Menteri Erick Thohir : PT Freeport akan Berikan Beasiswa kepada 100 Atlet Muda Papua

Menteri BUMN Erick Thohir bersama Presiden Direktur PTFI, Tony Wenas memberikan keterangan pers kepada media di media centre, Mimika Sport Complex, Senin (4/10)
MIMIKA, BM
Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir, Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK), Muhadjir Effendy dan Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Zainuddin Amali, kini berada di Timika.
Pada Senin (4/10) siang, ketiganya didampingi Presiden PT Freeport Indonesia Tony Wenas mendatangi Venue Baske di Mimika Sport Complex (MSC) untuk menonton pertandingan basket puteri 5x5 PON Papua 2020 yang mempertemukan Papua vs DKI Jakarta.
Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Erick Thohir bersama Presiden PT Freeport Indonesia Tony Wenas kemudian memberikan kepada pers secara bersama di media centre PTFI di Mimika Sport Complex.
Erick Tohir menggatakan, PT Freeport Indonesia akan memberikan beasiswa kepada 100 atlet muda Papua sebagai bentuk perhatian dan pengembangan olahraga di Papua, khususnya Mimika.
Beasiswa ini diberikan kepada para atlet yang cabang olahraganya selama ini jadi binaan dan perhatian PTFI seperti sepakbola, atletik, bola basket, voli hingga bulu tangkis.
Hanya saja satu hal yang jadi perhatian Erick Thohir dalam program ini adalah masalah pendidikan. Menurutnya, pendidikan kadang menjadi kendala bagi atlet ketika mereka pensiun atau berhenti dari dunia olahraga.
“Supaya ada pengembangan atlet muda. Jadi kita akan ikat mereka bukan hanya dengan latihan tapi juga pendidikan. Sehingga ketika mereka cedera atau selesai mengibarkan bendera merah putih (beprestasi-red) maka mereka dapat menjadi bagian dari masyarakat, apakah dengan tetap menjadi olahragawan atau terjun ke pekerjaan lain,” ungkapnya.
Ia mengatakan, proses seleksi bagi atlet muda Papua yang akan mendapatkan beasiswa mulai dilakukan awal tahun depan.
“PTFI juga tidak tanggung-tanggung karena mereka akan mencari pelatih terbaik baik dari Papua, nasional maupun hingga ke luar negeri untuk pembinaan. Hari ini kita sudah luncurkan program ini,” ujarnya.
Menteri Erick Thohir juga memberikan apresiasi terhadap kemegahan Mimika Sport Complex yang dinilainya masih dapat dikembangkan untuk menambah cabor lainnya.
“Saya berharap ke depan, di MSC ini akan dilakukan pertandingan SD, SMP dan SMA hingga perguruan tinggi di Papua. Pertandingan yang berkelanjutan dan berkesinambungan,” harapnya.
Lanjutnya, “Kuncinya adalah bagaimana kita mengelola degan baik dan memastikan Papua seperti yang diharapkan oleh bapak presiden, agar bisa menjadi pusatnya olahraga beprestasi di Indonesia karena sudah tercatat bahwa banyak atlet Papua yang sudah membuat sejarah untuk negeri ini,” ungkapnya.
Sementara itu Presiden PT Freeport Indonesia, Tony Wenas menyamapaikan, ia juga berharap sama seperti yang diharapkan Menteri Erick Thohir.
“Fasilitas ini ke depan jangan sampai berhenti, artinya tidak ada kegiatan sehingga kami mengajak pemda dan kami yakin pemda punya program untuk itu guna mengadakan pertandigan reguler secara tahunan di MSC," ungkapnya.
Bahkan Tony Wenas juga mengatakan, jika ada olahraga lain yang ingin dibangun dan ditambahkan di lingkungan Mimika Sport Complex maka PTFI akan melakukannya.
“Ini kompleks besar dan berbagai macam cabang olahraga bisa dilakukan di sini. Dan tentu saja kita melihat kebutuhan yang ada. Jika ada animo yang tinggi untuk olahraga tertentu maka kita bisa bangun tambahkan di MSC,” ungkapnya. (Ronald)



