Uang Hasil Jualan Senilai Rp100 Juta Dirampas Tukang Ojek

Tim Opsnal Polsek Mimika bersama korban saat mengggali informasi di Pasar Central

MIMIKA, BM

Kasihan nasib seorang ibu bernama Urin Tabuni warga kilo 11 yang kesehariannya menjual hasil kebun di Pasar Central.

Ibu ini menjadi korban perampasan uang senilai Rp100 juta dan sebuah HP dalam noken oleh seorang pelaku yang berprofesi sebagai tukang ojek saat mengantarnya pulang dari Pasar Sentral.

"Memang benar kejadian ini dialami seorang ibu. Sekarang kami lagi lakukan pengembangan kasus untuk mengetahui keberadaan pelaku," ungkap Kapolsek Mimika Baru, Kompol Sarraju melalui Kanit Reskrim, Ipda Yongki Rumte kepada BM, Senin (26/10).

Dari keterangan yang dijelaskan Kanit Rumte, korban tidak mengetahui dan mengenal secara pasti ciri dan identitas pelaku. Pasalnya pelaku mengenakan helm dan masker.

"Hari ini anggota kita sudah lakukan penyidikan dengan meminta keterangan masyarakat di Pasar Central untuk mengumpulkan data," katanya.

Kejadian pencurian yang dialami ibu Urin, terjadi pada Minggu (kemarin-red) sekitar pukul 12.00 Wit di Jalan Petrosea menuju Irigasi. Korban saat itu baru saja pulang seusai berjualan di Pasar Central dengan menumpangi ojek.

Sesampai di lokasi kejadian korban membuka tas noken untuk membayar, tapi tukang ojek tersebut merampas dan membawa kabur tas noken milik korban, yang didalamnya berisi uang senilai Rp100 juta dan sebuah HP. (Ignas)

Top