Bejadnya Seorang Ayah Tiri Di Busiri Ujung Terungkap, Hukuman Apa Yang Pantas Untuknya?!

Ilustrasi (Foto Goggle)

MIMIKA, BM

Kasus kekerasan terhadap anak kembali terjadi di Mimika, kali ini dialami seorang anak perempuan berusia 14 tahun yang masih duduk dibangku kelas dua SMP.

Kasat Reskrim Polres Mimika, Iptu Bertu Haridyka Eka Anwar pada Selasa (13/9) menyampaikan bahwa kasus pencabulan disertai persetubuhan ini dilaporkan oleh ibu korban sendiri tanggal 12 September.

"Berdasarkan keterangan korban kasus ini terjadi sejak korban masih duduk di bangku kelas 2 SD tahun 2016 hingga korban duduk di bangku kelas 2 SMP, Agustus 2022. Untuk pelakunya yang adalah ayah tirinya (YJ) sudah diamankan," ungkapnya.

Disampaikan Berthu, awal mula terbongkarnya kasus ini ketika korban menceritakan apa yang dialaminya kepada teman-temannya, yang kemudian diketahui guru BPnya.

"Setelah dilaporkan ke Polres kemudian kita interogasi dan ini harus didampaingi orangtuanya. Sehingga ibu korban mendatangi dan membuat laporan polisi,"ungkapnya.

Kata Berthu, aksi bejat pelaku itu terjadi di rumah di jalan Busiri Ujung ketika dalam kondisi sepi. Saat melakukan aksi bejatnya, pelaku selalu menggunakan kata-kata ancaman yang membuat korban takut.

"Dari keterangan awal itu setubuh sudah dilakukan dua kali, cabulnya dua kali. Tapi ini kita masih menggali karena mulai dari tahun 2016," katanya.

Akibat perbuatan, pelaku dikenakan pasal 81 ayat 1 dan pasal 82 UU perlindungam anak dengan ancaman hukuman 15 tahun penjara ditambah sepertiga. (Ignas)

Top