Kesehatan

Seorang Pria Ditemukan Terkapar di Depan Koperasi Koramil Kota

Petugas medis saat memberikan pertolongan

MIMIKA, BM

Seorang pria paruh baya ditemukan terkapar di depan kompleks perumahan Koramil Kota Timika, tepatnya di depan ruko koperasi, Sabtu (18/4).

Lelaki ini diketemukan sekitar pukul 15.10 Wit oleh warga dan anggota TNI yang berada di areal tersebut.

Belum diketahui pasti pria ini terkapar karena apa namun Ia ditemukan dalam kondisi tidak sadarkan diri dengan menggunakan pakaian olahraga.

Warga dan anggota TNI ingin menolongnya namun mengingat situasional pendemi Covid-19 di Mimika, merekapun takut melakukannya.

Bahkan Kasatpol Mimika dan anggotanya yang merespon kejadian ini meminta warga tidak melakukannya. Mereka diminta menunggu petugas kesehatan yang telah dihubungi.

Tidak lama berselang, ambulance puskesmas keliling Mimika tiba di lokasi kejadian. Lelaki ini kemudian dibawah menggunakan ambulance ke rumah sakit.

Para perawat yang datang menolongnya juga menggunakan pakaian APD, guna menjaga kemungkinan lelaki ini terjatuh akibat Corona Virus.

“Kita tidak tahu dia pingsan karena apa tapi dari pakaian yang digunakan sepertinya dia lagi olahraga. Bisa saja karena kelelahan. Kami juga dilarang untuk beri bantuan sehingga tidak boleh dekat mengingat situasi Mimika saat ini,” ungkap seorang saksi mata yang menghubungi BeritaMimika, Sabtu (18/4) sore.

Saksi mata menyebutkan, pria ini menggunakan jaket olahraga hitam, celana pendek berwarna merah, baju hitam, kaos kaki dan sepatu putih.

“Kelihatanya dia herstroke karena lelah dan panas tubuh tidak keluar karena dia pakai baju sliming sweat warna hitam. Ketika sliming sweatnya dibuka tidak lama dia sudah bisa bangun dan duduk. Ini hanya dugaan karena kebetulan saya juga olahragawan jadi tahu biasa ada yang seperti ini. Tapi kalau lengkapnya nanti hubungi petugas medis atau dokter biar lebih jelas. Petugas barusan sudah bawah dia ke RSUD sekitar pukul 15.45 Wit,” ungkapnya. (Ronald)

Bukan 24, Positif Covid-19 di Mimika Kini 25 Orang

Jubir Tim Pencegahan Covid-19 Mimika, Reynold Ubra

MIMIKA, BM

Kasus positif Covid-19 di Mimika kini naik menjadi 25 kasus, terhitung malam ini, Jumat (17/4).

Sebelumnya Juru Bicara Tim Pencegahan Covid-19 Provinsi melalui siaran persnya menyatakan bahwa Mimika naik menjadi 24 kasus positif Covid-19.

Namun Jubir Pencegahan Covid-19 Mimika, Reynold Ubra kepada wartawan mengklarifikasi pernyataan tersebut.

“Mimika sekarang 25, bukan 24. Data yang kami sampaikan adalah data valid. Sebagaimana hasil yang dirilis oleh provinsi, ternyata setelah diverifikasi dengan RSUD Mimika ada satu kasus yang belum dirilis dan belum dimasukkan oleh Tim Provinsi Papua yaitu kasus 023 dengan Inisial LTB,” tegasnya.

Menurut Reynold, perbedaan data ini bukan disengaja, namun setelah menerima data dari provinsi, Tim RSUD kemudian melakukan pencocokan sesuai dengan nomor register rumah sakit karena sampel yang dikirim ada tembusannya ke Dinas Kesehatan Kabupaten Mimika.

“Kami juga menerima data yang sama dengan tim gugus Papua tetapi yang memiliki data adalah RS (RSDUD-red) yang merujuk sehingga biar bagaimanapun pemilik data adalah rumah sakit sedangkan kami dan gugus tugas provinsi hanya sebagai pengguna data. Jadi bukan 24 tapi sudah 25 pasien positif Covid-19 di Mimika,” jelasnya.

Reynold Ubra menjelaskan, tiga pasien baru positif Covid-19 adalah pasien 023 inisial LTB (perempuan, 30 tahun) beralamat Inauga, pasien 024 berinisial ELB (laki-laki, 53) alamat Kwamki Baru dan 025 berinisial SIS (laki-laki, 54) Tembagapura. Ketiga pasien ini kini dirawat di RSUD (1) dan Rumah Sakit Tembagapura (2).

“Kasus 023 adalah Klaster Lembang generasi kedua sedangkan kasus 024 dan 025 kami belum dapat memastikan karena diisolasi oleh RS Tembagapura. Kami akan mencari tahu kontak sebelumnya,” ujarnya.

Dengan demikian maka, hingga malam ini 25 kasus positif Covid-19 ini yang ditemukan di Mimika tersebar di 4 distrik yakni Wania (12 orang), Mimika Baru (9), Tembagapura (3 ) dan Distrik Kuala Kencana (1).

Selain pasien positif Covid-19 di Mimika jadi 25, jumlah Pasien Dalam Pengawasan (PDP) 47, Orang Dalam Pengawasan (ODP) 157 dan jumlah Orang Tanpa Gejala (OTG) di Mimika 239 orang. (Ronald)

Tim Gugus Tugas Mimika Sampaikan Inisial 3 Pasien Baru Positif Covid-19

Update terbaru kasus Covid-19 di Mimika (Kamis 16/4)

MMIKA, BM

Secara keseluruhan hingga Kamis (16/4) malam, Kabupaten Mimika kini memiliki 22 pasien positif Covid-19. Selain pasien positif jumlah Pasien Dalam Pengawasan (PDP) 64, Orang Dalam Pemantauan (ODP) 157 dan 232 Orang Tanpa Gejala (OTG).

Pasien positif bertambah karena berdasarkan hasil pemeriksaan laboratorium yang telah terkonfirmasi, hari ini ada penambahan 3 pasien positif di Mimika.

Terkait penambahan ini, Tim Gugus Tugas Pencegahan Covid-19 di Mimika akhirnya menyampaikan inisial mereka yang positif Covid-19 kepada media.

Tiga pasien baru yang diumukan adalah pasien positif 020 berinisial HRP (pria, 53 tahun), alamat Jalan Hasanuddin. Pasien 021 berinisial YLR (perempuan, 21) alamat Jalan Hasanuddin dan pasien positif 022 yakni RNS (wanita, 49) alamat Koperapoka.

Juru Bicara Tim Gugus Tugas, Reynold Ubra mengatakan pasien positif 020 merupakan cluster lembang, begitupun dengan pasien 021. Hanya saja 021 merupakan transmisi lokal generasi kedua. Sementara pasien 022 merupakan generasi kedua dari pasien positif 017 dan 018.

“Kalau kita melihat dari jumlah kasus positif dari empat kluster maka terbanyak adalah Cluster Lembang. Pada generasi pertama positif 13 (59 persen) generasi kedua 3 orang. Jakarta 3 (13,36) Surabaya 2 (9 persen) dan Makassar 1 orang,” ungkapnya kepada media melalui konferensi pers yang difasilitasi Diskominfo, Kamis (16/4) malam.

Secara kumulatif, Reynold Ubra juga menjelaskan dengan pertambahan 22 kasus positif maka angka kesembuhan sebesar 18 persen (4 dari 22 orang dinyatakan positif/sembuh), angka rata-rata kematian 13,6 persen dan sisanya 68,18 persen masih dirawat.

“Kalau untuk kelurahan, terbanyak ada di Inauga dengan 5 kasus, Nawaripi 1 kasus dan Koperapoka 3 kasus. Sementara di RSUD saat ini ada 16 pasien yang dirawat, satu di Rumah Sakit Tembagapura. Di shelter (penampungan) ada 19 orang yang terdiri atas 5 ODP, 8 PDP dan 6 OTG,” ungkapnya.

Sementara itu berita gembira untuk Mimika, pada haru ini dua orang yang awalya diduga terifeksi dan telah melewati 3 kali pemeriksaan laboratorium dinyatakan sehat dan selesai masa pengawasan. (Ronald)

Top