Wabup : Vaksin Berdampak Menurunnya Kasus Covid-19

Wakil Bupati Mimika Johannes Rettob
MIMIKA, BM
Wakil Bupati Mimika, Johanes Rettob mengaku bahwa banyaknya warga yang melakukan vaksinasi tahap pertama hingga tahap kedua sangat berdampak pada penurunan kasus covid di Mimika.
"Sekarang tinggal 130-an kasus aktif, dari sekian banyak spesimen yang diperiksa bahkan tidak ada kasus ditemukan atau O dari sekian banyak spesimen yang diperiksa," tutur Wakil Bupati Mimika, Johanes Rettob saat ditemui di terminal baru Bandara Mozes Kilangin, Selasa (14/9).
Tidak hanya itu, kasus kematian juga kata Wabup John juga sudah tidak ada. Artinya, bahwa jumlah kasus aktif perlahan mulai terus mengalami penurunan.
Tidak hanya untuk penyelenggaraan PON dan Pesparawi namun jika kondisi ini dapat terus dipertahankan dibawah 1,8 persen maka Mimika sudah dapat beranjak ke PPKM level 3.
"Kita akan terus berusaha. Kita juga perketat pelaku perjalanan yang lakukan swab PCR bahkan hampir ada yang hanya dua kasus, ini menunjukan sudah jauh menurun dari sebelumnya," tutur John.
Walau terus mengalami penurunan kasus, Wabup John tetap meminta dan mengingatkan masyarakat agar tetap mematui protokol kesehatan.
"Penurunan kasus covid 19 ini karena pengaruh vaksinasi dan itu sudah jelas. Jadi herd imunitynya mulai sedikit-sedikit terlihat," ujarnya.
Menurutnya, bukan hanya di Mimika namun secara naisonal terutama di jawa dan sekitarnya seperti Jakarta dan Jogja, kasus covid juga menurun karena gencarnya vaksinasi yang dilakukan.
"Termasuk Timika walaupun kita belum capai herd imunity namun kita terus kejar sampai ada program dor to door dan kita lakukan kerjasama dengan semua pihak," ungkapnya.
Wabup juga menghimbau kepada masyarakat apabila ada yang ingin membentuk kelompok dan mau melakukan vaksinasi secara kolektif maka silahkan berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan. (Shanty)





