Plt Bupati John Rettob Sampaikan Alasan Mengapa Ia Memilih Willem Naa Sebagai Plh Sekda Mimika

Plt Bupati Mimika, Johannes Rettob

MIMIKA, BM

Plt Bupati Mimika Johanes Rettob telah menunjuk Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setda Mimika, Willem Naa sebagai Pelaksana Harian (Plh) Sekda Kabupaten Mimika.

Willem Naa menjadi Plh Sekda Mimika  mengantikan Jenni O Usmany yang masa jabatannya sebagai Penjabat Sekda Mimika telah berakhir tertanggal 28 September 2022.

Jenni O Usmany sebelumnya ditunjuk sebagai Penjabat Sekda Mimika pada 28 Juni 2022 oleh Bupati Mimika Eltinus Omaleng disamping jabatan definitifnya adalah Kepala Dinas Pendidikan.

John Rettob mengatakan, penunjukan Plh Sekda tujuannya agar roda pemerintahan khususnya administrasi di lingkungan Pemerintah Kabupaten Mimika dapat berjalan tanpa ada kendala.

"Jadi angkat Plh Sekda untuk melakukan tugas dan tanggung jawab, Plh itu asisten-asisten saja. Nanti lihat kalau sk sudah keluar," Kata Plt Bupati Mimika John Rettob kepada wartawan di Hotel Cenderawasih 66,Kamis (29/9/2022).

Ia mengatakan, per hari ini Willem Naa sudah dapat menjalankan tugasnya sebagai Plh sementara untuk status Plt sementara sedang diproses.

"Sudah diusulkan namanya ke Provinsi untuk pelaksanaan tugas Sekda. Jadi, sementara ini tugas harian saja yang dilakukan oleh Asisten II," ujarnya.

Dijelaskan, secara regulasi penunjukan pertama jabatannya adalah Plh, kedua penjabat yang mana masa tugasnya adalah 3 bulan.

Ditanya bagaimana dengan Sekda definitif, John Rettob mengatakan bahwa kalau mau ganti Sekda harus melakukan asesmen atau lelang seleksi jabatan.

"Kita lihat kedepan perkembangannya nanti. Kalau mau bicara untuk pemerintahan berjalan baik kita harus begitu tapi kita harus melihat semua aturan, jangan sampai kita melakukan yang salah," ujarnya.

"Bagi saya yang penting semua jalan sesuai regulasi saja bukan karena unsur suka tidak suka tapi unsurnya adalah regulasi. Kalau ditanya apakah bisa, nanti akan dilihat aturannya apakah bisa atau tidak," ungkapnya.

Sementara itu, kepada BeritaMimika malam ini, Plt Bupati Mimika Johannes Rettob mengatakan pemilihan Willem Naa sebagai Plh Sekda Mimika dilakukan sesuai prosedural.

Ia mengtakan bahwa tidak ada indikasi politik atau hal semacamnya dalam penujukan ini, murni regulasi ASN.

"Plh itu masa jabatan 2 minggu paling lama sehingga secara regulasi harus diangkat dari asisten karena merupakan asisten sekda. Biasa digilir saja dari asisten 1, 2 dan 3. Kebetulan asisten 1 sedang sakit jadi langsung asisten 2. Itu biasa dalam organisasi pemerintahan. Justru kalau Plh diambil dari dinas lain itu yang keliru," jelasnya. (Shanty Sang/Red)

Top