Mimika Luncurkan Kampung Zakat Tingkatkan Kesejahteraan Warga

Plt. Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setda Mimika Frans Kambu bersama Pembimbing Zakat dan Wakaf Kanwil Kemenag Provinsi Papua, Rita Wahyuningsih dan Kepala Kantor Kemenag Mimika, Gabriel Rettobyaan secara resmi meluncurkan Kampung Zakat di Kompleks Eks Pasar Damai, Distrik Wania, Timika, Jalan SP4

MIMIKA, BM

Pemerintah Kabupaten Mimika bersama Kementerian Agama (Kemenag) setempat meluncurkan kampung zakat sebagai upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat di daerah ini.

Adapun lokasi kampung zakat yakni Kompleks Eks Pasar Damai di Distrik Wania. Kampung Zakat di Mimika, menjadi pusat pemberdayaan masyarakat berbasis zakat, infak, dan sedekah.

Peresmian ditandai dengan Kick Off Kampung Zakat yang dihadiri Pembimbing Zakat dan Wakaf Kanwil Kemenag Provinsi Papua, Rita Wahyuningsih, Kepala Kantor Kemenag Mimika, Gabriel Rettobyaan, S.Ag, serta Plt Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setda Mimika, Frans Kambu, S.Sos., M.Tr.IP, mewakili Bupati Mimika, Rabu (19/11/2025).

Pembimbing Zakat dan Wakaf Kanwil Kemenag Provinsi Papua Rita Wahyuningsih mengatakan bahwa Kampung Zakat merupakan program nasional untuk mengintegrasikan pembinaan agama dengan pemberdayaan ekonomi jangka panjang bagi keluarga miskin.

Kegiatan di Kampung Zakat berfokus pada pengembangan potensi lokal untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Harapannya Mimika dapat menjadi model Kampung Zakat di Papua Tengah.

"Saya mengajak seluruh pihak bergerak bersama agar kampung ini tumbuh menjadi kawasan mandiri, berdaya, dan menjadi pusat edukasi zakat yang bisa menginspirasi daerah lain,"kata Rita.

Sementara itu, Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setda Mimika, Frans Kambu dalam sambutannya mengatakan, bahwa zakat harus menjadi instrumen perubahan sosial, bukan sekadar ibadah rutin. Kampung zakat merupakan bentuk nyata dari ikhtiar bersama dalam memberdayakan masyarakat, mengurangi kemiskinan, serta memperkuat ketahanan sosial dan ekonomi umat.

Melalui Kampung Zakat, pemerintah ingin memastikan manfaat zakat dirasakan langsung oleh keluarga kurang mampu melalui program ekonomi produktif, ketahanan pangan, pelatihan keterampilan, bantuan pendidikan, dan berbagai kegiatan pemberdayaan lainnya.

"Oleh sebab itu, pentingnya sinergi antara Pemkab Mimika, Baznas, tokoh agama, dan masyarakat. Tanpa kebersamaan, program ini tidak akan mencapai hasil maksimal,” pungkasnya. (Shanty Sang)

Top