Nasional

Marahton dan Jalan Cepat Sudah Dilombakan di Kuala Kencana, Ini Yang Harus Kita Ketahui

Peta penutupan dan penyekalan jalan di Kuala Kencana saat lomba dilangungkan 

MIMIKA, BM

Pada Sabtu (9/10) pagi tadi, dua cabang olahraga Pekan Olahraga Nasional (PON) XX nomor Marathon dan Jalan Cepat mulai diselenggarakan di beberapa bagian kota Kuala Kencana.

Untuk memfasilitasi pelaksanaan yang aman maka telah dilakukan penutupan beberapa tempat yang selama ini menjadi alur aktifitas.

Mulai pukul 04.30 WIT, jalan-jalan dan beberapa persimpangan akan ditutup untuk lalu lintas kendaraan. Sementara lalu lintas pejalan kaki akan diizinkan hanya di trotoar.

Berikut beberapa tempat yang ditutup sementara:
• Bundaran Kuala Kencana
• Jalan Nusantara Raya Selatan dari Pertigaan LIP sampai ke Bundaran Kuala Kencana
• Jalan Nusantara Raya Utara dari Bundaran sampai ke Alun Alun
• Jalan Irian Jaya Timur dari Bundaran menuju Perumahan RW B
• Jalan Irian Jaya Barat dari Bundaran menuju Perumahan RW A

Hal yang sama juga dibuat di persimpangan diantaranya :
• Pertigaan LIP menuju Bundaran KK
• Pertigaan Jalan Kerta Jasa atau Jalan Nusantara Raya Selatan menuju Stasiun Keselamatan Publik dan Gedung 400, SRM
• Pertigaan Jalan Anggrek menuju Golf
• Pertigaan Jalan Minajerwi menuju Jalan Iwaka dan Jalan Ajkwa
• Pertigaan Jalan Mimika menuju Apartemen
• Pertigaan Jalan Kokonau menuju BQ
• Pertigaan Jalan Cenderawasih menuju RT1 dan RT6

Penutupan jalan ini akan berlaku sampai selesainya dua nomor atletik yang diperkirakan sekitar pukul 09.30 WIT hingga 10.00 WIT, akses kembali dibuka.

Selain lalu lintas serta Office Building 1 dan Office Building 2 serta Pusat Berbelanja Kuala Kencana juga ditutup sejak pagi dan baru akan dibuka pada pukul 13.00 WIT.

Seluruh karyawan PTFI yang dijadwalkan bekerja pada pagi harus berangkat sebelum penutupan jalan atau membuat rencana yang sesuai.

Karyawan yang ingin memarkir kendaraannya di Lapangan Golf Rimba pada malam hari sebelum acara dapat melakukannya; lokasi tertentu akan ditunjuk oleh SRM untuk memfasilitasi keamanan kendaraan tersebut.

Meskipun PTFI tidak akan membatasi karyawan untuk berolahraga di sepanjang rute yang ditutup, perusahaan mendorong warga untuk mempertimbangkan untuk tidak berolahraga atau melakukan latihan mereka di lokasi lain untuk meminimalkan potensi gangguan bagi para atlet.

Penonton yang berencana untuk menonton acara dari titik di sepanjang rute diingatkan untuk melaksanakan protokol covid yang tepat termasuk jarak sosial dan penggunaan masker saat berada di dekat orang lain.

Seperti biasa, karyawan dan anggota keluarga diminta untuk melaporkan aktivitas atau masalah keamanan yang mencurigakan atau tidak biasa ke Pusat Komando atau Pusat Operasi Keamanan melalui telepon rumah atau telepon seluler 24 jam sehari.

Selain itu dibuka juga laporan keadaan darurat dan aktivitas yang tidak biasa ke Pusat Komando di Jalur darat: 546-7777, HP: 0901 467777.

Selain itu jiia ada aktivitas atau tindakan kriminal yang mencurigakan maka dapat dilaporkan ke Hotline Keamanan di Pusat Operasi Keamanan Dataran Rendah (SOC LL), Jalur darat: 546-4444 dan HP: 0901 464444.

Untuk Pusat Operasi Keamanan Dataran Tinggi (SOC HL) dapat dihubungi melalui Land Line: 546-0000 dan HP: 0901 460000.

Selain untuk pekerja dan masyarakat, di Kuala Kuncana telah diatur juga beberapa tempat yang menjadi areal liputan wartawan, diantaranya di pinggir lokasi star dan finish, Bundaran Kuala Kencana dan trotoar jalan Kuala Kencana.

Selama pertandingan, selain atlet dan petugas pertandingan, tidak diizinkan bagi siapapun untuk masuk ke area jalan. Bagi pejalan kaki silahkan menggunakan trotoar pedestrian.

Sementara itu Technical Atletik, Umaryono mengingatkan awal media untuk tidak melakukan siaran langsung karena official broadcest.

Jika ingin mengambil gambar dan video maka wartawan dapat melakuannya di spot yang sudah ditentukan dan dilarang melakukan mobile dengan kendaraan.

"Karena itu harus clear sampa 30 menit pertama. Jalur kita bisa buka dan tutup di cek poin namun kita akan berikan akses tapi hanya terbatas pada pimpinan kontingen yang akan hadir, PB PON maupun KONI yang akan menyaksikan atau jika ada kondisi emergency. Yang lain tidak boleh," ungkapnya.

Ia juga mengatakan, rute terbaik selama penyelenggaraan PON untuk nomor Marathon dan Jalan Cepat di Indonesia adalah Kuala Kencana.

"Ini merupakan salah satu bentuk sumbangsih PT Freeport ke dunia olahraga yang nyata. Momentumnya juga sangat jarang, areal yang rata, kiri kana rimbun, udaranya segar. Di Siak ada tapi di kiri kanan jalan itu pohon sawit, makanya ini yang terbaik," ujarnya mengakui. (Ronald)

Sejarah Masuknya Tarung Derajat di Papua

Alfred Korwa, murid maha guru AA Boxer

MIMIKA, BM

Tarung derajat merupakan bela diri asli dari Indonesia tepatnya Bandung, Jawa Barat.
Bela diri ini diciptakan oleh Achmad Drajat atau yang lebih dikenal dengan guru besar AA Boxer.

Adalah murid AA Boxer bernama Alfred Korwa, seorang putra asli Papua kelahiran Biak, 8 Februari 1977 yang membawa Tarung Derajat ke Jayapura, Papua.

Ditemui media saat pertandingan Tarung Derajat PON XX Papua 2021 di Timika, Minggu (10/10) Alfred Korwa menceritakan kisahnya. Ia memulainya dengan menyebutkan bahwa bela diri Tarung Derajat masuk ke Papua pada tahun 1999.

“Saat itu perintah pak Kapolri agar seluruh anggota Brimob pendidikan Tarung Derajat. Dari Papua, dikirim Sat Brimob Polda Papua. Saya saat itu pangkat sersan dua atau bripda. Saya kemudian di suruh pergi ke Satlat Cisarua, Bandung untuk latihan,” katanya.

Di Bandung ia mendapatkan pelatihan langsung dari AA Boxer di rumah kediamannya selama enam bulan. Setelah itu ia kembali ke Jayapura.

“Setelah dari Bandung, saya memberikan latihan ke anggota Brimob. Tapi kemudian saya berpikir bagaimana olahraga Tarung Derajat ini dapat berkembang maka dibuatlah badan pengurus provinsi. Lalu saya mendaftarkan ke KONI akhirnya terdaftar sebagai salah satu cabang olahraga di KONI Papua pada tahun 2000-an,” kisahnya.

Setelah mendapat pengakuan dari KONI Papua, ia kemudian mulai membuka tarung derajat untuk masyarakat umum.

“Antusias masyarakat sangat senang, karena olahraga ini cocok dengan fisik, tinggal yang perlu kita ajarkan adalah teknik dan mental. Misalnya kalau dipukul emosi nah mental itu yang tidak baik. Melatih anggota Brimob berbeda dengan masyarakat umum. Brimob fisik sudah ok, mental bagus tinggal teknik yang diajarkan tapi kalau masyarakat semuanya diajarkan,” tuturnya.

Dikatakan, satlat pertama tarung derajat di Papua adalah Brimob dimana dari mereka ada yang kini telah menjadi pelatih untuk atlet yang turun pada PON XX Papua yang tengah berlangsung saat ini.

“Sementara ini kami hanya punya satu pengurus karena terkendala, pelatih di Papua kurang. Kalau saya tugas terpaksa berangkat dan tidak ada yang kasih latihan. Jadi kalau saya buka untuk umum maka mungkin ada masyarakat yang bisa ikut dan akhirnya bisa menjadi suatu pekerjaan untuk dia dapat memberikan latihan,” imbuhnya.

Ia merasa senang bahwa PON XX Papua dapat dilangsungkan di Kabupaten Mimika karena secara tidak langsung even ini menjadi ajang untuk mensosialisasikan tarung derajat kepada masyarakat.

“Saya sangat bersyukur karena ketika dibuka PON di Mimika otomatis masyarakat sudah mengenal apa itu tarung derajat. Jadi ketika dibuka pengurusnya di kabupaten, tidak perlu disosialisasikan lagi karena masyarakat sudah mengenal,” tandasnya (Elfrida Sijabat)

Ketika OKIA Mimika Nyatakan Gubernur Ganjar, Presiden RI Periode 2024-2029

 

Sikap rendah hati Gubernur Ganjar Pranowo saat memberikan hormat sebagai tanda siap menjaga anak-anak Papua yang mengenyam pendidikan di Jawa Tengah

MIMIKA, BM

Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo usai mengikuti pembukaan PON XX di Jayapura, ia melanjutkan lawatannya ke Mimika.

Selama dua hari di Mimika, Gubernur Ganjar didampingi Wakil Bupati Mimika Johannes Rettob melakukan kunjungan ke sejumlah venue olahraga dan menyemangati para atlet PON yang sedang bertanding di Cluster Mimika.

Selain mendatangi venue dan menyemangati para atlet, Ganjar Pranowo pada Selasa (5/10) menyempatkan waktu bertemu Kerukunan Keluarga Besar Jawa Bersatu (KKJB) di rumah makan Teras, depan Petrosea.

Pertemuan kekeluargaan dan silahturahmi ini dihadiri Gubernur Ganjar dan Wabup John serta sejumlah sesepuh KKJB, masyarakat jawa dan para alumni di Timika yang pernah mengenyam pendidikan di Jawa Tengah termasuk di UGM.

Pada pertemuan ini, hadir pula sejumlah anggota Organisasi Kaum Intelektual Amungme dan Kamoro (OKIA) Mimika. Mereka juga diberikan kesempatan menyapa dan berdialog dengan Gubernur Ganjar.

Yohanes Kemong mengawali dialog makan siang dengan mengatakan selamat datang kepada Gubernur Ganjar Pranomo di Timika.

Ia memperkenalkan diri dengan menyebut bahwa mereka yang berkumpul di depan gubernur merupakan perwakilan anak Amungme sementara yang duduk disamping gubernur yakni Wabup John Rettob merupakan perwakilan dari anak Kamoro.

Gaya khas Yohanes Kemong ini kemudian membuat Gubernur Ganjar Pranowo dan semua yang berada di rumah makan ini tertawa dan bertepuk tangan.

"Amole, Nimowitiwi, orang tua kami Bapak Ganjar Gubernur Jawa Tengah, sekaligus kami resmi ucapkan, Bapak Presiden Republik Indonesia Periode 2024-2029," ungkap Kemong yang membuat isi ruangan bergemuruh dengan tepukan dan teriakan tanda setuju.

Pada momen ini, mewakili masyarakat Suku Amungme, Kamoro dan lima suku kekerabatan serta seluruh masyarakat Papua, Yohanes Kemong menyampaikan terimakasih kepada Gubernur Ganjar Pranowo atas perhatian dan cinta yang selama ini ia berikan kepada pelajar dan mahasiswa asal Papua yang mengenyam pendidikan di Jawa Tengah.

"Terimakasih banyak Bapak Gubernur atas perhatian dan pelayanan kepada kami semua di sana," ujarnya.

Kemong mengatakan bahwa banyak anak Papua terutama asal Mimika yang dulu mengenyam pendidikan di Jawa Tengah, sudah kembali dan mengabdi di Mimika.

Banyak diantara mereka telah berhasil baik sebagai ASN, karyawan Freeport, bekerja di organisasi dan LSM serta pekerjaan lainnya dan saat ini sedang ikut membangun Papua dan Mimika.

"Pelayanan bapak kepada kami dan adik-adik kami yang sekarang berada di Jawa Tengah terutama Salatiga dan Semarang, sangat luar biasa! Kami tidak bisa membayar kebaikan bapak, hanya Yang Maha Kuasa yang dapat membayar kebaikan bapak," ungkapnya.

Gubernur Ganjar yang mendengarnya dengan senyum sambil menyantap hidangan bakso bersama Wabup John kemudian bertanya kepada OKIA Mimika.

"Ada perintah buat saya?," ujarnya kepada OKIA sembari mengangkat tangan dengan sikap hormat seakan sedang menunggu perintah pimpinan.

"Perintahnya, hanya perhatikan adik-adik kami terus di Jawa Tengah," ujar Kemong.

"Siaaaap! Perintahnya akan saya laksanakan," jawab Gubernur Ganjar dengan kembali menunjukan sikap hormatnya yang diiringi tepuk tangan semua orang yang mengagumi kerendahan hatinya.

"Susah apapun, itu tanggung jawab bapak, kami lepas" ujar Kemong.

"Siap, Siap, Siap," balas Gubernur Ganjar dengan senyum khasnya.

"Dengan resmi di tanah adat ini, kami sebagai anak adat sampaikan, selamat Bapak Presiden Republik Indonesia, 2024-2029," ungkap Kemong.

Penegasannya ini sontak membuat semua orang kembali bertepuk tangan sementara Gubernur Ganjar hanya tersenyum sambil menikmati makan siangnya sembari sesekali terlihat bercanda dengan Wabup John dengan senyum dan tawa.

Usai dialog tersebut, Gubernur Ganjar kemudian mengucapkan terimakasih dan ia pun kemudian berdiri dan menyalami semua anggota OKIA yang hadir dengan salam tos dan senyum ramahnya.

Gubernur Ganjar Pranowo memang dikenal sebagai sosok pemimpin yang sangat low profile.
Ia juga merupakan pemimpin yang sangat humoris dan sering berkelakar. Tidak heran, banyak yang mencintainya.

Selama di Timika, Gubernur Ganjar yang diisukan akan melanjutkan estafet Jokowi sebagai calon presiden ini selalu terlihat ramah, murah senyum dan sangat bersahaja.

Setiap tempat yang ia datangi di Timika, ia selalu mudah dan mau diajak berkomunikasi dengan warga yang ditemuinya. Tidak ada pembatas yang ia tunjukan kepada masyarakat. Bahkan ia mau berbaur bersama mereka.

Di beberapa venue yang didatanginya, ia juga menyempatkan diri berbelanja oleh-oleh khas Papua sepeti noken, patung, hingga cemilan khas Timika lainnya.

Saat kembali ke Bandara Moses Kilangin untuk meninggalkan Timika, ada seorang warga Timika kepada BM mengatakan bahwa Indonesia terutama Papua masih sangat membutuhkan sosok Jokowi. Dan Ganjar Pranowo adalah orang tepat yang akan menggantikan Jokowi nanti.

"Kita hari ini bisa adakan PON di Papua karena Presiden Jokowi. Ini kepercayaan yang harus kita buktikan. Setelah presiden Jokowi selesai jabatan, kita butuh orang yang sederhana dan dekat dengan masyarakat. Dia adalah Gubernur Ganjar apalagi selama ini dia selalu perhatikan ade-ade kita di Jawa sana," ungkapnya sedikit berpolitik.

Sore kemarin, di Bandara Moses Kilangin, Gubernur Ganjar Pranowo bersama Menpora Zainudin Amali bertolak meninggalkan Timika.

Kepergian keduanya diantar langsung oleh Wakil Bupati Mimika Johannes Rettob bersama Sekretaris Umum PB PON Cluster Mimika Cesar A Tunya dan Ibu Susi Herawaty Rettob. (Ronald)

Top