Mimika Bangga, Putera Amungme, Jendri Romeo Alomang Lulus Jadi Pilot

Usai acara wisuda Jendri foto bersama ibunya, wakil bupati dan ibu wakil bupati

MIMIKA, BM

Masyarakat Mimika patut berbangga dan berbahagia karena negeri ini kembali melahirkan salah satu pilot untuk Mimika, Papua dan Indonesia.

Putera Amungme ini namanya Jendri Romeo Alomang. Pada sabtu (8/10) Jendri diwisuda sebagai Perwira Penerbangangan Non Diploma di Akademi Penerbang Indonesia Banyuwangi.

Selain orangtua Jendri, Wakil Bupati Mimika Johannes Rettob dan Ibu Susi Rettob turut menghadiri acara wisuda ini.

Selain diundang, Wabup John juga hadir sebagai perwakilan pemerintah daerah dan senior sekolah penerbangan.

Kepada BeritaMimika, Wabup John melalui telepon mengatakan Jendri merupakan putera dari Anton Alomang. Ia berhasil menempuh pendidikan akademi penerbang dengan biaya beasiswa LPMAK (kini YPMAK).


Acara wisuda Sekolah Penerbangan Indonesia Banyuwangi

"Kita semua bangga dengan prestasi yang Jendri raih. Ini menjadi motivasi bagi anak-anak Mimika, khususnya Amunge dan Kamoro bahwa kita bisa meraih kesuksesan apapun asal kita taat, setia, rajin belajar dan selalu berpasrah kepada Tuhan," ungkapnya.

Wabup menjelaskan, setelah selesai pendidikan penerbangan, Jendri wajib mengikuti pendidikan tambahan yakni pendidikan rating sebelum bisa menerbangkan pesawat.

"Saya sudah bicara banyak dengan Jendri dan dia bilang mau langsung kerja bawa pesawat kecil di Papua. Saya sudah fasilitasi dia untuk mendaftar pendidikan rating di Smart air, Asean One Air dan Enggang Air. Puji Tuhan mereka semua terima dan minta dia mendaftar. Nanti dia daftar di salah satunya, tinggal dia mau pilih yang mana. Pendidikannya kurang lebih hanya dua minggua saja," ungkapnya.

Wabup John juga meminta dan berharap agar YMPAK menanggung biaya pendidikan rating yang akan diikuti Jendri Alomang.

Wabup John bersama anak-anak Mimika yang menempuh pendidikan di Sekolah Penerbangan Indonesia Banyuwangi

"Saya berharap YPMAK kalau bisa membiayai pendidikan rating ini karena banyak penerbang yang baru tamat tidak bisa kerja karena operator penerbangan biasa mau terima kalau pilot sudah punya rating," jelasnya.

Setelah berdiskusi dengan para pengajar yang juga merupakan teman sekolahnya, Wakil Bupati John Rettob mengatakan Jendri merupakan siswa beprestasi.

Jendri Romeo Alomang sejak usia 9 tahun telah meninggalkan Timika. Jendri melanjutkan SMP dan SMA di Lokbon, Manado, Sulawesi Utara.

"Jendri nilainya baik. Berdasarkan hasil evaluasi sekolah yang disampaikan pengajar senior, dia punya mental yang baik sebagai seorang pilot, kemampuan individual dan skilnya juga cukup baik, termasuk matematika dan bahasa inggris," ujar wabup dengan bangga.

Wabup mengatakan, ada 7 anak Amunge dan Kamoro yang saat ini mengengyam pendidikan di Akademi Penerbang Indonesia Banyuwangi. Jendri salah satunya.

Wabup John bersama Mikael Watapea, Anak Kamoro Kampung Aikawapuka yang masih menjalani pendidikan

Anak-anak Amungme Kamoro yang melanjutkan sekolah di Akademi Penerbang Indonesia Banyuwangi ini dibiayai oleh beasiswa YPMAK, kementerian perhubungan dan biaya mandiri (orangtua).

"Saya sudah ketemu dengan mereka semua dan kasih motivasi supaya mereka sekolah dengan baik. Mereka juga minta pemerintah sebagai orangtua sekali-sekali beri perhatian untuk mereka," ujarnya.

Wabup mengatakan, sekitar 3 anak Amunge yang telah lulus sekolah penerbangan. Sementara Kamoro belum ada.

"Saya agak lupa tapi kalau tidak salah ditambah Jendri sudah 3 anak Amunge yang lulus sekolah penerbangan. Kalau Kamoro belum ada tapi ada satu anak Kamoro Kampung Aikawapuka juga sedang pendidikan di sini. Kita doakan mereka semua berhasil dalam pendidikan dan cita-cita mereka," harap Wabup John. (Ronald)

Top