20 Tahun Vakum, Yayasan Lorentz Amungsa Timika Nyatakan Kembali Berkarya

Sekretaris Yayasan Amungsa Timika, Victorianus Tsenawatme didampingi pendamping yayasan, Florentinus Beanal saat melakukan press release, Kamis (3/11/2022)
MIMIKA, BM
Yayasan Lorentz Amungsa Timika merupakan salah satu yayasan yang dibentuk pada tahun 1995 oleh Bapak Tom Beanal dan (alm) Paulus Kanagopme.
Namun sejak tahun 2020 atau hampir 20 tahun lamanya yayasan yang bergerak di bidang kegiatan sosial dan kemanusiaan ini vakum untuk sementara waktu.
Melalui badan pengurusnya yang diwakili oleh Sekretaris Victorianus Tsenawatme didampingi pendamping yayasan, Florentinus Beanal, di Jalan Kesehatan, Kamis (3/11/2022), yayasan ini menyatakan kembali bangkit untuk membantu masyarakat dalam bidang sosial dan kemanusiaan.
"Hari ini kami launching kembali dan menyatakan sikap bahwa yayasan ini kembali hidup dan akan bekerja sesuai dengan visi dan misi serta harapan dan cita-cita para pendirinya, ujar Sekretaris Yayasan Lorentz Timika, Victor Tsenawatme.
Ia mengatakan bahwa sesuai dengan amanah para founding fathers, yayasan ini harus hidup dan berkembang kembali karena perubahan yang terjadi di Mimika akhir akhir ini sangatlah pesat.
"Intihnya bahwa kegiatan yang akan kami lakukan nanti tidak akan lepas dari pekerjaan sosial dan kemanusiaan yang mungkin juga sudah dilakukan oleh yayasan atau kelompok lain di Mimika. Karena perkembangan yang semakin pesat dan semakin banyaknya perubahan yang terjadi, maka yayasan ini harus kembali dijalankan," ungkapnya.
Victorianus Tsenawatme mengatakan bahwa Yayasan Lorentz Amungsa Timika telah terdaftar secara resmi di Kementerian Hukum dan HAM RI dan saat ini pihaknya sedang dalam proses melakukan pendaftaran ke Kesbangpol Kabupaten Mimika.
"Jadi secara administrasi sudah oke, tinggal bagaimana kami pengurus menjalankan yayasan ini ke depan. Untuk rencana dalam waktu dekat, di akhir bulan ini kami pengurus akan duduk bersama melakukan strategi planning atau membuat program kerja ke depan, baik untuk jangka pendek, menengah maupun untuk program jangka panjang," jelasnya.
Sementara itu, mewakili pendiri sekaligus pendamping yayasan, Florentinus Beanal menjelaskan yayasan ini vakum cukup karena pengaruh kesehatan Bapak Tom Beanal.
"Iya benar jadi yayasan ini vakum lama karena kesehatan bapak akhirnya tidak bisa dilanjutkan. Bapak saat itu serahkan ke kaka perempuan tapi karena kesibukan dan lainnya sehingga yayasan ini vakum. Makanya melalui momen hari ini, kita nyatakan yayasan ini bangkit dan hadir kembali untuk Mimika dan kepentingan orang banyak," terangnya.
Perlu diketahui, Visi dari Yayasan Lorentz Amungsa Timika adalah 'Berperan aktif dalam kegiatan sosial kemasyarakatan dan menciptakan sumber daya manusia yang berkualitas'
Misinya adalah membantu meningkatkan sumber daya manusia yang mempunyai daya saing, berperan serta dalam kegiatan yang bersifat sosial dan kemanusiaan, berperan dalam membangun kesadaran pelestarian alam dan lingkungan hidup serta membantu pemerintah dalam membentuk karakter sumber daya manusia Indonesia seutuhnya.
Sementara untuk kepengurusan, Vinsensius Beanal dan Odisius Beanal sebagai pembina, pengawas organisasi adalah Aloysius Renwarin MH, Anselmus Tsulme dan Jhon Nasion Robby Gobai.
Ketua Yayasan Lorentz Amungsa Timika adalah Alberth Rumbekwan, Sekretaris Victorianus Tsenawatme dan bendahara adalah Elisabeth Maria Tsulme. Yayasan ini juga memiliki beberapa bidang yakni lingkungan, bantuan hukum dan HAM, kesehatan dan bidang ekonomi kerakyatan. (Ronald Renwarin)



