PKK Mimika Baru Juara Lomba Paduan Suara PKK Kabupaten Mimika 2026

Bupati, ketua dan wakil ketua PKK Mimika meninggalkan podium usai menyerahkan hadiah dan foto bersama para pemenang lomba

MIMIKA, BM

Tim Penggerak (TP) PKK Distrik Mimika Baru terpilih sebagai juara Lomba Paduan Suara PPK Kabupaten Mimika 2026 yang diselenggarakan di Grand Tembaga, Minggu (2/8/2026).

Mereka unggul atas 13 peserta lainnya dengan poin 1100 sementara juara dua di raih PKK Distrik Wania dengan 1050 poin dan juara 3 diraih PKK Distrik Mimika Barat Tengah dengan nilai 980.

Juara Harapan 1 diraih Pokja I PKK Mimika, juara harapan 2 diraih Kuala Kencana dan Harapan 3 adalah PKK Distrik Tembagapura.

Masing-masing pemenang kemudian diberikan penghargaan berupa piagam dan uang pembinaan oleh Bupati Mimika Johannes Rettob, Ketua PKK Susi Rettob dan Wakil Ketua PKK Periana Kulla Kemong.

Ketua Tim Juri, Pice Matakda mengatakan, walau merupakan ajang perdana dan waktu kesiapan yang relatif singkat, semua peserta sudah menampilkan yang terbaik.

Hanya saja, ada banyak catatan yang perlu digaris bawahai dan dikoreksi sebagai sebuah kelompok paduan suara dalam bernyanyi.

Dikatakan, ketika berbicara tentang pentas maka ada kompetisi atau lomba dan tentu saja ada sejumlah kriteria yang menjadi dasar bagi juri untuk menilai.

Pice mengungkapkan, ada perbedaan mendasar dalam menyanyikan lagu mars dibandingkan dengan menyanyikan lagu balada, daerah atau etnik lainnya.

“Hal mendasar dalam menyanyikan lagu mars adalah ketegasan, semangat dan artikulasi. Termasuk komposisi suara dan dinamika. Ini awal namun ke depan hal seperti ini harus diperhatikan,” ungkapnya.

Ditegaskan pula bahwa standar penilaian yang digunakan pada ajang ini sama dengan standar penilaian yang biasanya digunakan para juri seperti di ajang Pesparawi dan Pesparani.

“Kami menilai dengan standar penilaian itu namun tentunya sesuai dengan kemampuan yang kami miliki,” ungkapnya.

Juri lainnya juga menambahkan bahwa intonasi juga menjadi hal mendasar dalam penilaian.

“Yang dinilai adalah intonasinya. Seberapa betul lagu dinyanyikan sesuai nadanya. Balancing juga. Keseimbangan suara dan kesatuan suara. Kemudian bernyanyi sesuai dengan not lagu. Tapi kami pahami bahwa waktu latihan sangat singkat namun semua sudah mencoba berikan yang terbaik,” ungkapnya.

Sementara itu Bupati Mimika Johannes Rettob memberikan apresiasi secara khusus kepada PKK Mimika.

“Saya tidak menyangka. Setelah saya nonton, ternyata ini luar biasa dan hampir semua distrik ikut terlibat. Saya berharap ini menjadi motivasi bagi kita semua,” ungkapnya.

Bupati mengetahui bahwa lomba ini merupakan ajang perdana yang diselenggarakan PKK Mimika. Ia berharap ke depan program seperti ini terus dilanjutkan.

“Jangan berhenti sampai disini. PKK bahkan lebih hebat dari kami pegawai negeri lagi karena masing-masing punya tim paduan suara. Mudah-mudahan OPD kami juga bisa seperti ini.

Di momen ini, Bupati JR juga mengecek bagaimana pembentukan PKK di distrik terutama di kampung-kampung. Ia juga berharap semua tetap menjaga kekompakan dalam berorganisasi.

“Yang tidak dapat juara. Jangan kecewa. Tapi keren karena semua yang tampil ini pakai pelatih. Terima kasih untuk semua yang sudah terlibat. Hal baik seperti ini harus jadi motivasi bagi kita semua. Tetap semangat buat semua,” ungkapnya diiringi tepukan meriah ibu-ibu PKK.

Sementara itu saat pembukaan, Ketua PKK Mimika, Ny Suzy mengapresiasi kesiapan masing-masing peserta lomba.

Menurutnya persiapan yang terbatas tidak menghalangi keinginan tiap peserta untuk tampil mewakili distrik masing-masing.

Ny. Susi mengaku bangga karena sebagian besar berperan sebagai ibu rumah tangga namun masih mau meluangkan waktu untuk berlatih dan terlibat dalam lomba ini.

“Kita selalu turun ke masyarakat tapi kita harus bisa membawakan dan menghayati mars PKK dengan baik. Puji Tuhan walau ini perdana dan tingkat kabupaten tapi semuanya mau terlibat dengan penuh semangat,” ungkapnya.

Menurutnya Mars PKK bukan sekedar lagu namun ada pesan dan makna yang mendalam dalam setiap lirikannya. Ia juga mengatakan lomba paduan suara ini juga bertujuan untuk mempererat kebersamaan dan kekeluargaan pengurus PKK.

"Dalam lomba apapun itu, kalah dan menang adalah hal yang biasa. Jangan patah semangat karena yang penting semua sudah terlibat dan sudah memberikan yang terbaik. Dewan juri pasti memilih yang terbaik,” ujarnya berpesan. (Ronald Renwarin)

Top