Kesehatan

Tambah 2 Kasus Positif, Besok 950 Orang Ikuti Rapid Tes

Update terbaru Covid-19 di Mimika, Kamis (23/4)

MIMIKA, BM

Penularan dan penyebaran kasus positif Covid-19 di Kabupaten Mimika bertambah 2 orang. Dengan demikian, hingga Kamis (23/4), pulul 18.00 Wit, jumlah pasien positif di Mimika berjumlah 41 orang.

Kedua pasien ini dari Rumah Sakit Tembagapura. Pasien positif 040 berinisial YPK (L, 51) sementara pasien 041 Inisialnya AKP (L, 40).

Reynold Ubra melalui confrence mengatakan hari ini juga Tim Gugus Tugas menemukan 3 Pasien PDP baru yang dilaporkan oleh RS Tembagapura (2) dan dilaorkan (2 rs tembagapura, 1 RSUD Mimika.

“Jadi pasien yang sudah dirawat yang sudah terkonfirmasi positif Covid-19 berjumlah 33 orang. 13 di RSUD, 11 di Shelter dan 9 di Rs Tembagapura,” ujarnya.

“Hari ini juga ada 2 OPD dinyatakan sehat dari RSUD. Sehingga total PDP yang sehat dan sepesai masa pengawasan berjumlah 26 orang. Kumulatif PDP hingga hari ini 58,” lanjut Ubra.

Sementara temuan ODP hari ini ada 10 orang dari RSMM (1), RSUD (3), Rs Tembagapura (1) dan hasil kontak tracing 5 orang. Kumulatif ODP kini mencapai 207 orang.

Tim Gugus Tugas pada hari ini juga menemukan 62 OTG baru. Jumlah kumulatifnya kini menjadi 362. 62 OTG baru ini ditemukan oleh RSMM (1), RSUD (1), tracing kontak (26) dan penambahan tertinggi berasal dari Rs Tembagapura yakni 26 orang.

“Besok kami akan lakukan tes pada 950 OTG, PDP dan ODP serta mereka yang pernah memiliki riwayat kontak. Pemeriksaan akan dilaksanakan bersama tim medis termasuk tim medis di puskesmas,” ujarnya.

Mekanismenya, 950 orang ini akan mendatangi 4 puskesmas dan akan dilakukan pengambilan darah dan tes cepat.

“Hasil tes cepat, yang positif akan dirujuk ke RSUD untuk selanjutnya dilakukan swab. Yang negatif hari ke 10 akan di tes kembali,” jelasnya. (Ronald)

Mimika Tambah 3 Positif Covid-19, Total Kini 39 Pasien

Update terbaru pasien Covid-19 di Mimika (Rabu 22/4/)

MIMIKA, BM

Berdasarkan hasil pemeriksaan laboratorium yang dikirimkan dari Jayapura, Rabu (22/4), pasien positif Covid-19 di Mimika bertambah 3 orang. Penambahan ini membuat Kabupaten Mimika kini memiliki 39 pasien positif Corona Virus.

Juru Bicara Tim Pencegahan Covid-19 Mimika, Reynold Ubra mengatakan pasien kasus positif 037 inisialnya YNR (perempuan, 17) beralamat di Jalan Hasanuddin, Kelurahan Komoro Jaya.

Pasien 037 sebelumnya memiliki kontak erat dengan pasien 007, 021 dan 031. Kasus ini merupakan penularan dari klaster lembang.

Sementara pasien positif 38 berinisial ECS (perempuan, 16) dan pasien 039 inisial MHK (Perempuan, 19) keduanya beralamat Gorong-gorong, Kelurahan Kebun Sirih.

Kedua pasien ini terjangkit virus corona karena sebelumnya memiliki kontak erat dengan pasien positif 017 dan 018 yang merupakan Cluster Surabaya.

“Hari ini juga 1 pasien covid sembuh sehingga total jumlah pasien sembuh 5 orang. 1 ODP juga dinyatakan sehat dan selesi masa pemantauan sehingga total ODP sehat berjumlah 23 orang. 1 OTG juga dinyatakan sehat sehingga sudah 44 orang yang sehat,” ungkapnya.

Ia menjelaskan, temuan 3 kasus baru ini membuat jumlah penularan dari Cluster Surabaya semakin meningkat dan hampir sama jumlahnya dengan klaster lembang.

Hal ini karena dari dua pasien yakni positif 017 dan 018 sudah menghasilkan 7 kasus positif baru yakni pasien positif 020, 022, 029, 031, 032 dan 038. Dan mereka merupakan generasi pertama.

“Kami perkirakan penularan dari Cluster Surabaya ini masih akan terus bertambah karena aktifiktas berkumpul sejak 2 minggu terakhir masih berlangsung dan kemungkinan masih terjadi,” ungkapnya.

Hari ini Tim Gugus Tugas menemukan 21 ODP baru yang dilaporkan oleh RSMM (2 orang), RSUD (1), PKM Wania (1) dan hasil tracing kontal sebanyak 17 orang, sehingga Total ODP kini meningkat drastis menjadi 200 orang.

Jumlah PDP baru hari ini sebanyak 8 orang yang merupakan temuan dari RSUD (1), RS Tembagapura (2), RSMM (1), perubahan status dari OTG ke PDP (2) dan ODP ke PDP sebanyak 1 orang. Total PDP kini 59 orang.

Untuk OTG hari ini ada temuan 10 kasus baru yang ditemukan oleh RSMM (2), laporan PSC (1), hasil tracing kontak (7), perubahan status dari ODP ke OTG (1) dan perubahan status OTG ke PDP sebanyak 2 orang. Total OTG berjumlah 300 orang.

“Hingga malam ini pasien Covid-18 yang dirawat berjumlah 31 orang. 13 di RSUD, Shelter 11 orang dan RS. Tembagapura 7 orang,” terangnya.

Ia juga mengatakan berdasarkan laporan RSUD Mimika, beberapa pasien Covid-19 yang diisolasi sudah menujukan perbaikan kecuali pasien 006 Inisial SDM (L, 58) tahun yang belum menunjukan hasil positif.

Pasalnya, setelah diperiksa 2 kali pasien 006 masih menunjukan hasil positif padahal telah melewati masa isolasi 14 hari sehingga masa isolasi pasien tersebut akan diperpanjang.

“Saya optimis dalam minggu ini akan ada penambahan pasien yang sembuh. Kami mohon dukungan kepada semua masyarakat Kabupaten Mimika baik dalam bentuk doa dan mentaati aturan pemerintah. Kita bisa kalau kita berjuang bersama. Kami terus bekerja keras, tapi kami sangat berharap doa dari kalian semua agar badai ini cepat berlalu,” harapnya optimis.

Reynold Ubra juga menjelaskan bahwa sesuai rencana seharusnya Kamis (22/4) besok mereka akan melaksanakan rapid tes. Namun peralatan tes yang dipesan Tim Gugus Tugas dari Jayapura belum bisa didatangkan karena tidak adanya penerbangan dari Jayapura.

“Tetapi kalau tidak ada halangan maka besok akan tiba dengan pesawat Hercules. Kalau besok tiba, Jumat kita laksanakan rapid tes. Sesuai list, 900 orang akan di tes. Kami juga sudah bentuk 10 tim untuk melakukannya secara mobile dan terjadwal,” jelasnya. (Ronald)

Empat Kasus Baru Positif Covid-19 Semuanya Laki-Laki

Jubir Pencegahan Covid-19 Mimika, Reynold Ubra

MIMIKA, BM

Juru Bicara Pencegahan Covid-19 di Mimika, Reynold Ubra mengungkapkan bahwa pihaknya telah menerima hasil terbaru yang merupakan laporan dari Tim Gugus Tugas Covid 19 Provinsi Papua bahwa Mimika bertambah 4 kasus positif. Temuan empat kasus positif ini semua berasal dari RS Tembagapura.

Ia menjelaksan, empat pasien positif hari ini, Selasa (21/4) adalah pasien 033 berinisial HBd (Laki-laki, 49 tahun), 034 inisial YLD (L, 56), 035 inisial STD (L, 53) dan pasien 036 berinisial YWN (L, 39).

“Dengan bertambahnya 4 kasus baru maka jumlah kasus Covid-19 di Kabupaten Mimika hingga Selasa (21/4) menjadi 36 kasus,” ujarnya kepada wartawan melalui konfrence yang difasilitasi Dinas Komunikasi dan Informasi Pemda Mimika.

Reynold menjelaskan, jumlah Pasien Dalam Pengawasan (PDP) hingga malam ini berjumlah 54 orang.

Hari ini ada penambahan 6 kasus. RSUD 1 kasus, Rs Tembagapura 3 dan perubahan status 2 orang dari sebelumnya OTG menjadi PDP.

“Mestinya malam ini seharusnya 58 PDP namun hari ini juga 4 pasien sudah positif,” ujarnya.

Tim Gugus Tugas hari ini juga menemukan 22 kasus baru Orang Dalam Pengawasa (ODP), dari temuan ini 12 orang dilaporkan oleh RSMM, Rs Tembagapura 1, Puskesmas Timika Jaya 1, 5 hasil tracing kontak dan 3 perubahan status dari OTG menjadi ODP.

“Jumlah ODP yang saat ini melakukan isolasi mandiri ada 178 orang. Hari ini kita juga rujuk 1 OPD ke shelter dan 1 ke RSUD. Jadi OPD di shelter 5 orang,” ungkapnya.

Sementara itu, keseluruhan Orang Tanpa Gejala (OTG) di Mimika berjumlah 293 orang. Hari ini 21 kasus OTG baru ditemukan. Temuan dari RSMM 4 orang dan hasil tracing kontak 17.

“Untuk pasien positif Covid-19, hingga malam ini RSUD merawat 13 pasien, Shelter 9 sementara Rs Tembagapura 7 pasien. PDP 19 orang dirawat, 5 di RSUD, shelter 3, RSMM 2 dan 9 di Rs Tembagapura,” ungkapnya.

Sejak 29 Maret hingga 21 April, Tim Gugus Tugas Pencegahan Covid-29 di Mimika total telah mengirimkan 83 sample.

Dari jumlah ini 36 sudah terkonfirmasi positif corona dan 19 negatif. Sementara 28 sampel masih menunggu hasil pemeriksaan lab di Jayapura.

Reynold Ubra juga mengatakan pada pagi tadi, sebanyak 106 warga Mimika dipulangkan dari Jakarta (74 orang) dan Bali (32 orang).

Di bandara, Tim Gugus Tugas melakukan pemeriksaan suhu tubuh dan pengecekan surat keterangan pemeriksaan kesehatan bebas covid-19. Hasilnya semua sehat.

“Tapi kami tetap menyarankan isolasi mandiri, di rumah harus menggunakan masker dan tidak boleh keluar eumah. Mereka harus isolasi di kamar. Mulai besok kami awasi sampai 14 hari ke depan,” ungkapnya.

“Kamis nanti mereka semua dilakukan rapid tes. Rapid tes berikutnya 10 hari dan terakhir 14 hari setelah habis waktu isolasi mandiri. Dari situ baru dikeluarkan surat kesehatan apakah mereka ini sakit atau sehat. Kami akan lakukan pengawasan ketat untuk mereka,” Jelas Reynold Ubra mengakhiri wawancaranya. (Ronald)

Top