280 Personil Gabungan Lakukan Operasi Yustisi Penggunaan Masker

Apel di Kantor Pelayanan Polres Mimika sebelum tim ditempatkan di lokasi masing-masing

MIMIKA, BM

280 anggota Tim Gabungan yang terdiri atas 100 personil polisi, 60 anggota TNI, 30 pegawai Dinas Perhubungan, 30 BPBD dan 60 pegawai Satpol PP Mimika melakukan operasi Yustisi penggunaan masker.

Operasi yustisi ini dilakukan di 6 titik yakni Pin Seluler, Timika Mall, perempatan Jalan Hasanuddin-Budi Utomo, Cahaya Perkasa, perempatan Bank Papua dan Simpang Lima Awalin.

Kapolres Mimika, AKBP I Gusti Gde Era Adhinata didampingi Kabag Ops Polres Mimika, AKP Dionisius Vox Dei Paron Helan saat apel gabungan di depan Kantor Pelayanan Polres Mimika, Selasa (22/9) sore mengatakan, operasi ini dilakukan untuk melindungi diri sendiri, keluarga dan masyarakat Mimika dari penularan Covid-19.

"Kita semua sudah tahu perkembangan covid di Indonesia terutama Mimika. Kasus ini terus meningkat. Saya harap semua yang hadir ini mengerti pentingnya kesehatan dan apa yang harus dilakukan untuk mencegah covid-19. Kita harus mengingatkan warga agar bersatu menyelamatkan negeri ini dari penularan covid," ujarnya di apel.

Kapolres menegaskan operasi ini diharapkan mampu meningkatkan kesadaran masyarakat dan memperkecil tingkat penularan sambil menunggu upaya pemerintah pusat dalam mencari vaksinnya.

"Tipe dan karakter masyarakat kita berbeda-beda. Lakukan pelayanan dengan humanis dan tidak arogan. Tempatkan posisi bagaimana harus bertindak. Padal harus bertanggungjawab terhadap semua anggotanya, jika ada masalah, segera laporkan secara berjenjang kepada pimpinan," tegasnya.

Sebelumnya kepada BeritaMimika, Kabag Ops Polres Mimika, AKP Dionisius Vox Dei Paron Helan mengatakan operasi ini bukan hanya menjadi tugas TNI-Polri namun juga pemerintah.

"Kegiatan ini berupa himbauan agar masyarakat patuh dan taat pada penggunaan masker. Tim ini terdiri dari gabungan TNI Polri dan pemerintah daerah. Kita semua kerjasama untuk membentengi Mimika dan masyarakat kita dari penularan covid. Ini sesuai dengan hasil pertemuan kemarin, dan kalau kita tidak mulai maka semakin banyak masyarakat yang tidak peduli. Operasi ini akan dilakukan tiap hari," ungkapnya.

Terkait dengan sanksi yang akan diberikan kepada warga yang tidak gunakan masker, Kabag Ops Dion mengatakan tindakan yang diambil lebih pada pendekatan secara persuasif.

"Operasi ini lebih kepada himbauan agar masyarakat lebih patuh dan taat menggunakan masker. Di kegiatan ini juga kami akan membagi masker kepada masyarakat. Harapan kita, semua orang semakin menyadari pentingnya menjaga diri sendiri dan keluarga di tengah pandemi Covid-19 ini. Semua harus dimulai dari diri sendiri," ungkapnya. (Ronald)

Top