Posko Lebaran Terminal Bandara Mozes Kilangin Mulai Beroperasi Hari Ini

Upacara pembukaan posko lebaran di area Bandara Moses Kilangin
MIMIKA, BM
Terminal Bandara Mozes Kilangin telah mengoperasikan posko terpadu angkutan udara lebaran tahun 2023.
Posko yang berada di area keberangkatan Bandara ini akan beroperasi selama 20 hari atau sampai dengan 3 Mei 2023 mendatang dan diresmikan pada Jumat (14/4/2023).
Posko ini berfungsi untuk melakukan pemantauan terhadap operasional bandara agar berjalan dengan baik, lancar, dan kondusif.
Kepala Kantor Unit Pelaksana Bandar Udara (UPBU) Mozes Kilangin, Soekarjo mengatakan, pelaksanaan posko Lebaran di Timika ini sesuai dengan Instruksi Dirjen Perhubungan Udara Nomor 1 Tahun 2023.
“Ada beberapa bandara yang melaksanakan posko lebaran salah satunya Timika,” katanya saat diwawancara, Jumat (14/4/2023).
Di seluruh Provinsi Papua ada empat bandara lain yang melaksanakan posko Lebaran diantaranya Jayapura, Merauke, Manokwari dan Sorong.
“Jadi tidak semua bandara menyelenggarakan posko lebaran. Jadi Bandara Mozes Kilangin dipilih menjadi salah satu bandar udara yang melaksanakan posko Lebaran Idul Fitri 1444 Hijriyah.
"Bandara Mozes Kilangin menjadi pelaksana posko Lebaran dilihat dari beberapa indikator, mulai dari banyaknya penerbangan, dan juga salah satu bandara yang besar," Kata Asep sapaan akbrabnya.
Tolak ukur lainnya adalah bandara Mozes Kilangin telah didarati pesawat jet dan dengan pergerakan-pergerakan penumpang cukup besar.
Ia mengatakan, Posko Lebaran dilaksanakan tujuh hari sebelum lebaran sampai tujuh hari setelah lebaran.
Katanya, Posko Lebaran ini lebih ke memantau para penumpang yang akan menggunakan transportasi udara apabila ada kendala-kendala misalnya penumpang membeli tiket dari calo.
“Atau dia waktu mau berangkat tiba-tiba sakit nah itu kita berusaha memfasilitasi biar dia tidak terkendala dan lebih-lebihnya yaitu untuk kelancaran arus penumpang,” katanya.
Untuk melaksanakan posko Lebaran ini akan dilaksanakan bersama dengan stakeholder lain mulai TNI AU, Kantor SAR, KKP, Polres, Dinas Kesehatan, Dinas Pergubungan dan Operator penerbangan.
Ia menambahkan, nantinya semua aktifitas di Bandara Mozes Kilangin akan terhubung dan dipantau langsung di Posko Terpadu di Jakarta.
“Jadi CCTV di sini akan diintegrasikan dengan posko di sana, ini juga salah satu alasan kenapa Timika juga jadi posko lebaran karena Timika jadi barometer untuk bandara-bandara di Papua,” ucapnya.
Tambahnya, perhari ada 145 penerbangan itu termasuk dengan pesawat kecil.
"Di dunia penerbangan pergerakan pesawat itu tidak melihat jenis pesawat. Yang dikatakan pergerakan pesawat walaupun pesawat grand caravan termasuk dalam pergerakan pesawat. Pada bulan Desember tahun lalu Timika menjadi 5 besar bandara tersibuk dengan pergerakan pesawat terbanyak,"ungkapnya. (Shanty Sang)






















