Hukum & Kriminal

Kejar Pelaku, Polisi Berhasil Amankan Satu Unit Motor Dalam Gudang

Anggota Opsnal Polsek Mimika Baru saat mengamankan barang bukti

MIMIKA, BM

Kepolisian Sektor (Polsek) Mimika Baru pada Rabu (11/11) siang berhasil mengamankan satu unit sepeda motor merk Yamaha X-Ride dengan nomor polisi DS 3866 MZ didalam sebuah gudang di Jalan Busiri Ujung.

Pantauan wartawan BM yang ikut bersama polisi, gudang ini dibangun di sebuah halaman luas yang dikelilingi pagar beton. Oleh polisi, tempat ini diduga sebagai tempat kumpulnya pelaku pencurian bersama rekan-rekannya.

Sayangnya, pada saat diamankan motor merk Yamaha X-Ride ini, anggota Polsek Mimika Baru melalui tim Opsnal yang dipimpin Aipda Ivan. R tidak mendapati terduga pelaku pencurian.

Barang bukti berhasil diamankan tim Opsnal usai menerima laporan warga. Pemilik kendaraan ini mendatangi Polsek Mimika Baru melapor bahwa motornya dicuri di areal Pasar Sentral pada Sabtu (7/11) malam.

Kapolsek Mimika Baru, Kompol Sarraju melalui Kanit Reskrim, Ipda Rumthe Yongki Ateng, membenarkan hasil pengembangan tim Opsnal atas laporan dari salah satu warga yang motornya dicuri.

"Motor jenis Yamaha X-Ride dengan nomor polisi DS 3866 MZ sudah kita amankan di Polsek. Kepada masyarakat yang merasa kehilangan motor ini datang ke Polsek dengan membawa kelengkapan surat-surat kendaraan. Kita tidak ada pungut biaya sepeserpun," ungkapnya.

Hal ini ia tegaskan karena pemilik Yamaha X-Ride dengan nomor polisi DS 3866 MZ ini saat mendatangi kantor Polisi tidak membawa kelengkapan surat kendaraan.

"Jadi kami sarankan ke Kantor Samsat untuk cek nomor rangka mesin," kata Rumthe.

Kanit Reskrim juga mengatakan mereka sedang mencari pelaku pencurian kendaraan jenis Yamaha Mio M3 warna silver dengan nomor polisi P 2425 MP milik seorang warga yang hilang beberapa waktu lalu.

"Dia juga sama. Menurut pengakuan pemilik motor Mio ini, saat kehilangan dia sedang duduk bersama teman-temannya. Semua surat-surat motor itu juga hilang bersama motor, karena di simpan dalam tas di jok motor. Pencurian ini sedang kami dalami," tuturnya. (Ignas)

Ngantar Burung Teman, Pengendara Roda Dua Disenggol Mobil

Pengendara yang melintas turut memberikan bantuan kepada korban 

MIMIKA, BM

Seorang pengendara roda dua bernama Bengky Slamet warga Jalan Ki Hadjar Dewantara, harus menjalani perawatan medis di RSUD Mimika setelah disenggol mobil pick up pengangkut tabung elpiji di Kilo 11,Sabtu (14/11) siang.

Berdasarkan data yang dihimpun wartawan BM, kejadian bermula saat korban yang mengendarai sepeda motor matic Yamaha dengan nomor polisi PA 2400 HJ dari arah Timika menuju Poumako untuk mengantarkan pesanan burung temannya.

Sesampainya di TKP tepatnya di tikungan dekat Mako Brigif, datang dari dari arah berlawanan mobil pengangkut tabung gas elpiji yang berusaha melambung mobil di depannya.

Akibatnya mobil tersebut menyenggol korban yang kemudian jatuh dan mengalami lecet dibagian tangan kanan dan kaki.

Korban akhirnya diantar ke RSUD Mimika oleh anggota Polsek Mimika Baru yang saat itu sedang dalam perjalanan hendak kembali ke Timika dari Mapurujaya.

Seusai mengantarkan korban di RSUD Mimika, sepeda motor korban juga diserahkan di Kantor Lantas. Pengemudi mobil tersebut sudah berada di Kantor Lantas untuk bertanggungjawab atas kejadian tersebut.

"Saya lihat mobil itu larinya ugal-ugalan, mobil itu senggol motor saya setelah berusaha nyalib dan masuk jalurnya saya. Saya langsung terpental," kata Bengky kepada BM sambil meringis kesakitan. (Ignas)

Diperkosa Ayah Kandung, Anak Pertama Kini Hamil Tujuh Bulan

Ilustrasi pemerkosaan (Foto Google)

MIMIKA, BM

Pada awal November 2020, masyarakat Mimika dikagetkan dengan terkuaknya perilaku bejat seorang ayah yang tegah mencabuli kedua anak kandungnya.

Pelaku yang berisial SM ini diketahui kedoknya setelah ia berulang kali mencabuli anak keduanya yang masih berusia 11 tahun.

Korban yang masih dibawah umur ini tidak kuat menahan penderitaan yang dilakukan ayahnya, Ia akhirnya menceritakan kejadian ini kepada ibunya.

Kasat Reskrim Polres Mimika AKP Hermanto, pada Selasa (3/11) membenarkan hal tersebut. Kasus ini dilaporkan oleh sang istri ke Polres setelah mendapat laporan dari korban sendiri.

"Karena korban merasa sudah tidak kuat dan tersiksa, sehingga lapor ibunya," kata Hermanto.

Alasan pelaku melampiaskan nafsu bejadnya ini dikarenakan sudah lama kebutuhan biologisnya tidak dipenuhi isterinya yang sibuk dengan pekerjaanya.

"Dia selalu melakukan hal itu saat isterinya tidak di rumah. Berdasarkan informasi, kakaknya juga menjadi korban perilaku menyimpang ayahnya. Kita sedang dalami dan periksa secara intensif oleh penyidik," ungkap Hermanto kala itu.

Kepala Dinas Pemberdayaan, Perlindungan Anak Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Maria Rettob mengatakan akibat perilaku ayah kandungnya, sang kakak (anak pertama-red) kini tengah hamil tujuh bulan.

Hal ini ia sampaikan kepada BeritaMimika saat diwawancarai di Hotel Grand Tembaga, Senin (9/11).

Sang kakak kini sedang menempuh pendidikan lanjutan (kuliah-red) di Jayapura namun karena hamil ia kembali ke Timika.

"Kami terus melakukan pendampingan terhadap kedua ade kaka ini mulai dari pendampingan visum ke RSUD hingga nantinya yang kaka akan melahirkan,"tutur Maria.

Maria mengatakan, kedua ade kaka ini mengalami kekerasan seksual yang dilakukan oleh ayah kandungnya karena sering ditinggal ibunya untuk urusan pekerjaan ke luar kota.

"Seperti kemarin ibunya pergi ke Jayapura hingga 2 bulan. Walau sudah kembali ke Timika namun ibunya kerap tidur bersama anaknya yang lain, sedangkan anak pertamanya itu tidur bersama sang ayah. Ini yang kita sesalkan," tutur Maria.

Meskipun saat ini sang kakak telah kembali dan tinggal bersama ibunya, namun DP3AP2KB akan terus melakukan pndampingan guna memberikan dukungan demi mengembalikan kepercayaan diri anak tersebut dan membantu keduanya melewat badai ini. (Shanty)

Top