Hukum & Kriminal

928 Personil Gabungan Amankan Pemilu 2024

Kapolres Mimika dan Danlanud Yohanis Kapiyau saat mengecek kesiapan pasukan

MIMIKA, BM

Demi keamanan dan kelancaran di TPS-TPS pada saat pelaksanaan Pemilu 2024 yang menyisahkan 5 hari lagi, Polres Mimika melaksanakan apel gelar pasukan operasi Mantap Brata Cartenz 2023-2024.

Apel gelar pasukan yang dipimpin langsung oleh Kapolres Mimika, AKBP I Gede Putra dengan dihadiri sejumlah pimpinan TNI yang bertugas di Timika ini berlangsung di Mako Polres Mimika 32,Jumat (09/02/2024).

Dalam amanat Kapolres Mimika, menyampaikan bahwa apel gelar pasukan ini merupakan bentuk bentuk pengecekan akhir kesiapan personil maupun sarana prasarana operasi Mantap Brata 2023-2024, sehingga Pemilu 2004 diharapkan dapat terselenggara dengan aman dan lancar.

"Kesiapan personil ini tentunya hal yang tidak bisa ditawari lagi apalagi Pemilu kali ini berbeda dengan Pemilu sebelumnya. Lima hari lagi Pemilu akan dilaksanakan secara serentak di seluruh Indonesia, mulai hari ini rekan-rekan yang disebarkan dibeberapa distrik dan kampung memerlukan beberapa kesiapan,sehingga dalam pergeseran nanti tidak ada kendala," ujarnya.

Menurut Kapolres,dengan mempersiapkan diri dalam melaksanakan tugas-tugas pengamanan Pemilu karena wilayah yang akan ditujuh memiliki medan yang berbeda dari kota Timika.

"Saya yakin rekan-rekan semua adalah orang-orang terpilih dan terlatih serta telah mengetahui karakteristik wilayah dan penduduknya, sehingga dapat melaksanakan kegiatan ini dengan baik dan lancar,"ujar Putra.

Selain itu Kapolres juga berharap setiap menjalankan tugas, personil tetap memegang teguh sikap netralitas dan menjunjung tinggi profesional.

"Ini selalu dijadikan sebagai acuan dan menjadi pegangan dalam bertindak di lapangan. Saya ingatkan selalu meningkatkan solidaritas antar seluruh personil pengamanan maupun stakeholder. Tolong untuk rekan-rekan yang nanti melaksanakan pengamanan di TPS untuk bangun komunikasi, koordinasi dan kolaborasi dengan teman-teman yang nantinya akan melaksanakan kegiatan di TPS,"harap Putra.

Dalam apel tersebut,Kapolres menegaskan bahwa tugas yang diberikan ini menjadi tanggung jawab besar bagi kita bersama.

"Saya harapkan dalam pelaksanaan mudah-mudahan kita bisa memaksimalkan jangan sampai terjadi kekeliruan dan tidak terjadi PSU, kalau sampai terjadi PSU berarti ada yang salah,ada yang kurang disitu," tegas Putra.

Untuk jumlah personil gabuang yang dilibatkan dalam pengamanan Pemilu 2024, kata Kapolres berjumlah 928,diantaranya Polres Mimika sebanyak 438 personil,TNI 400 personil dan Brimob Detesemen B Pelopor Mimika sebanyak 90 personil. (Ignasius Istanto)

Temui Pangkogabwilhan III, Dubes Selandia Baru Beri Pesan Khusus

Pertemuan Dubes Selandia Baru untuk Indonesia, Kevin Jeffery Burnet, dan Pangkogabwilhan III, Letnan Jenderal TNI Richard TH Tampubolon, di Rimba Papua Hotel, Timika, Papua Tengah.

MIMIKA, BM

Duta Besar (Dubes) Selandia Baru untuk Indonesia, Kevin Jeffery Burnet, berkunjung ke Timika, Papua Tengah, pada Selasa (6/2/2024).

Dalam kunjungannya, Kevin diketahui bertemu dengan Panglima Komando Gabungan Wilayah Pertahanan (Pangkogabwilhan) III, Letnan Jenderal TNI Richard TH Tampubolon, di Rimba Papua Hotel.

Dubes Selandia Baru itu menjelaskan kedatangannnya dalam rangka membahas tentang perkembangan pembebasan sandera pilot Pesawat Susi Air, Kapten Phillip Mark Mehrtens yang sudah setahun disandera Kelompok Separatis Teroris Papua (KSTP) atau kelompok kriminal bersenjata (KKB) atau Tentara Pemebebasan Nasional Papua Barat (TPNPB) pimpinan Egianus Kogoya.

Dikatakan bahwa Pemerintah Selandia Baru berharap upaya pemebebasan Kapten Philip dilakukan dengan mengedepankan soft approach (pendekatan lunak/halus).

Ia juga memastikan dan menegaskan Pemerintah Selandia Baru menyerahkan kasus ini sepenuhnya kepada Pemerintah Indonesia.

Selain itu, Kevin pun menyampaikan pesan khusus dari Pemerintah Selandia Baru bahwa mereka mengakui kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia di Tanah Papua.

Sementara Pangkogabwilhan III mengatakan bahwa prioritas utama dari pihak aparat keamanan Indonesia adalah memastikan keselamatan sandera Kapten Philip.

"Kami meyakini hingga saat ini, sandera pilot masih dalam kondisi sehat meskipun ada kesulitan dalam pasokan logistik dan akses terhadap kesehatan," tuturnya.

Di samping itu, lanjut dia, karena kondisi pilot yang dijaga ketat oleh KKB dan terkadang tinggal bersama masyarakat sipil sehingga TNI sangat berhati-hati dalam mengambil solusi terbaik terkait masalah ini.

Disampaikan, sejauh ini, TNI sudah melaksanakan berbagai pendekatan melalui tokoh-tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh adat, termasuk juga Pemerintah Daerah dan berharap pembebasan sandera bisa dilakukan melalui soft approach.

Di akhir pertemuan, Dubes Selandia Baru mengucapkan terima kasih melalui Pangkogabwilhan III atas upaya Pemerintah Indonesia dalam membebaskan sandera dengan mengutamakan keselamatannya. (Endy Langobelen)

Kehadiran SMCB Patkamla Yapero III-11-17 Perkuat Pangkalan Lanal Timika

Panglima Komando Armada (Pangkoarmada) III, Laksamana Muda TNI Hersan, S.H., M.Si., M.Tr.Opsla bersama istri dan rombongan di atas kapal SMCB Patkamla Yapero III-11-17

MIMIKA, BM

Sebagai bentuk dukungan pangkalan dalam melaksanakan tugas patroli keamanan laut, Lanal Timika memperoleh satu unit Special Mission Combat Boat (SMCB) Patkamla Yapero III-11-17.

Penyerahan satu unit Combat Boat ini secara resmi dipimpin langsung oleh Panglima Komando Armada (Pangkoarmada) III, Laksamana Muda TNI Hersan, S.H., M.Si., M.Tr.Opsla.

Kegiatan ini berlangsung di Dermaga Mako Lanal Timika, Jalan Cargodock-Porsite, Distrik Mimika Timur Jauh, Mimika, Rabu (07/02/2024).

Panglima Komando Armada (Pangkoarmada) III, Laksamana Muda TNI Hersan, S.H., M.Si., M.Tr.Opsla, dalam amanatnya menyampaikan bahwa seorang prajurit Jalasena khususnya telah didoktrin bahasanya AL yakni 'senjata yang diawaki bukan manusia yang dipersenjatai'.

"Sehingga kedudukan alutsista sekecil apapun mempunyai nilai strategis dalam pelaksanaan tugasnya," kata Pangkoarmada III disela-sela memimpin upacara penyerahan dan pengukuhan komandan Patkamla Yapero III-11-17.

Dengan dinamika perkembangan operasi baik secara geografis jenis dan skala potensi ancaman, menurutnya merupakan fareabel yang sangat berpengaruh terhadap perumusan yang digunakan untuk pencapaian sasaran yang ditentukan.

"Dengan keterbatasan alutsista dan sumber daya lainnya dibutuhkan inovasi segenap prajurit Jalasena sebagai pengawal serta naluri tempur yang tajam dan ter-asa agar diperoleh otevitas dari setap operasi yang dilaksanakan," ujar Laksamana Muda TNI Hersan.

Keberadaan Patkamla Yapero III-11-17 sebagai alutsista di lingkungan pangkalan AL Timika merupakan bentuk jawaban atas tuntutan dinamika tugas serta wujud inovasi untuk memperkuat Lanal Timika dalam melaksanakan fungsi dukungan pangkalan, terlebih lagi untuk melaksanakan patroli keamanan laut khususnya keamanan laut terbatas.

"Ini berdasarkan kebijakaan pimpinan di wilayah kerja Lanal Timika yang memiliki tingkat kerawanan yang cukup tinggi, mengingat di wilayah kerjanya terdapat objek vital nasional yaitu PTFI yang harus diamankan," ujarnya.

Laksamana Muda TNI Hersan juga mengatakan bahwa keberhasilan dalam melaksanakan tugas pokok menjadi ukuran seberapa besar kinerja Lanal Timika sebagai salah satu pengemban dalam pelaksanaan tugas pertahanan di Kabupaten Mimika.

"Secanggih apapun alutsista yang diberikan namun tanpa didukung sumber daya manusia yang profesional serta miliki kepedulian yang tinggi niscayah tidak akan ada nilai manfaatnya," ungkapnya.

"Untuk itu saya berpesan agar seluruh prajurit mampu secara profesional serta memiliki kepedulian yang tinggi dalam mengoperasikan serta memelihara alutsista tersebut," ujar Pangkoarmada III. (Ignasius Istanto)

Top