Kadin Minta Freeport Berdayakan Pengusaha Lokal Papua

Ketua Kadin Mimika, Bram Raweyai
MIMIKA, BM
Melihat masih minimnya pengusaha asli Papua di Mimika membuat Ketua Kamar Dagang Industri (Kadin) Kabupaten Mimika, Bram Raweyai angkat biacara.
Ia meminta PT Freeport Indonesia agar dapat memberdayakan pengusaha lokal Papua supaya kedepan akan semakin banyak lagi pengusaha asli Papua yang berkembang.
"Saat ini ada pengusaha lokal yang terbilang sudah cukup sukses sebagai kontraktor di PT Freeport. Ini merupakan satu kebanggaan bagi saya sebagai ketua Kadin karena ada pengusaha lokal yang bisa menjadi kontraktor besar," Kata Ketua Kadin Mimika, Bram Raweyai saat ditemui, Selasa (14/2/2023).
Bram mengatakan, untuk di lingkungan PT Freeport sendiri sudah banyak putra daerah Papua yang bekerja sebagai karyawan.
“Tapi yang pengusaha ini saya mau Freeport buka peluang lagi,” tuturnya.
Pengusaha menurutnya masih sangat sedikit jika dibandingkan dengan total vendor di PT Freeport yang mencapai 500-an.
"Sangat disayangkan, lebih banyak vendor dari luar Papua yang dipakai dibanding lokal. Coba kita kasih presentasi saja berapa banyak orang Amungme Kamoro yang jadi vendor Freeport,” katanya.
Ia berharap, kedepannya bisa dilakukan audiensi bersama Freeport agar membuka peluang kepada pengusaha Papua terutama Amungme dan Kamoro.
Sementara, Direktur PT Freeport Indonesia, Claus Wamafma mengatakan, PT Freeport Indonesia terus memberikan kesempatan kepada pengusaha lokal atau orang asli Papua.
Namun tentunya untuk menjadi pengusaha yang bisa dibilang sukses bukan dijalankan dalam waktu yang singkat.
“Jadi sebenarnya kesempatan terus ada. Dalam programnya PT Freeport terus menyiapkan para pengusaha orang asli Papua untuk bisa masuk ke Freeport. Ketika ada pekerjaan dan mereka siap untuk melakukan itu. Kan ada banyak pekerjaan yang bisa dilakukan,” jelas Claus.
Berdasarkan data, Claus menyebut ada lebih dari 200 pengusaha OAP yang mengantri untuk masuk. Sampai ini, tepatnya ada 77 pengusaha yang aktif bekerja di PT Freeport Indonesia.
“Ada kesempatan yang banyak untuk teman-teman lokal untuk ambil bagian tentu dengan pekerjaan yang pas dengan mereka,” tutupnya. (Shanty Sang)






















