Tahu Tempe di Pasar Sentral Mulai Kosong, Apa Penyebabnya?

Ketersediaan tempe dan tahu beberapa hari lalu di Pasar Sentral
MIMIKA, BM
Tahu dan tempe kini semakin diminati dan telah menjadi makanan pilihan bagi sebagian warga Mimika. Namun sayangnya, stoknya di Pasar Sentral mulai kosong terutama pada pekan lalu.
Kekosongan tahu dan tempe di pasar bukan tanpa alasan. Hal ini disebabkan akibat naiknya harga kedelai di Jawa yang berpengaruh terhadap produksi tahu tempe di Timika.
Tiara salah satu pedagang di pasar sentral saat ditemui BM mengaku, pasokan tahu dan tempe sudah berkurang. Bahkan, pernah tidak didatangkan samasekali dari pabriknya.
"Tempe berkurang sudah beberapa hari karena tidak di kirim dari pabriknya. Tahu juga baru ada, sebelumnya tidak ada dan sangat sulit untuk dapat," ujarnya.
Tiara mengatakan, berdasarkan informasi yang diterimanya menyebutian bahwa kedelai di Timika kosong dan mahal dari Jawa sehingga pengusaha tahu dan tempe di Timika memproduksinya dalam jumlah yang sedikit.
"Biasanya kita di kasih 3 kantong tempe, kalau tahu 1 ember. Tapi sekarang sudah kurang dan biasa juga kosong karena ada produksinya," ujarnya.
Selain tahu dan tempe, ternyata jahe merah dan kacang merah juga mengalami kekosongan.
"Jahe merah dan kacang merah juga sekarang kosong, karena kita ambilnya dari luar Timika dan dari Jawa kosong makanya di sini juga kosong. Padahal jahe merah ini banyak di cari masyarakat," ungkapnya. (Shanty)






















