Petunjuk Jaksa, Kasus Penipuan dan Penggelapan Oleh RMM Tidak Bisa Dilanjutkan Ke Pidana

Kanit Reskrim Polres Mimika Baru, Ipda Yusran

MIMIKA, BM

Proses kasus penipuan dan penggelapan dengan modus jual rumah lewat facebook yang dilakukan oleh RMM tidak bisa dilanjutkan ke pidana.

Hal ini dikarenakan berkas tahap satu oleh penyidik unit reskrim Polsek Mimika Baru dikembalikan (P19) oleh Jaksa.

Menurut penjelasan jaksa, kasus ini merupakan ranah utang piutang dan sudah ada pembayaran dari RMM sehingga harus di perdatakan.

"Berdasarkan petunjuk Jaksa dan demi hukum kita hentikan karena bukan pidana. Padahal kasus ini berkasnya sudah masuk tahap satu bulan lalu,"kata Kapolsek Mimika Baru melalui Kanit reskrim,Ipda Yusran saat ditemui diruang kerjanya, Rabu (22/6).

Dengan dilimpahkan ke ranah perdata, menurut Yusran, penyidik sudah sampaikan Surat Perintah Penghentian Penyidikan (SP3) terhadap pelapor.

"Kita juga sudah arahkan pelapor untuk ke pengadilan,"ungkapnya.

Untuk diketahui kasus penipuan dan penggelapan yang dilakukan tersangka RMM ini terjadi pada Januari 2022, ketika dirinya menjual rumah dengan cara diposting di medsos.

Namun setelah mendapati uang senilai Rp150 juta, RMM tak kunjung memberikan sertifikat rumah, sebab sertifikat rumah tersebut masih digadaikan di salah satu Bank.

Karena merasa dirugikan, korban berinisial SE akhirnya membuat laporan polisi. Atas laporan tersebut, RMM diamankan pihak Polsek Mimika Baru pada 28 Februari 2022. (Ignas)

Top