Begini Cara PTFI Lindungi Karyawannya Dari Penyebaran Covid-19

Harry Joharsyah

MIMIKA, BM

Penyebaran Covid-19 menjadi satu ancaman besar bagi PT Freeport karena wilayah kerja di Tembagapura tergolong sempit dan padat penduduk (banyak karyawan-red).

Jika salah satu saja karyawan di areal PTFI terjangkit virus ini maka akan sangat memudahkan penularan bagi yang lain.

Guna menjaga wilayah serta karyawannya terbebas dari virus ini, manajemen PTFI telah mengeluarkan internal memo office bagi seluruh karyawan termasuk karyawan Warga Negara Asing (WNA).

Para karyawan diminta agar tetap waspada terhadap penyebaran Covid-19 dengan mengedukasi sosialiasi internal PTFI terkait penyebaran virus ini.

Kebijakan ketat juga diberikan kepada karyawan yang saat ini sedang mengambil cuti ke luar daerah.

Untuk perusahan kontraktor dan konsultan, PTFI memberikan larangan bahwa mereka yang tidak memiliki kepentingan langsung dan darurat di Mimika, selama 90 hari tidak diperkenankan datang atau kembali ke Mimika (lingkungan perusahan-red).

“Ini untuk menangkal jangan sampai ada virus ini dari luar. Kita sudah menghimbau kepada perusahan-perusahan untuk tidak mengirimkan orang-orangnya ke sini. Kita batasi sampai ada pengumuman lebih lanjut dari manajemen,” ungkap Harry Joharsyah, Dep Hubungan Pemerintah PTFI, kepada BeritaMimika di Grand Mozza, Rabu (18/3).

Sementara untuk karyawan PTFI yang ingin kembali dari perjalanan cuti, manajemen menegaskan bahwa karyawan tersebut harus membawa serta Surat Keterangan Sehat dari otoritas setempat pada saat ia kembali ke Timika.

“Setelah di Timika, mereka akan diperiksa dan dikarantina selama 14 hari. Kita juga akan lakukan pengawasan ketat dan pengecekan kesehatan di Gorong-gorong dan bandara. Manajemen PTFI sangat konsen untuk hal ini. Kami juga akan mengikuti prosedural protokoler Pemda Mimika dalam mengatasi penyebaran virus ini,” ungkapnya.

Harry Joharsyah pada kesempatan ini juga memberikan klarifikasi terkait adanya informasi yang menyebutkan bahwa ada karyawan PTFI yang sudah terkangkit Virus Corona dan sedang dirawat di RS. Tembagapura.

“Tidak ada karyawan kami yang kena. Wakil bupati dan dr. Satria juga telah menyampaikan hal ini. Kalau pekerja kapal di porsait, sesuai hasil pemeriksaan dia hanya terkena flu biasa,” tegasnya. (Ronald)

Top