Warga Mimika Waspadalah, Jumlah OTG Meningkat Drastis Jadi 79 Orang

Instruksi pemerintah daerah (foto google)

MIMIKA, BM

Pada Rabu (2/4), Tim Gugus Tugas Penanganan Covid-19 di Mimika melaporkan bahwa sebanyak 3 warga Mimika postifiv Covid-19, 16 Pasien Dalam Pengawasan (PDP), 17 Orang Dalam Pemantauan (ODP) dan 47 Orang Tanpa Gejala (OTG).

Namun pada hari ke-14 penanganan Covid-19 di Mimika, tepatnya Kamis (2/4) kemarin jumlah OTG meningkat hingga 79 orang. ODP juga bertambah 5 orang menjadi 22 dan 11 PDP.

Jumlah ini terus mengalami peningkatan sejak pertamakali ditemukan 2 kasus pasien positiv Corona Virus yang diumumkan pada Minggu (29/3) kemarin.

Hal ini menunjukan bahwa penyebaran Corona Virus di Mimika sedang berada pada masa puncaknya. Dalam keadaan ini, seharusnya warga Mimika tidak lagi menggangap remeh infektus virus ini.

Warga Mimika seharusnya mulai menerapkan segala anjuran dan peringatan pemerintah secara ketat tengang isolasi diri, menjaga kebersihan, rajin mencuci tangan dan menjauhi tempat-tempat keramaian.

Juru Bicara Penanganan Covid-19 di Mimika, Reynold Ubra mengatakan dari 79 OTG, 9 orang kini dikarantina di Wisma Atlet. Sementara sisanya melakukan isolasi mandiri.

“Malam ini (tadi malam-red) kami sudah mulai melakukan testing dengan prioritas kepada PDP dan OTG. 31 orang baik PDP maupun OTG sudah kami lakukan testing terhadap mereka yang merupakan hasil kontak tracing dengan pasien positif 01, 02 dan 03 dan yang melakukan isolasi mandiri di rumah,” ungkapnya kepada media.

Hal tersebut dilakukan oleh tim epidemologi setelah Tim Gugus Tugas Pemda Mimika pada Kamis kemarin dikirim 340 rapied tes dari Dinas Kesehatan Provinsi Papua.

“Dinas Kesehatan sudah mengambil 40 rapied tes dan besok (hari ini-red) akan dilanjutkan pada PDP dab OTG lainnya,” ujarnya.

Ia menjelaskan, khusus untuk PDP dan OTG yang melakukan isolasi mandiri, Tim Penyelidikan Epidemiologi RSUD tiap hari melakukan kunjungan dari rumah ke rumah untuk pemeriksaan berkala. Sementara pasien yang masuk kategori ODP dilakukan pantauan melaui telepon.

“Ini sesuai protokler. Kami prioritaskan pasien dalam status OTG dan PDP karena mereka yang lakukan kontak langsung dengan pasien yang sudah terconfirm terinfeksi Virus Corona,” jelasnya.

Ia mengakui bahwa kasus ini di Mimika terus mengalami lonjakan baik PDP, ODP maupun OTG karena pihaknya terus melakukan pencarian kasus.

“Kasus yang dilaporkan kami cari kontak kemudian kami kategorikan kelompok mana resiko rendah dan tinggi,” ujarnya.

Reynold Ubra mengatakan, hasil tracing dari pasien 03 positif covid-19 didapat bahwa ada 36 orang yang telah melakukan kontak dengan pasien ini. Mereka tersebar dari Mapurujaya hingga Kota Timika. Dari penelusuran ini sebanyak 4 orang keluarga pasien 03 dinyatakan PDP.

Perlu diketahui, pada saat mengalami gejala sakit, pasien 03 dua kali melakukan pengobatan di dua klinik berbeda di seputaran Kota Timika. Yakni pada tanggal 22 dan 25 Maret.

Penelusuran Tim Gugus Tugas ke klinik pertama, didapati 5 orang PDP dan 7 orang OTG. Sementara di klinik kedua, mereka menemukan 4 PDP dan 3 OTG.

“Mereka ini semua pernah melakukan kontak dengan pasien 03. Di Mapurujaya juga kita temukan 2 orang melakukan kontak erat dengan pasien 03. Hasil penelusurannya kita dapati 2 orang PDP, 2 OTG dan 2 ODP,” ungkapnya. (Ronald)

 

 

Top