ini mereka berupaya untuk berpartisipasi ikut meramaikan dan belum pernah latihan sebelumnya.

“Anak-anak kebanyakan sudah bekerja, kami sudah lama vakum baru kumpul lagi kemarin jadi belum ada latihan. Kami agak kesulitan dari sisi pernapasan tadi,” katanya.

Sementara itu, pelatih King Town Oniway mengatakan bahwa tim sebelum bertanding memang sudah mempersiapkan diri dengan latihan.

“Kebetulan situasi pandemi seperti ini kompetisi jarang, kita juga haus bertanding jadi kami ikut turnamen ini. Semua baru perdana jadi belum maksimal. Lapangan juga tidak ada untuk latihan jadi kurang maksimal,” ujarnya singkat.

Selama pertandingan ini, panitia terus mengingatkan penonton maupun supporter agar selalu menggunakan masker dan menjaga jarak. Turnamen akan dilanjutkan besok, Jumat (9/4). (Elfrida)

 

 

Top