Jelang Momen Kemerdekaan, Warga akan Merah Putihkan Kampung Nawaripi

Kepala Kampung Nawaripi bersama warganya merayakan HUT RI saat sebelum musim pandemi  

MIMIKA, BM

Menyisakan 13 hari lagi, masyarakat se-nusantara akan memperingati Dirgahayu Kemerdekaan Indonesia ke-76.

Momen ini terasa semakin dekat sehingga semua orang harus ikut terlibat dan berpatisipasi memeriahkannya walau negeri ini masih dilanda pandemi.

Untuk Mimika, sejumlah persiapan perlahan telah dilakukan dimulai dari diterbitkannya Surat Edaran Bupati Mimika Nomor 003.3/6293/2021 tentang himbauan untuk menyemarakan dan memeriahkan peringatan HUT ke-76 Kemerdekaan RI tahun 2021.

Panitia HUT ke-75 Republik Indonesia Kabupaten Mimika juga telah dibentuk dan di momen tahun ini, telah disiapkan sejumlah kegiatan untuk menyemarakkan.

Tidak ketinggalan, secara khusus untuk Kampung Nawaripi, warga akan terlibat dan berpartisipasi memeriahkan peringatan ulang tahun ini.

Kepala Kampung Nawaripi, Norbertus Ditubun kepada BeritaMimika mengatakan pemerintah kampung akan melaksanakan tiga kegiatan utama yakni pembagian 300 bendera merah putih kepada warga melalui ketua RT, pembagian 3000 masker dan penyemprotan desinfektan.

"Ukuran benderanya 1 meter x 40 cm dan akan kami bagikan ke 18 Rt di Nawaripi dan anak ditancap di seluruh kampung," ungkapnya.

Karena masih dalam situasi pandemi, Ditubun mengatakan di momen kemerdekaan tahun ini, Pemerintah Kampung Nawaripi juga membagikan 3000 masker dan penyemprotan desinfektan.

"Pembagian 3000 masker kepada warga kami akan dilakukan secara door to door sedangkan penyemportan desinfektan akan kami lakukan di pusat keramaian di Nawaripi," jelasnya.

Nor menjelaskan, pembagian 3000 masker dan penyemprotan desinfektan serta biaya kerja 15 relawan sumber dananya berasal dari Dana Desa yang sudah diplotkan untuk penanganan covid.

"Besok (Kamis-red) kami akan turun bagikan bendera, masker dan mulai penyemprotan. Kami juga akan ikut lomba hias gapura yang diadakan panitia HUT kemerdekaan Pemda Mimika. Kami sudah punya gapura permanen jadi tinggal dihias. Juara atau tidak itu tidak ada masalah yang penting kami ikut merayakan hari kemedekaan ini," terangnya.

Di masa PPKM Level 4 ini, Noor juga mengatakan bahwa mereka juga membangun dua pos untuk penyekatan warga ketika jam malam mulai diberlakukan.

"Kami sudah buat satu posko di depan Toko Bata depan Timika Mall dan satu kami akan bangun di samping Pom Bensin. Ini untuk menjaga warga agar tidak beraktifitas di atas jam 8 malam. Setelah PPKM selesai kami akan gunakan dua posko ini sebagai pos cabang Peka Kampung Nawaripi," ungkapnya. (Ronald)

Top