Petugas Temukan 6 Buah Pisau di Blok Hunian Wanita, Kalapas Akui Kecolongan


Aktifitas razia kemarin di blok hunian wanita

MIMIKA, BM

Petugas Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Timika, secara rutin biasanya melakukan razia keamanan dan ketertiban terhadap 255 Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) mereka.

Setelah merazia blok hunian pria beberapa waktu lalu, pada Senin (6/7) kemarin mereka melakukan razia serupa di kamar dan blok hunian 10 WBP wanita.

Hasil razia kemarin ditemukan 10 buah alat tajam yakni 6 buah pisau, 4 buah gunting serta 7 buah hape dan alat cas.

Kalapas Timika, Marojahan Dolok Saribu kepada BeritaMimika pagi ini melalui telepon mengatakan razia ini juga untuk menjaga jangan sampai ada peredaran narkoba di lapas.

"Temuan 10 alat tajam di hunian wanita ini harus kami akui bahwa petugas kami kurang teliti. Kita bersyukur karena walau ada alat tajam namun tidak sampai digunakan untuk hal-hal yang tidak diinginkan. Kami sudah amankan termasuk hape dan cas," ujarnya.

Kalapas mengakui, 6 buah pisau ini digunakan tahanan wanita hanya untuk mengiris sayur dan bumbu dapur karena menurut pengakuan mereka tidak terlalu menyukai hasil masak sayuran di lapas.

"Jadi mereka gunakan untuk buat sayuran sendiri. Mereka ingin masak sesuai selera mereka karena yang dimasak ini kan untuk 200-an orang. Kalau 4 gunting ini digunakan untuk merajut noken. Mereka buat noken untuk PON tapi diundur. Ada juga yang baru belajar buat noken," ungkapnya.

Saat ini Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Timika dihuni oleh 225 warga binaan. Dari jumlah ini 215 adalah pria sementara wanita hanya 10 orang.

Usia termuda warga binaan wanita adalah 25 tahun, sementara paling tua berusia 56 tahun. Rata-rata masuk lapas karena kasus narkoba dan PTA. Sementara hukuman paling tinggi adalah 18 tahun karena kasus narkoba.

"Sejak 23 Maret kami sudah larang ada pengiriman barang dari luar ke lapas. Kami lakukan duluan dari pemda karena perintah langsung dari kemenhunkan melalui telcomfrence. Temuan ini sudah kami laporkan ke Kakanwil Kemenkumham Papua dan Kepala Divisi Pemasyarakatan. Kita selalu lakukan razia secara acak, sebelum hunian wanita, kami juga sudah lakukan di hunian pria," jelasnya. (Red)

Top