Mengharukan, Begini Kisah Sukses Anak Nelayan Pesisir Timika Jadi Seorang Polisi

 

Alosius saat memeluk erat ayahnya

MIMIKA, BM

Alosius Topatapura seorang remaja asal Kampung Atuka, Distrik Mimika Tengah, sejak kecil memiliki cita-cita ingin menjadi seorang Polisi.

Harapan terdalam dari impiannya itu sangatlah sederhana, ia hanya ingin membuat kedua orangtuanya bahagia.

Pasalnya kedua orangtuanya hanya bekerja sebagai nelayan tradisional. Kehidupan mereka sangat sederhana.

Alo menyadari bahwa selain membuat bangga kedua orangtuanya, dengan menjadi polisi, ia dapat membantu ekonomi keluarganya agar semakin lebih baik.

Setelah menginjak usia dewasa, Alosius masih terus memelihara impiannya itu. Ia memberanikan diri dan terus berjuang untuk menggapai cita-citanya.

Sehari-hari, ia lebih banyak menghabiskan waktu di kantor Sat Polairud Polres Mimika (TBO) sekaligus membantu personil Satpolair dalam Patroli di pesisir perairan Kabupaten Mimika.

Berjalannya waktu, Alosius terus menampung seluruh ilmu serta motivasi yang didapatkan dari Personil Sat Polairud sehingga semakin membulatkan tekadnya untuk menjadi Anggota Polri.

Setelah bertahun-tahun membantu personil Polairud, dan dengan dorongan doa kedua orangtua serta kerja kerasnya, Tuhan ternyata melihat semua perjuangannya itu. Doanya dikabulkan Tuhan.

Pada 2021 lalu, Alosius berkesempatan menjalani pendidikan dan pembentukan Bintara Polri TA 2021 di SPN Polda Sumsel selama kurang lebih 5 bulan.

Alosius kemudian resmi dilantik bersama 261 siswa lainnya oleh Kapolda Sumsel Irjen Pol Prof Dr Eko Indra Heri S,MM. pada hari Rabu (22/12).

"Saya mengucapkan Terimakasih banyak kepada Tuhan yang mengabulkan doanya dan doa kedua orang tuanya," kata Kapolda Sumsel saat dikonfirmasi pada Sabtu, (1/1/2022).

Kedua orang tua Alosius sangat bahagia setelah mengetahui anaknya pulang dengan seragam abu-abu ciri khas kepolisian.

Lebih menakjubkan lagi, kedua orang tuanya tidak perlu mengeluarkan uang sepersen pun mulai dari tes Bintara Noken hingga menjadi lulusan siswa SPN Polda Sumsel.

Hanya dukungan dan doa yang rutin, Alosius mampu menggapai cita-citanya tersebut. Alosius tak henti-henti memanjatkan rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa yang telah melihat jerih payah mereka dan mengabulkan doa mereka.

"Tuhan baik mendengar doa saya, doa orang tua saya sampai saya bisa jadi seorang Polisi, untuk Mama untuk Papa juga saya mau bilang terimakasih banyak selalu mendoakan saya. Tidak ada uang seribu pun yang Mama dan Papa keluarkan untuk saya ikut tes Polisi hanya doa yang mama kasih buat saya" pungkas Alosius. (Lail)

Top