Welcome 2022, Pasar Sentral Kini Jadi Tempat Nongkrong Pilihan

Sebagian warga Timika saat menghabiskan malam minggu (1/01) di tempat Wisata Kuliner Pasar Sentral

MIMIKA, BM

Bagi sebagian masyarakat Timika, baik kawula muda maupun orang tua, Pasar Sentral kini telah menjadi tempat alternatif bagi mereka untuk bersantai di sore hingga malam hari.

Semenjak pasar ini disulap jadi tempat wisata kuliner yang menyenangkan di masa kepemimpinan Michael R Gomar yang kini menjabat sebagai Sekda Mimika, bagian depan pasar ini (bloka A) semakin cantik dan ramai dikunjungi warga.

Bahkan setelah dipercantik, Pasar Sentral sempat menjadi pusat keramaian karena semua usaha kecil menengah yang bertebaran di ruas Kota Timika, dipindahkan ke pasar ini.

Sayangnya, hal ini tidak berlangsung lama dan bahkan sempat vakum. Pasalnya berdasarkan Surat Keputusan Menteri Dalam Negeri (Mendagri) nomor 6 tahun 2020 tentang Menegakan Protokol Kesehatan untuk Pengendalian Penyebaran Covid-19 di seluruh Indonesia, tempat wisata kuliner di tutup sementara, termasuk di Pasar Sentral.

Instruksi SK Mendagri ini menegaskan bahwa seluruh masyarakat dilarang untuk melakukan kegiatan yang mengumpulkan massa.

Namun sejak 30 Oktober 2021, wisata kuliner di Pasar Sentral mulai kembali di buka dan kini menjadi salah satu tempat nogkrong favorit warga Timika.

Pada Sabtu 1 Januari 2022 (malam minggu), sejumlah warga Timika terlihat melewati awal tahun di Pasar Sentral. Ada yang datang dengan keluarga sembari menikmati beragam kuliner yang dijajakan di Pasar Sentral.

Sebagian juga terlihat datang berkelompok bersama teman-teman mereka, bahkan di beberapa tempat terlihat beberapa kawula muda datang dengan membawa serta pasangan masing-masing.

Bagi mereka, suasana malam di Pasar Sentral mungkin tidaklah sama dengan yang berada di kota-kota besar lainnya, namun untuk sekedar bersantai dan melewati malam bersama, kawasan kuliner di Pasar Sentra dirasa cukup menyenangkan.

Apalagi di tempat ini terdapat berbagai pilihan kuliner makanan dan minuman yang mudah dijangkau seperti es capucino caigcau, es moctail, jasin teh ocha, fresh milk, aneka cita rasa kopi, bakso goreng dan bakar, roti bakar, sate taichan, aneka juice buah, sosis bakar, burger hingga nasi goreng dan berbagai kuliner makanan lainnya.

Pemilik Kedi Maya, Ibu Maya mengatakan setelah pandemi meredah di Mimika, sejak dua bulan ini mereka mulai kembali beraktifitas di Pasar Sentral.

"Sekarang sudah mulai ramai, tidak seperti sebelumnya. Mulai ramai itu pas mulai Pesparawi. Banyak orang juga mulai sering datang. Sempat terhenti karena kasus covid dan larangan pemerintah waktu itu, tapi sekarang sudah mulai kembali normal," ungkapnya kepada BM.

Diakui Maya, walau belum semua lapak dibuka oleh pemiliknya, namun setiap malam terutama pada malam minggu, banyak warga Timika yang datang bersantai di Pasar Sentral.

"Kalau di dekat tempat saya ini banyak anak mudah yang sering nongkrong. Di sini lebih pada minuman dingin dan makanan ringan tapi kalau dibagian sana makanan berat, banyak orangtua dan keluarga sering di bagian sana," ungkapnya.

Walau pendapatan tidak menentu, namun Maya mengungkapkan setiap malam pasti selalu ada warga yang membeli di tempatnya juga di kedai yang lain.

"Sudah lumayan walau kadang ramai kadang sepih. Kalau sepih, kita bisa dapat 300-500 ribu satu malam. Kalau ramai bisa sampai 1 juta rupiah," ujarnya.

Maya bersama pemilik lapak usaha lainnya di Pasar Sentral berharap dengan semakin menurunnya kasus covid-19 dan sudah 70 persen warga Mimika diberi vaksin pertama, wisata kuliner ini kembali ramai dikunjungi warga.

"Kami semua berharap seperti itu. Apalagi kalau semua pedagang dikembalikan ke sini maka akan semakin ramai lagi seperi awal-awal buka dulu. Jika ada kebijakan lain, kami juga tidak bisa paksakan karena ini semua di atur oleh pemerintah daerah," demikian harapnya. (Ronald)

 

BERITA EKONOMI & PEMBANGUNAN

Top