100 Pelaku UMKM Jajakan Produknya Pada Event PON, Disutradarai Bidang Sosial Ekonomi

 

Konferensi pers bidang sosial ekonomi diwakili sekretaris Bapenda, Yulianus Pabuntu

MIMIKA, BM

Momentum PON XX Papua, dimanfaatkan betul oleh Bidang Sosial Ekonomi Sub PB PON Cluster Mimika guna meningkatkan pendapatan ekonomi bagi pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di Mimika.

Tidak tanggung-tanggung, Bidang Sosial Ekonomi Cluster Mimika menyiapkan 100 pelaku UMKM untuk menjajakan hasil produk usahanya pada event PON XX di Mimika.

Sekretaris Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Mimika, Yulianus Pabuntu menyampaikan ini kepada media saat melakukan press conference di Media Center Kominfo, Senin (27/9).

"Ada 100 UMKM yang kita persiapkan untuk tampil di kegiatan PON. Jenis usaha mereka rata-rata merupakan produk lokal. Kita berharap dengan keterlibatan UMKM dapat meningkatkan  pendapatan mereka," ujarnya.

Yulianus mengatakan, PON XX 2021 di Papua merupakan sebuah kesempatan dan peluang emas bagi UKM terutama di Mimika.

100 UMKM yang dilibatkan oleh bidang ini, harapannya tidak hanya memberikan dampak ekonomi bagi Mimika saja namun untuk Papua secara keseluruhan.

"Di setiap venue, kami siapkan tempat untuk UKM bisa memperjualbelikan setiap produk yang mereka hasilkab. Ada sekitar 3-4 tenda setiap venue kami siapkan sehingga mereka punya kesempatan untuk bisa memperoleh pendapatan yang lebih baik," tutur Yulianus.

Namun, kata Yulianus sejauh mana peningkatan pendapatan UMKM selama beberapa hari ini belum bisa diukur. Ia berharap ada pertumbuhan yang mereka rasakan dari momen PON ini.

"Kalau berbicara tentang dukungan pemerintah, kami sudah menyiapkan tempat gratis untuk UMKM dan juga tidak di tagih retribusi. Bahkan secara khusus, di masa pandemi kami Bapenda membebaskan pajak untuk UMKM," katanya.

Diharapkan, pertumbuhan UMKM pada PON ini tidak sebagai usaha musiman, namun ke depan harus terus diberdayakan agar selalu eksis, memiliki nilai jual dan dapat bersaing hingga ke luar daerah.

"Dari 100 UMKM yang kita ambil rata-rata merupakan mama-mama Papua karena memang ada harapan kita bahwa pelaksanaan PON di Papua ini betul-betul mempunyai dampak terhadap UMKM Papua," ujarnya.

Di Mimika sejauh ini, untuk unit usaha kecil menengah, pendapatan terbesar masih di dominiasi oleh rumah makan dan restoran.

"Anggaran pendapatan daerah dari pajak sebesar Rp218 miliar sudah terealisasi sebesar Rp79 miliar dari restauran dan catering. Jadi UMKM sejauh ini masih sangat memegang peran dalam meningkatkan pendapatan daerah," ungkapnya. (Shanty)

BERITA EKONOMI & PEMBANGUNAN

Top