Happy Birthday Mimika! Dukcapil Merayakan Momenmu Dengan Hadirkan Inovasi Baru 'Pak Dukcapil'


Selain launching, dilakukan penandatanganan kerjasama pembinaan kampung antara Dukcapil Mimika dan DPMK beserta Kampung Limau Asri Timur

MIMIKA, BM

Hari ini, Jumat (8/10), Kabupaten Mimika genap berulang tahun ke-25 terhitung sejak memisahkan diri dari Kabupaten induk Fak-Fak pada 25 tahun lalu.

Perayaan ulang tahun yang seharusnya dirayakan dengan meriah, tertutupi dengan semarak PON XX Papua yang masih berlangsung di Mimika hingga saat ini.

Walau demikian, Mimika tidak harus bersedih karena masih ada OPD yang merayakannya dengan melaunching salah satu program inovasi baru, guna semakin mendekatkan pelayanan kepada masyarakat, seperti yang Mimika harapkan.

OPD tersebut adalah Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil) Mimika. Bertempat di Balai Kampung Limau Asri Timur, Dukcapil melaunching program baru yakni 'Pak Dukcapil' sebagai salah satu pilot project 2021.

Peresmian yang ditandai dengan pengguntingan pita oleh Asisten I Julianus Sasarari didampingi Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil, Slamet Sutejo dan Plt Dinas Pemberdayaan Masyarakat Kampung (DPMK) Petronela Uwanmang, Sekretaris Bappeda dan Kepala Kampung Limau Asri Timur.

Slamet Sutejo menjelaskan, 'Pak Dukcapil' adalah Pos Adminduk Kampung/Kelurahan Dukcapil Mimika yang dicetuskan dalam rangka meningkatkan kualitas layanan adminduk, percepatan pencapaian target nasional dan mendekatkan layanan adminduk kepada masyarakat agar semakin cepat dan mudah dijangkau.

"Ini merupakan inovasi ke-12 yang sudah diciptakan oleh Dukcapil Mimika. Hari ini kita launching bertepatan dengan perayaan HUT Mimika ke-25. 'Pak Dukcapil' merupakan inovasi pertama di Provinsi Papua. Selain Limau Asri, inovasi ini juga diharapkan dapat melayani masyarakat enam kampung yang berada di Distrik Iwaka," jelasnya.

Selain di Kampung Limau Asri, Dukcapil juga mendirikan Pos Adminduk di Kelurahan Dingo Narama Distrik Mimika Baru di pusat kota yang akan melayani 4 kelurahan sekitar yang merupakan wilayah penduduk terpadat.

Selain launching inovasi 'Pak Dukcapil', disaat bersamaan dilakukan juga penandatanganan perjanjian kerjasama dalam pembinaan kampung/desa tertib adminduk dengan Dinas Pemberdayaan Masyarakat Kampung.

"Inovasi ini rencananya juga akan dilakukan di beberapa kampung dan kelurahan lain untuk ke depannya yang nanti akan disuport dari Dana Desa dan Alokasi Dana Desa oleh DPMK sebagai bentuk perhatian dan mendekatkan pelayanan secara langsung kepada masyarakat," ungkapnya.

Ia juga mengatakan, 5 personil staf pelayanan Dukcapil akan ditempatkan di Kampung Limau Asri yang nantinya akan memberikan pendampingan dan mentransfer pengetahuan kepada mereka dalam lmplementasi SIAK.

Asisten I Julianus Sasarari mengatakan hari ini Mimika genap berusia 25 tahun. Sejak dipisahkan dari Fak-Fak, Mimika terus mengalami perubahan dalam setiap kepemimpinan yang berbeda.

Selain mengucapkan selamat ulang tahun, ia juga berharap di usia 25 tahun, Mimika semakin berkembang menjadi lebih baik terutama dalam melakukan pelayanan kepada masyarakat.

"Di momen HUT Mimika ini, Dukcapil kembali melaunching sebuah inovasi baru kepada masyarakat. Tidak gampang karena terobosan terus dilakukan oleh Dukcapil Mimika untuk lebih menyentuh pelayanan secara langsung kepada masyarakat dengan baik, tepat dan cepat. Kami beri apresiasi untuk Dukcapil Mimika atas pencapaian mereka selama ini," ungkapnya.

Plt Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Kampung (DPMK) Petronela A Uawanmang mengatakan program ini sangat berarti bagi masyarakat. Ini juga akan memudahkan masyarakat dalam mengurus adminduk sehingga memudahkan pendataan.

"Program ini sangat penting untuk kampung karena dalam hal keuangan desa, kita perlu data yang komplit dan lengkap. Dengan kegiatan ini diharapkan agar semua masyarakat di desa bisa terdata supaya dalam adminstrasi kependudukan  lengkap agar nantinya perhitungan keuangan dari DPMK bisa sesuai," ungkapnya.

Ia berharap, ke depan program ini juga dapat menyasar kampung hingga kelurahan lainnya agar persoalan data kependudukan semakin cepat teratasi guna mendukung perencanaan pemerintah daerah dalam berbagai program yang dicanangkan.

"Kami akan terus bekerjasma dengan Dukcapil karena ini sangat berhubungan dengan pengelolaan dana desa supaya semua bisa terdata dengan baik. Biasanya, ada warga yang tidak terdata sehingga mereka tidak mendapatkan hak mereka seperti BLT. Dengan ini diharapkan administrasi kependudukan di kampung dan kelurahan lebih terdata dengan baik dan benar. Kami akan suport sepenuhnya program ini," ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Kampung Limau Asri Timur, Suyono mengatakan kerjasama ini akan semakin memudahkan masyarakat. Pasalnya, masih banyak masyarakatnya yang belum memiliki  indentitas seperti KTP dan Kartu Keluarga.

"Harapan utamanya agar masyarakat kami semua punya kartu identitas sehingga bisa tertib administrasi dan memudahkan kami dalam melakukan pelayanan dana desa termasuk BLT atau program pemberdayaan lainnya agar ke depan lebih mudah dalam pelaporan ketika semua identitas lengkap," jelasnya.

Ia juga berharap, keberadaan Pos Adminduk di Kampung Limau Asri Timur dapat juga melayani seluruh masyarakat di Distrik Iwaka. (Ronald)

Top