Sekda: Honorer yang Dimutasi Tidak Bisa Pindah ke OPD Lain

Sekda Mimika, Michael R Gomar

MIMIKA, BM

Pemerintah Daerah (Pemda) Mimika telah mengaktifkan 2.998 tenaga honorer untuk kembali bekerja setelah sebelumnya pada Juni lalu mereka dirumahkan karena jumlah pegawai honor terlalu banyak sehingga membebani APBD.

Nama-nama tenaga honorer yang kembali aktif sudah dibagikan ke masing-masing pimpinan OPD, distrik dan kelurahan.

Sekretaris Daerah (Sekda) Mimika, Michael Gomar saat ditemui di Hotel Horison Ultima Timika, Kamis (16/9) mengatakan dalam waktu kurang dari satu minggu ke depan dijadwalkan untuk pemberkasan tenaga honorer.

Setelah pemberlasan rampung, langsung akan dilakukan penandatanganan kontrak kerja bersama pemerintah daerah.

Pemberkasan dilakukan melalui kasubag kepegawai masing-masing instansi yang selanjutnya akan dikumpulkan kepada tim TP2D.

"Kami berharap tanggal 30 September sudah selesai agar bisa penandatanganan kontrak dan SK bupati secara kolektif dari masing-masing OPD sudah bisa diberikan," jelas Gomar.

Berdasarkan nama-nama yang sudah diunumkan, ada yang dimutasi sesuai latar belakang pendidikan dan kebutuhan di masing-masing OPD.

Dengan demikian maka honorer yang sudah dimutasi tidak bisa mengajukan pindah atau dipindahkan ke OPD lain sesuai keinginannya.

"Dalam kontrak kerja ada penegasan bahwa pegawai honorer tidak bisa dipindahkan atau mutasi. Misalnya di bawah oleh pimpinan OPD lainnya ke OPD lainnya," tegas Gomar.

Dalam kontrak kerja nanti juga tertuang klausal tentang kedisiplinan tenaga honorer. Beberapa diantaranya adalah jika tenaga honorer 10 hari berturut-turut tidak masuk kantor untuk bekerja atau tidak aktif tanpa keterangan maka akan diberikan sanksi pemecatan.

"Secara langsung pimpinan OPD mempunyai kewenangan melakukan pemutusan hubungan kerja," ujarnya

Untuk tahun ini, kontrak kerja akan berlaku tiga bulan dan akan dilakukan penilaian oleh masing-masing pimpinan OPD terkait kinerja dan keaktifan tenaga honorer.

"Apabila tidak aktif, kepala OPD melakukan penilaian maka bisa diusulkan untuk tidak dilanjutkan di tahun anggaran berikut," tuturnya.

Gomar berpesan kepada 2.998 tenaga honorer yang direkrut kembali agar dapat bekerja aktif membantu kinerja OPDOPD dan mengutamakan kedisiplinan dalam bekerja.

"Yang kami harapkan adalah aktif bekerja, disiplin, berkontribusi dan juga memberikan manfaat dan dampak lebih terhadap pelayanan publik yang ada di Mimika,"harapnya. (Shanty)

Top